fbpx

Penundaan Bayar Cicilan Kredit Beri Asuransi ‘Nafas Panjang’



Jakarta, CNN Indonesia —

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengaku keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang program restrukturisasi kredit hingga Maret 2022 akan membuat nafas perusahaan asuransi lebih panjang. Sebab, hal itu akan menunda klaim produk asuransi kredit dari perbankan.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan perbankan biasanya mengasuransikan kredit nasabah ke perusahaan asuransi. Artinya, jika nasabah tak membayar kreditnya, maka perbankan bisa mengajukan klaim ke perusahaan asuransi.

“Ada bagusnya OJK memperpanjang relaksasi kredit, dampak bagi asuransi umum ini hanya akan menunda klaim saja,” imbuh Dody dalam Webinar Strategi Sektor Keuangan Nonbank dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi, Selasa (27/10).







Jika tak diperpanjang dan akan berakhir tahun ini, maka pengajuan klaim asuransi kredit bisa saja melonjak. Hal itu tentu berpengaruh terhadap arus kas perusahaan asuransi umum.

Kendati begitu, Dody bilang perusahaan asuransi tetap harus berjaga-jaga dari sekarang. Pasalnya, pengajuan klaim dipastikan meningkat usai relaksasi kredit selesai.

“Ini peringatan juga bahwa kami harus konsolidasi dengan perbankan dan debitur supaya saat relaksasi berakhir, kondisi dana debitur ada, jadi tidak terjadi banyak klaim asuransi kredit,” jelasnya.

Sebagai informasi, OJK memperpanjang program restrukturisasi kredit hingga Maret 2022. Aturan ini sebelumnya hanya berlaku sampai 31 Maret 2021.

OJK mencatat total restrukturisasi di perbankan per 28 September 2020 mencapai Rp904,3 triliun yang terdiri dari 7,5 juta nasabah yang tersebar di 100 bank. Rinciannya 5,82 juta debitur UMKM dan 1,64 juta debitur non-UMKM.

Sementara, restrukturisasi lembaga pembiayaan (multifinance) hingga 13 Oktober 2020 tercatat sebesar Rp175,21 triliun. Angka itu terdiri dari 4,73 juta debitur di 181 multifinance.

Rinciannya, pelaku UMKM dan ojek online (ojol) 651 ribu debitur dan non-UMKM dan Ojol 4,08 juta debitur. Sementara, sebanyak 4.507 data debitur belum clear and clean.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)





Source link

Akibat PSBB, premi asuransi properti merosot pada semester I-2020

Akibat PSBB, premi asuransi properti merosot pada semester I-2020


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Hampir semua lini bisnis asuransi umum tertekan selama pandemi corona (Covid-19). Begitu juga lini bisnis asuransi properti yang turun signifikan di paruh pertama tahun ini.

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, sampai kuartal II 2020 premi asuransi properti turun 11,2% menjadi Rp 9,44 triliun. Padahal premi periode yang sama tahun sebelumnya masih sebesar Rp 10,64 triliun. 

Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisis TI, dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang mengatakan, penurunan asuransi properti sejalan dengan indeks pasokan properti komersial yang menunjukkan perlambatan di triwulan II 2020.

Baca Juga: Penjualan turun, premi asuransi kendaraan bermotor turun di kuartal II-2020

“Pertumbuhan indeks pasokan properti komersial tercatat sebesar 0,01% yoy, atau lebih rendah dibandingkan 0,04% yoy pada triwulan sebelumnya dan 3,26% yoy pada triwulan yang sama tahun lalu,” kata Trinita dalam keterangan pers secara virtual pekan lalu.

Menurutnya, perlambatan pasokan terjadi baik pada kategori sewa maupun jual. Pada kategori sewa, penurunan utama terjadi pada segmen hotel dan ritel sewa karena penerapan pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19.

“Hal ini berdampak pada penutupan sementara beberapa hotel karena tingginya biaya operasional,” ungkapnya.  

Selain itu, penurunan pasokan juga terjadi pada segmen ritel, akibat penutupan sementara sejumlah pusat ritel di beberapa daerah seiring penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Penutupan tersebut menyebabkan tenant tidak memperpanjang atau memutus kontrak sewanya. Sementara pada kategori jual, perlambatan pasokan terjadi pada segmen perkantoran jual atau strata dan lahan industri.

Meski demikian, asuransi properti tetap berkontribusi besar terhadap premi serta pangsa pasar industri asuransi umum. Pangsa pasarnya senilai 25,1% dari total industri.  

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link