Persaingan Global dapat diatasi dengan Pembenahan Koperasi Indonesia

Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan bahwa tingkat kemampuan usaha koperasi Indonesia menuju persaingan global sekarang ini masih terbilang rendah, sehingga dipandang perlu adanya upaya pembenahan.

Hal itu diketahui dari hasil penelitian yang dilakukan Kemenkop UKM terhadap implementasi Good Corporate Governance (GCG) Koperasi dengan studi kasus Koperasi Jasa Keuangan (KJK) Indonesia yang dilakukan belum lama ini. Dalam globalisasi, penerapan GCG sangat menjadi faktor penentu keberhasilan dunia usaha.

Menurut peneliti Ahli Utama Kemenkop UKM, Johnny W. Situmorang, penelitian ini Ternyata masalah utamanya ada pada akuntabilitas dan transparansi yang masih rendah sehingga ke depan perlu ditingkatkan. Merekomendasikan supaya pemerintah mengeluarkan regulasi diantaranya berupa Peraturan Pemerintah (PP), dan Pemerintah Daerah dalam hal peningkatan kapasitas (pelatihan), penyuluhan, dan penelitian. Penelitian sangat penting bagi koperasi untuk menjamin pengembangan inovasi yang menjadi tuntutan utama dalam pengembangan usaha.

Penelitian implementasi Good Corporate Governance (GCG) Koperasi dengan studi kasus Koperasi Jasa Keuangan (KJK) Indonesia ini dilakukan di empat wilayah, yakni Samosir (Sumut), Sanggau (Kalbar), Semarang (Jateng), dan Gorontalo.

Penelitian melibatkan 35 KJK, dan 90 pengelola KJK yang berasal dari empat wilayah tersebut. Dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk wilayah penelitian dan random sampling untuk KJK pada kerangka sampling NIK.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui performa dan mengetahui sejauhmana penerapan GCG koperasi Indonesia. Sedangkan manfaat yang diambil, yakni penelitian ini bisa menjadi masukan bagi kemajuan koperasi Indonesia.

Sumber : https://www.wartaekonomi.co.id/read214750/koperasi-indonesia-dinilai-butuh-pembenahan-untuk-hadapi-persaingan-global.html