Berbisnis Untung Saat Lebaran Tiba

Aan Nursimi, pedagang parsel dikawasan Cikini, Jakarta Pusat ini mendapatkan banyak rezeki ketika lebaran datang. Karena hasil bingkisannya banyak dicari oleh masyarakat menjelang lebaran tiba. Meskipun pejabat negara tidak boleh menerima parsel namun pasarnya masih tetap besar.

Hal ini bermula saat ia membantu kakaknya yang berjualan. Namun sekarang ia berani untuk membuka lapak parsel sendiri. Pesanan parsel miliknya mulai diburu masyarakat ketika pertengahan ramadhan hingga lebaran. Dan ketika sebelum ramadhan tiba, Aan telah memburu produk-produk makanan di berbagai supermarket.

Dijual dengan kisaran harga dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, Aan dibantu oleh beberapa orang. Yang mana dalam setiap tahunnya ia mengaku mendapatkan untung hingga 3x lipat dari biaya produksinya, dan keuntungan dari bisnis tersebut dapat ia gunakan untuk berjalan-jalan dengan keluarganya setelah lebaran.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat anda jadikan pedoman saat hendak menjalankan bisnis :

Pra Usaha

  • Kenali potensi diri yang bisa memenuhi permintaan pasar. Beberapa bisnis yang biasanya laris pada momentum lebaran adalah bisnis kue kering, parsel, pakaian muslim, hingga tenaga infal.
  • Cari informasi tentang bisnis sejenis. Dari kegiatan mencari informasi ini, Anda bisa mendapatkan mitra pemasok maupun konsumen potensial.
  • Susun anggaran usaha. Tulis segala biaya yang diperlukan dan perkiraan keuntungan yang Anda inginkan dalam menentukan harga.
  • Siapkan modal sesuai kebutuhan. Modal bisa berasal dari kantong sendiri atau pinjam ke sanak saudara atau teman.
  • Apabila Anda tidak punya modal, Anda bisa membantu menjual barang orang lain (reseller) untuk mendapatkan komisi.

Usaha

  • Belanja kebutuhan produksi sedini mungkin dan dengan efisien. Misalnya, jika Anda membuka bisnis parsel atau kue kering, belanja produk makanan sebelum ramadan dan manfaatkan promo di pusat belanja. Ingat, mendekati lebaran harga barang biasanya semakin mahal.
  • Cari informasi tentang bisnis sejenis. Dari kegiatan mencari informasi ini, Anda bisa mendapatkan mitra pemasok maupun konsumen potensial.
  • Gunakan kreativitas, sehingga bisa memberikan nilai tambah pada produk/ jasa Anda dibandingkan dengan yang lain.
  • Kenali produk dan pasar Anda untuk menentukan harga produk.
  • Jual produk di lokasi yang mudah dijangkau oleh target pasar Anda. Bila perlu, Anda sendiri yang datang ke calon konsumen untuk menawarkan produk Anda.
  • Manfaatkan media sosial dan relasi untuk promosi dan pemasaran.

Pasca Usaha

  • Jika produk masih tersisa usai lebaran, tentukan nasib produk tersebut. Opsinya, produk bisa terus dijual hingga habis, disimpan untuk lebaran tahun berikutnya, atau Anda donasikan.
  • Bijak dalam memanfaatkan keuntungan usaha yang Anda peroleh. Profit usaha bisa Anda gunakan untuk menambah anggaran mudik, ditabung, maupun melunasi utang.
  • Apabila Anda berniat untuk kembali berbisnis pada musim lebaran tahun depan, ada baiknya Anda menyisihkan keuntungan yang Anda peroleh sebagai modal. Hal ini bisa mengurangi beban modal Anda tahun depan.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180615160318-97-306360