Masih Ada Banyak Desa di Sumsel Yang Belum Mendapatkan Aliran Listrik

Sebanyak 62 desa di wilayah Sumatera Selatan yang masih belum teraliri jaringan listrik. Menurut PT PLN (Persero) beberapa wilayah tersebut adalah kawasan perairan yang memiliki akses terbatas, sehingga lebih sulit untuk dijangkau.

Daryono, selaku General Manager PT PLN di wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) menegaskan bahwa 62 desa tersebut meliputi 34 desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), 2 desan di Ogan Ilir, 6 desa di Banyuasin, 2 desa di Musi Banyuasin, 3 desa di Musi Rawas dan 6 desa di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Yang mana jika dipresentasekan hanya ada 2% dari populasi penduduk atau masih ada 8.000 jiwa yang masih belum dapat menggunakan aliran listrik. Ia menambahkan bahwasanya rencana mereka nantinya dari 62 desa tersebut, 29 desa yang berada di kawasan perairan akan diusahakan dengan menggunakan tenaga surya hal tersebut diupayakan karena ketidak mungkinannya jika menggunakan jaringan listrik kabel. Dan hal tersebut rupanya sudah diusulkan ke pusat sehingga disini hanya menunggu persetujuaan serta anggarannya. Ia memasang targer setidaknya pada 2020 telah teraliri 2%.

Ternyata hal tersebut juga mendapat respon yang positif dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Ia berpendapat bahwa dengan teralirinya listrik ke semua masyarakat Sumsel dapat mewujudkan pemerataan ekonomi. Yang mana Sumsel sendiri merupakan salah satu provinsi yang menghasilkan energi yang tinggi di Indonesia sehingga patut untuk diprioritaskan masyarakatnya dalam hal ini. Tambahnya, Ia mengakui saat masih menjabat sebagai bupati di OKU Timur, Ia merasa sangat kesusahan untuk mendapatkan aliran listrik di wilayah pedalaman, untuk wilayah pedalaman yang masih memiliki akses darat masih lebih mudah ditembus daripada wilayah pedalaman yang harus melintasi akses perairan tanpa akses darat.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190620174601-85-405057/