fbpx

Gandeng Allianz Life, GoPay beri asuransi gratis ke pengguna GoPay Plus


ILUSTRASI. Allianz Life Indonesia bersama GoPay mengumumkan kerja sama lanjutan melalui peluncuran program #ProteksiCumaCuma.

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Allianz Life Indonesia bersama GoPay mengumumkan kerja sama lanjutan melalui peluncuran program #ProteksiCumaCuma. Program ini memberikan proteksi asuransi jiwa dengan premi gratis kepada seluruh pengguna GoPay yang telah upgrade akun menjadi GoPay Plus.

Budi Gandasoebrata, Managing Director GoPay bilang kondisi saat ini telah memberikan banyak perubahan dan ketidakpastian dalam hidup. Perlindungan asuransi menjadi salah satu upaya memberikan proteksi ekstra terhadap rencana keuangan yang sudah kita siapkan di masa depan.

“Atas dasar itulah kami berkolaborasi dengan Allianz Indonesia untuk memberikan perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna GoPay Plus. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkrit kami dalam mendukung cara aman hidup nyaman, yakni dengan menjaga kebersihan, jaga kesehatan dan jaga keamanan (J3K),” ujar Budi dalam konferensi virtual pada Rabu (28/10).

Baca Juga: Perusahaan asuransi tetap merilis produk baru di tengah pandemi

Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo mengatakan, hingga semester II tahun ini, Allianz Indonesia menguasai market share sebesar lebih dari 30%. Allianz Indonesia memiki misi kami adalah to insure more people.

“Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan premi saja tapi juga fokus pada pertumbuhan jumlah masyarakat yang mendapat perlindungan (from amount to account). Kami menghadirkan menghadirkan inovasi digital dan ragam produk yang inklusif diiringi dengan memberikan akses terhadap produk dan layanan asuransi yang luas dan mudah bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Bianto.

Perlindungan yang diberikan kepada pengguna GoPay Plus yang setia ini berupa asuransi jiwa berjangka bebas premi (freemium) yang memberikan perlindungan terhadap berbagai macam risiko. Termasuk perlindungan terhadap COVID-19, dengan usia tertanggung maksimal 65 tahun.

Manfaat perlindungan berupa uang pertanggungan sebesar Rp 1 juta apabila terjadi risiko kematian yang disebabkan oleh sakit termasuk Covid-19 serta kecelakaan. Selain itu, penawaran ini juga dilengkapi fitur gratis satu kali telekonsultasi dokter umum, bekerja sama dengan Halodoc.

Program ini bisa diakses melalui halaman utama aplikasi Gojek. Klik banner untuk mengetahui lebih lanjut informasi mengenai asuransi Proteksi Cuma-Cuma, dan kunjungi microsite Allianz untuk melakukan pendaftaran. Setelah mendaftar, peserta akan menerima polis asuransi serta voucher konsultasi kesehatan di Halodoc.

“Kami akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan mitra digital seperti GoPay, untuk mempelajari kebutuhan pasar dan mencari peluang terbaik agar dapat hadir dengan dengan ragam solusi dan inovasi yang tepat guna. Kami yakin, strategi kami ini mampu mendongkrak penetrasi asuransi di Indonesia dan mempercepat laju inklusi keuangan,” kata Bianto. 

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Gandeng FWD Life, Traveloka tawarkan asuransi kesehatan bagi para pengguna


ILUSTRASI. PT FWD Life Indonesia menyediakan asuransi Bebas Handal dan FWD Cancer Protection di platform Traveloka.

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT FWD Life Indonesia menyediakan asuransi Bebas Handal dan FWD Cancer Protection di platform Traveloka. Hal ini terwujud dengan dukungan PT Mitra Jasa Pratama (MJP) sebagai Pialang Asuransi dan insurtech Qoala.

Kedua asuransi tersebut dapat diakses melalui fitur Traveloka Protect. Kerja sama ini guna menyederhanakan dan melakukan digitalisasi pengalaman berasuransi nasabah.

Asuransi Bebas Handal adalah asuransi kesehatan berbasis syariah yang terjangkau dengan manfaat rawat inap komprehensif. Produk ini menyediakan pilihan kontribusi mulai dari Rp75.000 per bulan dan pilihan manfaat tahunan hingga Rp 100 juta.

Sementara, FWD Cancer Protection adalah asuransi kanker terjangkau yang memberikan uang pertanggungan 100% saat diagnosis kanker dengan premi mulai dari Rp10.000 per bulan dan manfaat hingga Rp 150 juta.

Baca Juga: FWD Life bermitra dengan Lifepal guna memudahkan konsumen membeli asuransi online

FWD Cancer Protection di Traveloka Protect juga mencakup karsinoma in situ yang akan dilindungi saat awal terdeteksi kanker. Kedua produk ini menawarkan layanan digital end-toend, dari pembelian hingga klaim yang mudah secara online menggunakan FWD MAX.

Adit Trivedi, Wakil Direktur Utama FWD Life mengatakan melalui kerja sama ini, FWD Life terus memanfaatkan teknologi untuk menyediakan produk yang sederhana, praktis, dan mudah dipahami bagi para nasabah. FWD Life ingin produk asuransi dapat diakses dengan mudah, terjangkau, dan menarik untuk semua orang.

“Kerja sama ini memungkinkan Traveloka dan FWD Life untuk menawarkan perlindungan kepada lebih banyak orang melalui produk asuransi yang beragam dengan berbagai keuntungan. Pengguna Traveloka kini dapat memiliki produk asuransi kesehatan melalui Traveloka Protect, sebuah solusi untuk perlindungan asuransi tanpa pemeriksaan kesehatan dan menawarkan metode klaim nontunai,” kata Yady Guitana, Senior Vice President Financial Services & Partnership Traveloka dalam konferensi virtual pada Rabu (28/10).

Pengguna Traveloka dapat mengikuti langkah-langkah sederhana ini dalam mengakses asuransi kesehatan lewat Traveloka Protect melalui aplikasi Traveloka terbaru. Silakan cari ‘Insurance’ atau ‘Protect’, pilih Health Insurance. Lalu pilih paket FWD Bebas Handal atau pilih FWD Cancer Protection, lengkapi detail, dan kemudian lanjutkan ke pembayaran. Polis asuransi akan dikirim langsung ke email pengguna hanya dalam hitungan menit.

“Pada kondisi saat ini, masyarakat tidak hanya beradaptasi dengan cara hidup baru tetapi juga melawan penyakit yang membuat perlindungan menjadi lebih penting dari sebelumnya. Ini yang membuat kami sangat passionate untuk membuat asuransi lebih mudah diakses, sederhana, dan terjangkau agar masyarakat Indonesia dapat terus menikmati dan merayakan hidup tanpa khawatir,” tutur Adit.

Sebagai manfaat tambahan, setiap pembelian FWD Cancer Protection di Traveloka Protect, para pengguna berkesempatan mendapat kupon harga hemat sejumlah 15% selama periode 8 Oktober-12 November 2020 dengan penggunaan kode kupon “BebasKhawatir15”.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Bisnis otomotif loyo, premi asuransi umum dan reasuransi turun


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lesunya penjualan otomotif memberikan pukulan kepada bisnis asuransi umum dan reasuransi. Gaikindo mencatatkan terjadi penurunan penjualan kendaraan bermotor hingga 51,1% yoy.

Sedangkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membukukan pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi sebesar Rp 66,7 triliun pada Agustus 2020. Nilai itu turun 0,2% yoy dibandingkan Agustus 2019 sebesar Rp 66,9 triliun.

OJK melihat penurunan ini dipengaruhi oleh penurunan premi kendaraan bermotor dari menjadi Rp 10,10 triliun dalam delapan bulan pertama 2020. Nilai itu turun 20,8% yoy dibandingkan Agustus 2019 sebesar Rp 12,75 triliun.

Baca Juga: OJK: Bisnis asuransi jiwa ke depan bakal dipengaruhi kondisi pasar modal

Padahal, lini bisnis kendaraan bermotor merupakan kontribusi terbesar bagi industri. Lini bisnis ini menyumbang 20,1% dari total pendapatan premi secara industri.

“Namun penetrasi asuransi masih relatif kecil, tidak pernah di atas 3% dengan total potensi 270 juta jiwa. Ini menjadi potensi yang besar bagi kita, kalau 20% saja masyarakat sadarasuransi, maka industri akan meningkat secara signifikan,” kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2A OJK, Ahmad Nasrullah dalam diskusi virtual pada Selasa (27/10).

Sementara itu, PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) masih mampu mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi. Direktur Asuransi Bintang HSM Widodo menyatakan, pendapatan premi mencapai Rp 300,3 miliar. Nilai ini tumbuh 13,8% yoy dibandingkan Agsutus 2019 senilai Rp 264,1 miliar. Kinerja ASBI ditopang oleh pendapatan properti dan rangka kapal.

“Hingga akhir tahun lini bisnis marine cargo masih bisa dioptimalkan, karena pengangkutan masih berjalan terutama untuk antar pulau untuk bahan sembako. Semoga dengan program bantuan langsung tunai dari negara, konsumsi domestik bisa terus bergerak,” ujar Widodo kepada Kontan.co.id.

Widodo mengatakan bisnis asuransi hingga akhir tahun masih menantang. Dia melihat hingga Juli 2020, okupasi hotel di Bali masih pada angka 2,5%. Sedangkan data Gaikindo mencatat produksi kendaraan baru sekitar 24.000, padahal tahun lalu di angka 126.000.

“Kalau terus seperti ini, bisa ada pembatalan pertanggungan dari hotel-hotel yang target market-nya turis mancanegara. Oleh sebab itu penting sekali dalam cashflow dan liability management yang kuat,” tambah Widodo.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

OJK Nilai Asuransi Umum Lebih Tahan Efek Covid Ketimbang Jiwa



Jakarta, CNN Indonesia —

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan sektor asuransi umum lebih tahan (resilience) pada dampak pandemi covid-19 ketimbang sektor asuransi jiwa. Namun, secara umum kinerja premi, investasi, dan premi industri jasa asuransi mengalami kontraksi.

“Dalam hal ini, dampak pada sektor industri asuransi jiwa relatif lebih dalam kalau dibandingkan asuransi umum,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi, dalam acara Indonesia Financial Sector Outlook 2021, Selasa (27/10).

Data OJK menyebut premi industri asuransi tercatat sebesar Rp176,32 triliun pada Agustus 2020. Angka itu turun 6,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp187,70 triliun.







Detailnya, premi asuransi jiwa turun 9,3 persen dari Rp120,84 di Agustus 2019 menjadi Rp109,60 triliun tahun ini. Kemudian, premi asuransi umum berkurang 4,62 persen dari Rp51,68 triliun menjadi Rp49,29 triliun.

“Dampak pada sektor industri asuransi jiwa relatif lebih dalam kalau dibandingkan asuransi umum. Salah satunya terkait portofolio bisnis asuransi jiwa yang sebagian besar didominasi produk terkait dengan investasi dan Paydi (Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi),” katanya.

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memaparkan per semester I 2020 mayoritas investasi perusahaan asuransi jiwa ditempatkan pada reksa dana yakni Rp142,95 triliun. Disusul, portofolio saham senilai Rp113,85 triliun, SBN Rp76,89 triliun, dan deposito Rp36,24 triliun.

Di sisi lain, iklim investasi pasar modal cenderung fluktuatif karena pandemi covid-19 yang memengaruhi perekonomian.

[Gambas:Video CNN]

Namun, Riswinandi mengatakan kondisi pasar modal saat ini membaik ketimbang periode Maret-April dimana IHSG saat itu sempat menyentuh level terendah di 3.997. IHSG telah kembali ke level psikologis 5.000-an pada Oktober ini.

“Tapi, kami menilai dinamika di pasar modal masih akan sangat dipengaruhi oleh upaya penanganan pandemi oleh pemerintah. Ini kami simpulkan dimana pasar modal sempat mengalami sentimen negatif akibat PSBB tahap 2 di Indonesia terutama di DKI Jakarta,” ucapnya.

(ulf/sfr)





Source link

Penundaan Bayar Cicilan Kredit Beri Asuransi ‘Nafas Panjang’



Jakarta, CNN Indonesia —

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengaku keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang program restrukturisasi kredit hingga Maret 2022 akan membuat nafas perusahaan asuransi lebih panjang. Sebab, hal itu akan menunda klaim produk asuransi kredit dari perbankan.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan perbankan biasanya mengasuransikan kredit nasabah ke perusahaan asuransi. Artinya, jika nasabah tak membayar kreditnya, maka perbankan bisa mengajukan klaim ke perusahaan asuransi.

“Ada bagusnya OJK memperpanjang relaksasi kredit, dampak bagi asuransi umum ini hanya akan menunda klaim saja,” imbuh Dody dalam Webinar Strategi Sektor Keuangan Nonbank dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi, Selasa (27/10).







Jika tak diperpanjang dan akan berakhir tahun ini, maka pengajuan klaim asuransi kredit bisa saja melonjak. Hal itu tentu berpengaruh terhadap arus kas perusahaan asuransi umum.

Kendati begitu, Dody bilang perusahaan asuransi tetap harus berjaga-jaga dari sekarang. Pasalnya, pengajuan klaim dipastikan meningkat usai relaksasi kredit selesai.

“Ini peringatan juga bahwa kami harus konsolidasi dengan perbankan dan debitur supaya saat relaksasi berakhir, kondisi dana debitur ada, jadi tidak terjadi banyak klaim asuransi kredit,” jelasnya.

Sebagai informasi, OJK memperpanjang program restrukturisasi kredit hingga Maret 2022. Aturan ini sebelumnya hanya berlaku sampai 31 Maret 2021.

OJK mencatat total restrukturisasi di perbankan per 28 September 2020 mencapai Rp904,3 triliun yang terdiri dari 7,5 juta nasabah yang tersebar di 100 bank. Rinciannya 5,82 juta debitur UMKM dan 1,64 juta debitur non-UMKM.

Sementara, restrukturisasi lembaga pembiayaan (multifinance) hingga 13 Oktober 2020 tercatat sebesar Rp175,21 triliun. Angka itu terdiri dari 4,73 juta debitur di 181 multifinance.

Rinciannya, pelaku UMKM dan ojek online (ojol) 651 ribu debitur dan non-UMKM dan Ojol 4,08 juta debitur. Sementara, sebanyak 4.507 data debitur belum clear and clean.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)





Source link

Konglomerasi dan BUMN kuasai pasar asuransi umum

Konglomerasi dan BUMN kuasai pasar asuransi umum


ILUSTRASI. Deretan gedung perkantoran di kawasan pusat bisnis Jakarta, Minggu (25/10/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri asuransi umum dikuasai oleh perusahaan yang terafiliasi dengan konglomerasi maupun BUMN. Berdasarkan data yang Kontan.co.id terima, 10 besar asuransi umum didominasi oleh perusahaan lokal yang memiliki konglomerasi dan BUMN beraset besar.

Adapun urutan 10 besar perusahaan asuransi dengan premi terbesar mulai dari Sinar Mas, Astra Buana, Jasa Indonesia, Tugu Pratama Indonesia Tbk, Kredit Indonesia, Central Asia, Bangun Askrida, Adira Dinamika, Multi Artha Guna Tbk, dan Wahana Artha.

Asuransi Sinar Mas merupakan bagian dari konglomerasi Sinar Mas Group. Adapun Asuransi Astra Buana merupakan anak perusahaan dari PT Astra International. Adapun Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dan Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) merupakan BUMN. Selain itu, 58,5% saham Tugu Pratama Insurance dimiliki oleh PT Pertamina (Persero).

Baca Juga: Jumlah agen asuransi menanjak di masa pandemi

Pangsa pasar dari 10 besar perusahaan asuransi itu mencapai 53,8% atau Rp 20,2 triliun dari total premi industri. Pada sektor ritel, mayoritas dikontribusikan oleh asuransi wajib dari multifinance maupun bank untuk kredit pemilikan rumah maupun kredit pemilikan motor.

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengamini hal ini. Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe bilang memang 10 besar kontributor premi asuransi umum secara nasional adalah perusahaan asuransi konglomerasi dan BUMN. Hal

“Ini bukan berarti ada perusahaan asuransi lainnya tidak dapat menggarap pasar tersebut. Namun strategi pemasaran yang dilakukan bisa menjangkau market yang dimaksud,” ujar Dody kepada Kontan.co.id pada Senin (26/10).

Lanjut Dody, setidaknya ada tiga kekuatan yang dapat menjadi modal untuk menggarap pasar, yaitu modal, kompetensi SDM dan networking. BUMN dan perusahaan konglomerasi memiliki modal yang bagus, sehingga kapasitas menahan risiko juga besar.

Baca Juga: Bidik pebisnis dan UMKM, Allianz Life rilis asuransi mikro syariah Sekoci Amana

“Disamping itu mereka juga memiliki networking, baik dengan grup maupun kerjasama bisnis. Juga kompetensi SDM yang dapat menjadi competitive advantage saat membuat inovasi produk yang dapat bersaing di pasar. Disamping itu, juga seleksi risiko yang baik sebagai bagian dari proses manajemen risiko,” tambah Dody.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Soal vonis tinggi terdakwa Jiwasraya, ini kata pelaku industri asuransi

Soal vonis tinggi terdakwa Jiwasraya, ini kata pelaku industri asuransi


ILUSTRASI. Petugas keamanan berjaga di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Jakarta, Kamis (15/6)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/15/10/2020.

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Polemik kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terus berlanjut. Kejaksaan Agung dalam persidangan menuntut vonis tertinggi yakni penjara seumur hidup bagi para terdakwa.

Bahkan diantara para terdakwa diminta untuk mengembalikan kerugian negara. Industri asuransi menilai hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi pelaku di industri.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad Sudiyar menyatakan percaya pada proses penyidikan dan pengadilan yang telah berlangsung mengenai hal ini. Proses hukum itu telah mempertimbangkan semua fakta dan bukti terkait dengan kasus Jiwasraya.

Baca Juga: Kuasa hukum Bentjok: Kami akan buka misteri kasus Jiwasraya di persidangan

Ia berharap putusan hakim diharapkan bisa mengklarifikasi hal-hal yang sudah menjadi pembahasan umum sebelumnya. Jika memang ada kesalahan yang telah dilakukan maka konsekuensi hukum juga akan berlaku.

“Setidaknya akan menjadi pelajaran dan introspeksi bagi semua pihak di industri asuransi agar proses bisnis selalu berdasarkan tata kelola yang baik (good corporate governance). Ini bukan hanya kepada pelaku jasa asuransi, namun semua stakeholder termasuk regulator dan masyarakat,” ujar Dody kepada Kontan.co.id pada Jumat (16/10).

Begitupun dengan Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu tidak mau memberikan komentar terkait tuntutan dari jaksa penuntut umum. Namun ia yakin persoalan ini bisa menjadi pelajaran bagi para pelaku industri asuransi.

“Peristiwa ini wajib menjadi perhatian serius bagi perusahaan-perusahaan, apa pun industrinya bukan hanya asuransi, di dalam mengelola keuangan maupun aset dari BUMN atau pemerintah, agar tidak terjadi kerugian negara dalam pengelolaannya,” papar Togar kepada Kontan.co.id pada Jumat (16/10).

Baca Juga: Dituntut penjara seumur hidup, ini kata pihak Heru Hidayat

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga angkat bicara. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan sudah terdapat empat terdakwa yang mendapatkan vonisnya seumur hidup.

“Bagi kami kementerian bahwa ini adalah langkah sangat positif dan menunjukkan keseriusan tidak hanya dari kami di Kementerian BUMN tapi dari sisi aparat hukum. Vonis ini yang merupakan vonis yang belum pernah terjadi juga, adanya vonis sampai seumur hidup untuk kejahatan korporasi,” papar Arya seperti dikutip dari unggahan videonya pada Jumat (16/10).

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Ini 10 unitlink saham dengan return tertinggi hingga kuartal III

Ini 10 unitlink saham dengan return tertinggi hingga kuartal III


ILUSTRASI. Ilustrasi investasi. KONTAN/Muradi/02/02/2010

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja unitlink saham berguguran karena pasar modal berkontrasi selama pandemi Covid-19. Sebagian besar imbal hasil unitlink mencatatkan pertumbuhan negatif di kuartal III 2020. 

Walaupun demikian, sejumlah unitlink berhasil keluar dari tekanan dan menghasilkan return tinggi. Senior Research Analyst Infovesta Utama Praska Putrantyo mengatakan, kinerja cemerlang sejumlah unitlink karena keberhasilan strategi perusahaan dalam melakukan diversifikasi portofolio investasi ketika pasar jatuh. 

“Ini karena diversifikasi sekaligus pemilikan alokasi aset investasi yang tepat. Jadi mereka pilih saham-saham yang bagus sehingga masih tumbuh positif sepanjang tahun 2020,” kata Praska, Rabu (7/10). 

Baca Juga: Imbal unitlink campuran dan saham ambles akibat pandemi corona (Covid-19)

Praska memperkirakan, investasi saham yang dipilih dari sektor – sektor yang tahan terhadap hantaman Covid-19. Semisal, saham sektor konsumer, farmasi, telekomunikasi dan jasa. 

“Kita bicara nggak seluruh saham tumbuh negatif, tapi ada saham-saham yang pada dasarnya return-nya justru dominan secara ytd seperti sektor konsumer, emiten makanan dan minuman,” ungkapnya. 

Berdasarkan data Infovesta, hingga September 2020 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat minus 22,69% ytd. Akibatnya, imbal hasil rata – rata unitlink saham minus sampai 18,94%. 

Baca Juga: Kinerja turun, DAI: Industri asuransi perlu adaptasi proses bisnis dan operasional

Dengan realisasi itu, ia memperkirakan imbal hasil unitlink saham masih minus di level 15% – 20% sampai akhir tahun. Sebab, belum ada kejelasan kapan pandemi Covid-19 berakhir, ekonomi belum pulih dan juga pasar masih wait and see terhadap pemilu di Amerika Serikat (AS). 

Berikut ini 10 produk unitlink saham yang meraih return tertinggi dari awal 2020 hingga September 2020:
1. Smartwealth Dollar Equity All China Fund raih return tertinggi : 29,28%
2. PRUlink Syariah Rupiah Asia Pacific Equity Fund : 18,78%
3. TM Global Syariah Equity Fund : 18,54%
4. USD Prime Greater China Equity Fund : 18,36% 
5. AJS S/A Q-Investa Equity Fund : 15,22%
6. Smartwealth Dollar Asia Pacific Fund : 12,65%
7. Smartwealth Dollar Equity Global Investa Fund : 9,70%
8. Simas Jiwa Investa Maxima Fund : 9,39%
9. AVA Equity Dollar Fund : 6,54%
10. Mandiri Golden Offshore USD : 6,10%

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

IFG Life, Asuransi Penyelamat Jiwasraya Berdiri Desember 2020

IFG Life, Asuransi Penyelamat Jiwasraya Berdiri Desember 2020


TEMPO.CO, Jakarta – Sebentar lagi, Indonesia Financial Group Life atau IFG Life akan segera berdiri. Ini adalah perusahaan asuransi jiwa pelat merah baru untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Desember, izinnya kami harapkan bisa keluar dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” kata Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI Robertus Billitea dalam konferensi pers di Jakarta, Ahad, 4 Oktober 2020.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk menyelamatkan Jiwasraya dengan suntikan dana Rp 22 triliun dengan skema bail in. Artinya, tidak langsung ke Jiwasraya, tapi lewat BPUI.

BPUI akan membentuk IFG Life, yang akan menampung peralihan pemegang polis Jiwasraya yang haknya belum ditunaikan sejak 2018. Nantinya, suntikan Rp 22 triliun di BPUI akan disalurkan ke IFG Life.

“Ini bukanlah bail out, tapi bail in,” kata Robertus. Sebab, kata dia, pemerintah sebagai pemegang saham Jiwasraya dan BPUI, menyuntikkan modal langsung ke BPUI, sebagai pihak yang melanjutkan program polis dari Jiwasraya.

Robertus yakin IFG Life ini akan tumbuh menjadi perusahaan yang sehat. Bukan hanya untuk nasabah Jiwasraya, tapi juga masyarakat umum. “Kami akan masuk ke wilayah asuransi kesehatan, kemudian kami mencoba masuk ke dana pensiun,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko juga yakin IFG Life akan menjadi perusahaan baru dengan tata kelola yang lebih baik. “Nanti akan protect oriented, bukan investment oriented,” kata Hexana.

Baca: 60 Nasabah Meninggal Tanpa Dapat Kejelasan Pengembalian Uang dari Jiwasraya





Source link

Alasan nasabah saving plan dicicil meski ada bail in Rp 22 triliun dari pemerintah

Alasan nasabah saving plan dicicil meski ada bail in Rp 22 triliun dari pemerintah


ILUSTRASI. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI)  

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyatakan dalam penyelamatan polis, ekuitas perusahaan saat ini negative Rp 37,4 triliun. Pemerintah telah melakukan bail in senilai Rp 22 triliun kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) guna membangun IFG Life.

Nantinya perusahaan asuransi jiwa baru itu akan melanjutkan restrukturisasi polis Jiwasraya. Seiring dengan itu akan menjalankan bisnis baru yakni asuransi kesehatan dan program dana pensiun.

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko bilang bakal melakukan pencicilan kepada nasabah saving plan, lantaran jumlah suntikan dana itu lebih kecil dari liability yang ada. Sehingga tidak memungkinkan untuk membayarkan dana pemegang polis sekaligus.

“Harus ada alokasi sebagian di-reinvestasikan, sebagaian dibayarkan dengan cicilan untuk mencicil tadi. Tentu investasinya harus ketat, sehingga nggak terulang lagi masalah nggak kembalinya investasinya,” ujar Hexana dalam konferensi virtual pada Minggu Malam (4/1).

Baca Juga: BPUI bakal ajukan izin perusahaan asuransi baru,IFG Life ke OJK pada Desember 2020

Lanjut Ia, agar dana tadi itu cukup dan memperpendek masa cicilan, maka sebagian diatur, sebagian ditempatkan dulu. Sedangkan sebagian dicicilkan tiap tahun. Tujuannya agar nasabah nggak mengalami pemotongan nilai yang besar.

Hexana menekankan, suntikan dana tadi merupakan investasi baru yang diterima oleh perusahan yang nantinya akan dikelola oleh BPUI. Sehingga akan dikelola dengan baik agar aman tapi bisa mencicil.

“Pada perusahaan baru akan diterapkan tata kelola yang lebih baik, manajemen resiko lebih ketat dan produknya protection oriented bukan investment oriented dan kita nggak akan berikan jaminan. IFG juga punya bisnis baru yang memanfaatkan ekosistem holding dan ekosistem BUMN,” tambah Hexana.

Baca Juga: Ini skema penyelesaian polis asuransi Jiwasraya

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link