Penjelasan Bank Indonesia Mengenai Kelemahan Rupiah di awal Ramadhan

Nanang Hendarsah selaku Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia menerangkan bahwa melemahnya Rupiah ini diakibatkan oleh dinamika global. Yang mana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau yang biasa disebut The Fed telah memberikan pengumuman bahwasanya mereka tidak akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini.

Ia menambahkan bahwasanya dinamika global terus bergerak setelah Federal Open Market Committee (FOMC) diturunkan, Dolar menguat karena statement FOMC memberi pertanda bahwa The Fed tidak akan menaikkan atau menurunkan suku bunga. Sementara itu, selama ini pasar memproyeksikan The Fed akan memangkas suku bunga acuannya di akhir tahun ini.

Yang mana rupiah dibuka di level 14.126 per USD, atau menguat dibanding penutupan perdagangan minggu lalu di 14.265 per USD. Rupiah melemah tajam usai pembukaan ke level 14.309, namun sempat stagnan dan kembali melemah tipis ke level 14.331 per USD.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/3958785