fbpx

Pertumbuhan Ekonomi 2021 Diprediksi 3 Persen, Kredit Perbankan Tumbuh 6 Persen


TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Eksekutif Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance atau Indef, Tauhid Ahmad memperkirakan pertumbuhan ekonomi di 2020 sekitar minus 1,35 persen dan di 2021 sebesar 3 persen.

“Faktor utamanya karena Covid-19. Ini menahan belanja kelas menengah. Karena Covid menghantui kelas menengah untuk melakukan konsumsi,” kata Tauhid dalam diskusi virtual, Senin, 23 November 2020.

Padahal konsumsi berkontribusi 56-57 persen terhadap Produk Domestik Bruto.

Laju kredit perbankan, kata dia, diprediksi hanya 5 hingga 6 persen. Padahal, dalam kondisi normal pertumbuhan itu mencapai 9 hingga 11 persen.

“Kredit itu kan ibarat darah. Kalau misalnya kita untuk bergerak lari, tapi darahnya masih terbatas atau separuh dari kapasitas normal, artinya permintaan belum normal,” ujarnya.

Di tengah proses pertumbuhan ekonomi yang masih tertahan, dia menilai wajar kalau beberapa hari lalu Bank Indonesia menurunkan suku bunga jadi 3,75 persen. Hal itu, kata dia, untuk mengantisipasi penurunan laju rate perbankan.





Source link

Digitalisasi Dongkrak UMKM Naik Kelas



Suara.com – Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan bahu membahu berupaya keluar dari tantangan yang timbul karena pandemi COVID-19. Selain berupaya menekan laju kasus positif COVID-19, pemerintah juga mengupayakan pemulihan ekonomi nasional lewat beragam program.

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 695,2 Triliun untuk perekonomian dan kesehatan. Salah satu alokasi anggaran tertinggi adalah untuk menyokong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sebesar Rp 123,46 Triliun dalam bentuk program subsidi bunga, penjaminan kredit, relaksasi pajak, dan bantuan produktif.

Pemerintah juga melakukan pendampingan bagi pengelolaan usaha, sumber daya manusia, sarana prasarana, termasuk memfasilitasi digitalisasi UMKM. Digitalisasi UMKM pada dasarnya adalah agenda besar pemerintah untuk melakukan pemulihan juga transformasi ekonomi digital.

Bagi UMKM konvensional yang selama ini lebih banyak bertransaksi secara tradisional, bertatap muka baik dengan konsumen maupun penyedia bahan baku, digitalisasi akan sangat membantu di masa pandemi ini.

Baca Juga:
PMM UMM Bantu Desain Warung UMKM Desa Jambean

“Sekarang salah satu cara bertahan di saat pandemi adalah digitalisasi. Dengan bertransformasi secara digital, hubungan dengan konsumen maupun dengan penyedia bahan baku bisa dilakukan”, ujar T. M. Zakir Machmud, Kepala UKM Center Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia dalam acara Dialog Produktif bertema “Naik Kelas UMKM Lewat Digitalisasi” yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), ditulis Senin (23/11/2020).

Upaya mendigitalisasi proses bisnis pelaku UMKM, terutama yang masih asing dengan perkembangan teknologi, masih sulit karena terbentur pola pikir pelakunya sendiri.

“Jadi walaupun kita bicara digitalisasi, kita tetap harus melakukan pendampingan. Pendampingan itu macam-macam bentuknya, bisa melalui training, coaching, gathering, dan konsultasi. Intinya UMKM harus mempersiapkan diri ke arah digitalisasi,” ungkap Zakir.

Head of Sales Wahyoo start up aplikasi bagi usaha warung makan , Triatmojo Suprasetyo tidak menampik apabila saat ini, segala aspek tengah bertransformasi ke arah digitalisasi untuk menjawab lanskap perubahan akibat pandemi COVID-19.

“Dukungan digitalisasi khususnya pada warung-warung makan berimbas positif pada pelaku bisnis. Dukungan yang kami berikan kita sebut P3K (Pelatihan, Pembimbingan, Pendapatan, dan Kemudahan). Ini yang menaikan derajat pelaku UMKM kita, terutama pemilik warung makan,” ucapnya.

Baca Juga:
Debat Pilkada Tangsel: Soal UMKM, Azizah-Ruhama Usung Program Setuju Ibu

Kehadiran aplikasi seperti Wahyoo turut membantu mentransformasi UMKM ke arah proses bisnis digital.





Source link

Layanan pembayaran digital LinkAja hadir di seluruh moda transportasi


ILUSTRASI. LinkAja

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Uang elektronik LinkAja menghadirkan layanan ekosistem transportasi pada moda transportasi darat, udara, hingga laut. LinkAja juga hadir untuk melayani pembayaran pembelian bahan bakar minyak di 5.873 SPBU Pertamina dan sejumlah jasa pembayaran parkir.

“LinkAja merupakan uang elektronik  yang memiliki ekosistem transportasi paling lengkap. Sebagai uang elektronik yang fokus memberikan kemudahan transaksi bagi kebutuhan harian masyarakat Indonesia, kami menyadari bahwa transportasi dan pembelian BBM merupakan kebutuhan esensial bagi para pengguna kami dalam beraktivitas,” ujar Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja dalam keterangan tertulis pada Senin (23/11).

Lanjut Ia, tidak hanya berperan sebagai sumber pengisian dana di berbagai aplikasi penyedia jasa transportasi, LinkAja juga dapat digunakan secara langsung dengan penerapan kode tiket pada aplikasi LinkAja seperti di Commuter Line dan penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) layaknya layanan di transportasi lokal.

Khusus bagi pengguna di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, LinkAja telah menjadi alat pembayaran untuk seluruh penyedia moda transportasi yang beroperasi antara lain Kereta Commuter Indonesia, LRT Jakarta, MRT Jakarta, TransJakarta, Railink, Bluebird, Grab dan Gojek.

Sedangkan bagi para pengguna di luar kota Jakarta, LinkAja pun telah hadir di 29 daerah antara lain di kota Medan, Lampung, Yogyakarta, Semarang, dan Makassar untuk pembayaran 151 penyelenggara transportasi lokal termasuk Trans Jogja, Trans Semarang, Trans Batam, LRT Palembang dan travel antar kota. LinkAja pun juga turut menjadi mitra pembayaran di aplikasi KAI Access untuk pembelian tiket perjalanan seluruh rute KAI.

Baca Juga: Ini syarat dan cara ajukan pinjaman online via LinkAja

Melayani pembayaran transportasi laut, LinkAja telah melakukan kerja sama dengan ASDP Indonesia Ferry. Sedangkan untuk transportasi udara, LinkAja telah menjadi mitra pembayaran tiket untuk maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink.

Melengkapi kemudahan bertransaksi, LinkAja pun telah bekerja sama dengan Inairport dan Damri, serta menjadi mitra pembayaran parkir kendaraan di Parkee, Sky Parking, dan Soul Parking.

Menikmati lengkapnya ekosistem transportasi LinkAja, pada bulan November ini LinkAja menawarkan berbagai promo menarik bagi para penggunanya antara lain cashback 50% hingga Rp 20.000. Potongan harga itu untuk penggunaan pembayaran di KCI, Trans Jakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, rute KAI Kereta Api Lokal non-Jabodetabek, Trans Jogja, Trans Semarang, Trans Batam, dan LRT Palembang. Sedangkan pembayaran perjalanan KAI antar kota, Citilink, dan ASDP Ferry akan mendapatkan cashback sebesar Rp 20.000,- per transaksi.

“LinkAja tidak akan pernah berhenti menghadirkan kemudahan dan kenyamanan serta keamanan dalam melayani beragam kebutuhan transaksi masyarakat melalui layanan dan produk yang kami hadirkan. Kami optimis, ke depannya seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan pemerataan akses layanan keuangan digital yang maksimal di semua lini kehidupan. LinkAja, lengkapnya untuk semua,” tutup Haryati Lawidjaja.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Isu Vaksin Buat IHSG Makin Kencang Dijalur Hijau


JawaPos.com – Pasar saham Indonesia dibuka menguat pada awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini menguat ke level 5.583. Bahkan sempat berada di level tertinggi 5.607 dan terendah 5.583.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, sebanyak 213 emiten menguat, 76 emiten melemah dan 188 emiten stagnan. Mayoritas investor asing memborong saham dengan nilai pembelian netto sebesar Rp62,10 miliar dengan volume 237.165 saham.

Seluruh sektor bergerak menguat. Sektor konsumer melaju 0,70 persen menjadi 1.869, perkebunan bertambah 0,20 persen menjadi 1.240, dan manufaktur meningkat 0,82 persen menjadi 1.289, infrastruktur melonjak 1,80 persen menjadi 952, dan properti naik 0,59 persen menjadi 354.

Sektor sektor pertambangan melompat 1,08 persen menjadi 1.579, aneka industri meningkat 1,03 persen atau 1.018, keuangan naik tipis 0,18 persen menjadi 1.275, industri dasar melaju 0,91 persen menjadi 843 dan perdagangan naik 0,46 persen menjadi 661.

Direktur Anugerah Mega Investasma Hans Kwee mengatakan, isu vaksin masih memberikan pengaruh kepada pergerakan pasar keuangan. Sebab, minggu lalu pasar sangat positif akibat kemajuan ke efektivitasan vaksin Covid-19.

Data final vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech menunjukkan efektif 95 persen mencegah virus tersebut. Vaksin yang diberi nama BNT162b2 terbukti efektif melawan virus Covid-19 setelah 29 hari pemberian dosis pertama dan dinyatakan konsisten di semua umur, ras, dan etnik. Untuk usia lanjut vaksin ini juga efektivitas sampai lebih dari 94 persen.

Moderna juga merilis data awal bahwa vaksinnya menunjukan efektivitas 94,5 persen, serta Rusia yang mengklaim vaksin eksperimental dari hasil uji coba tahap akhir dengan jumlah pegetesan besar efektif lebih dari 90 persen.

“Vaksin menimbulkan harapan ekonomi dunia akan segera pulih di semester dua 2021,” ujarnya dalam pesan singkatnya, Senin (23/11).

Menururnya, Vaksin Covid-19 dari Moderna memberikan harapan yang lebih besar karena dapat tetap stabil pada suhu 36 hingga 46 derajat Fahrenheit. Suhu ini merupakan suhu standar lemari es rumah atau medis dan dapat disimpan hingga 30 hari. Bila suhu negative 4 derajat Fahrenheit maka vaksin ini dapat disimpan hingga enam bulan. Sebelumnya Vaksin Pfizer membutuhkan suhu penyimpanan minus 94 derajat Fahrenheit, sehingga akan mempersulit pendistribusian vaksin.

“Harapkan vaksin yang efektif dan mudah distribusikan membawa harapan pandemi Covid-19 akan berlalu,” tuturnya.

Selain itu, hasil uji coba vaksin beberapa perusahaan di atas akan diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM (FDA) Amerika Serikat untuk disetujui. Pfizer telah mengumpulkan data keamanan selama dua bulan dari 19.000 subjek studi yang diminta oleh FDA tetapi sampai saat ini masih meninjau hasil pengujian.

Moderna masih menunggu lebih banyak data yang menunjukan vaksin aman dan tinjauan peraturan di Amerika Serikat sebelum disahkan untuk penggunaan darurat pada bulan Desember.

Akhir tahun ini Pfizer memperkirakan ada 50 juta dosis vaksin sedangkan Moderna ada 60 juta dosis vaksin tersedia. Vaksin baru tersedia untuk keperluaan darurat dan masih menunggu pengesahan untuk pemakaian umum dan masal.

Di Indonesia sendiri, konsumsi masyarakat atau rumah tangga menyumbang lebih dari setengah produk domestik bruto Indonesia mengalami penyusutan 3,49 persen pada kuartal ketiga. Hal ini yang mendorong ekonomi ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.

Disisi lain, Bank Indonesia pada RDG November menurunkan BI7 DRRR menjadi 3,75 persen dari sebelumnya 4 persen untuk mendorong pertumbuhan kredit agar dapat menggerakan perekonomian. Di triwulan IV 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan berada di level -1 persen hingga 0,4 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 diperkirakan akan berada di level -1,7 persen hingga 0,6 persen.

“Baru diperkirakan pertumbuhan ekonomi akan membaik di tahun 2021 menjadi 4,5 persen sampai 5,5 persen. Tetapi hal ini sangat terpengaruh oleh vaksin covid 19,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri





Source link

Hepi Cuan di Bursa ASia, tapi Hang Seng Merana Sendiri



Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia mayoritas masih bergerak di zona hijau pada pukul 11:00 WIB, di tengah sentimen terkait vaksin virus corona (Covid-19) yang masih menjadi katalis positif hingga kini.

Pada Pukul 11:00 WIB, indeks KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan bursa Asia, di mana KOSPI meroket 1,93%. Kemudian Shanghai Composite China melesat 0,86% dan Straits Times Index (STI) Singapura menguat 0,7%.

Namun, penguatan tersebut tidak dialami oleh indeks Hang Seng di Hong Kong, di mana pada pukul 11:00, Hang Seng melemah 0,17%. Sedangkan untuk indeks Nikkei Jepang hari ini tidak dibuka karena sedang libur nasional memperingati hari penghormatan untuk para pekerja.


Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan pada pukul 11:00 terpantau melesat 0,92% ke level 5.622,82 dan berhasil menyentuh level psikologisnya di 5.600.

Bursa saham di kawasan Asia masih bergerak menghijau karena pasar masih merespons positif terkait perkembangan vaksin virus Covid-19, di mana kabar positif terakhir yakni efektivitas lanjutan dari vaksin Pfizer yang diklaim sukses dalam uji klinis tahap akhirnya hingga 95%.

Sebelumnya, Pfizer telah resmi mengajukan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) terhadap vaksin yang mereka kembangkan kepada otoritas pengawas obat dan makanan AS (US FDA). Ini adalah proposal izin EUA pertama yang diajukan ke FDA.

“Pengajuan izin ini menandakan pencapaian baru dalam usaha kami mengantarkan vaksin Covid-19 kepada dunia. Kami sudah memiliki gambaran yang lebih lengkap tentang keamanan vaksin ini,” kata CEO Pfizer Albert Bourla, sebagaimana diwartakan Reuters.

FDA belum bisa berkomentar kapan EUA bisa diberikan. Namun yang jelas FDA akan mengadakan rapat pleno pada 10 Desember 2020 di mana para anggota akan membahas penggunaan vaksin.

Alex Azar, Menteri Kesehatan AS, memperkirakan izin EUA akan keluar pada pertengahan Desember.

“Jika datanya solid, maka dalam hitungan minggu izin bisa keluar terhadap vaksin yang memiliki efektivitas 95%,” ungkap Azar dalam wawancara dengan CBS, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Hasil uji coba akhir vaksin Pfizer dan BioNTech menunjukkan tingkat efektivitas mencapai 95%. Tidak ada efek samping yang signifikan selama pelaksanaan uji coba.

Sementara itu, data pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun 2020 di Singapura yang dapat diukur melalui produk domestik bruto (PDB) menunjukan pemulihan.

Berdasarkan data Trading Economics, secara kuartalan (quarter-to-quarter/QtQ), PDB Negeri Singa tumbuh ke zona positif, yakni 9,2%, artinya secara QtQ, Singapura resmi melepas status resesinya.

Namun, secara tahunan (year-on-year/YoY), PDB Singapura masih terkontraksi, yakni -5,8%. Walaupun masih berkontraksi, namun pertumbuhannya sudah lebih baik.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)




Source link

Jokowi Klaim Realisasi BLT Subsidi Gaji Pekerja 82 Persen



Jakarta, CNN Indonesia —

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim realisasi penyerapan anggaran bantuan langsung tunai (BLT) atau subsidi gaji bagi pekerja tembus 82 persen. BLT subsidi gaji pekerja bergaji di bawah Rp5 juta masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Saya melihat realisasi anggaran beberapa program sudah berjalan dengan baik,” ujar Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas (ratas), Senin (23/11).

Selain BLT bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta, Jokowi bilang beberapa program bantuan lainnya sudah terealisasi di atas 50 persen. Salah satunya bantuan modal kerja kepada usaha mikro, yakni sebesar 79 persen.







“Saya kira terus didorong agar bisa membantu mendorong daya beli masyarakat,” ucap Jokowi.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Agung Galih Satwiko menyatakan realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional baru sebesar Rp386,01 triliun per 11 November 2020. Angka itu baru menyentuh 55,5 persen dari pagu anggaran yang sebesar Rp695,2 triliun.

Menurutnya, realisasi terbesar berada di sektor UMKM yang sebesar Rp95,62 triliun atau 83,3 persen dari target. Sementara, pencairan terendah terjadi di sektor pembiayaan korporasi yang hanya Rp2 triliun atau 3,2 persen dari target.

Sementara, terdapat realokasi anggaran untuk beberapa sektor dalam program PEN. Salah satunya adalah sektor perlindungan sosial.

Awalnya, pemerintah hanya mengalokasikan dana untuk perlindungan sosial sebesar Rp203,9 triliun. Namun, dananya ditambah Rp30,43 triliun menjadi Rp234,33 triliun.

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan anggaran kesehatan sebesar Rp9,71 triliun dari Rp87,55 triliun menjadi Rp97,26 triliun. Kenaikan anggaran juga diikuti dengan penambahan program dari enam program menjadi sembilan program.

Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan dana PEN tahun ini sebesar Rp695,2 triliun. Dana itu digelontorkan ke beberapa sektor.

Rinciannya, sektor kesehatan sebesar Rp97,26 triliun, perlindungan sosial Rp234,33 triliun, sektoral kementerian/lembaga (k/l) dan pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp65,97 triliun.

Kemudian, insentif usaha sebesar Rp120,6 triliun, UMKM sebesar Rp114,81 triliun, dan pembiayaan korporasi sebesar Rp62,22 triliun.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)






Source link

Insentif Airport Tax Diharapkan Dongkrak Jumlah Penumpang Natal dan Tahun Baru


TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja berharap insentif pemerintah berupa pembebasan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax/passenger service charge (PSC) yang masih berlaku hingga akhir tahun ini bisa mendongkrak pertumbuhan penumpang pada periode Natal dan Tahun Baru.

Denon mengatakan tarif yang lebih murah akibat kebijakan pemangkasan PSC dapat menjadi salah satu daya tarik masyarakat kembali bergerak dan berlibur di wilayah domestik pada natal dan tahun baru. “Masih ada PSC sampai 31 Desember 2020 sebagai salah satu strategi meringankan biaya dari kegiatan transportasi sedangkan yang lainnya terus mencoba memberikan kepercayaan kepada masyarakat supaya prosedur kesehatan diterapkan secara benar,” kata Denon, Senin, 23 November 2020.

Dia pun berharap dengan adanya insentif tersebut, lonjakan penumpang akhir tahun juga dapat ditangani dengan baik oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Salah satunya dengan memulai proses digitalisasi pemeriksaan hasil tes kesehatan.

Denon menekankan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada Natal dan Tahun Baru jangan sampai jumlah petugas KKP kurang sehingga antrean penumpang verifikasi hasil rapid test berlangsung lebih lama dan mengular. Pasalnya jika hal tersebut kembali terjadi operator bandara dan maskapai akan menjadi pihak yang kembali disorot dan disalahkan.

Denon juga mengapresiasi saat ini pemeriksaan kartu Health Alert Card (HAC) sudah dapat dilakukan secara elektronik. Dia mengharapkan hal tersebut dapat berlanjut untuk pemeriksaan hasil rapid test. Penyelenggara rapid test sebaiknya sudah menerapkan penggunaan QR code dalam menyeleksi hasil rapid test penumpang supaya prosesnya berlangsung lebih cepat dan efisien.

“KKP Segera migrasi ke digital. Akhir tahun ini sudah saya ingatkan kalau masih manual, akan kewalahan bandara besar seperti di Bandara Soekarno-Hatta, Yogyakarta, dan lainnya. Kalau pun masih manual petugas KKP harus bisa diperbanyak. karena sudah pasti libur panjang nanti antrean panjang dan jadi percuma kalau menumpuk lagi,” ujarnya.

BISNIS

Baca juga: Penghapusan Airport Tax, INACA Berharap Penumpang Naik Hingga 3 Juta





Source link

Sejak Muncul Isu Efektivitas Vaksin, Harga Emas Dunia Berangsur Turun



Suara.com – Posisi harga emas dunia mulai menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Penguatan harga emas terjadi setelah Menkeu USA Steve Mnuchin mengisyaratkan bahwa negosiasi tentang stimulus fiskal akan terus berlanjut.

Mengutip CNBC, Senin (23/11/2020) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.872,95 dollar AS per ounce. Tetapi harga emas dunia turun 0,8 persen secara mingguan pada pekan ini.

Mnuchin mengatakan, dia dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows akan berbicara pada hari Jumat dengan para pemimpin Kongres dari Republik tentang negosiasi dengan Kongres terkait dukungan ekonomi yang lebih banyak.

“Pemikiran negosiasi stimulus ke depan sekali lagi telah menopang harga emas karena kami menyadari likuiditas bank sentral dan langkah-langkah stimulus fiskal terus menjadi kekuatan pendorong pasar ini,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Baca Juga:
Harga Emas Dunia Tertekan Dollar AS dan Kabar Baik Vaksin Corona

Harga emas dunia telah merosot sekitar 5 persen sejak laporan positif tentang vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan Moderna dalam 12 hari terakhir.

Emas terutama diuntungkan tahun ini karena kerusakan ekonomi akibat pandemi dan stimulus global yang dihasilkan.

“Emas akan tetap didukung karena vaksin akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk didistribusikan dengan cukup baik agar efektif dan pemerintah AS akan terus mengalami kebuntuan,” kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.

Logam mulia lainnya, Perak naik 0,7 persen menjadi 24,26 dollar AS per ounce. Platinum turun 0,7 persen ke level 944,99 dollar AS. Sementara paladium turun 0,2 persen menjadi 2.321.49 dollar AS.

Baca Juga:
Banyak Kabar Gembira dari Vaksin Corona, Harga Emas Dunia Turun





Source link

Menagih janji bankir menurunkan suku bunga kredit


ILUSTRASI. Workers leave Bank Indonesia headquarters in Jakarta, Indonesia, September 2, 2020. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) rajin memberi stimulus lewat pemangkasan suku bunga di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Terakhir bunga acuan diturunkan 25 basis point (bps) pada 19 November 2020 ke level 3,75%. Sehingga BI rate sudah dipotong 1,25% sepanjang tahun ini. 

Namun, perbankan masih tetap pelit turunkan suku bunga kreditnya. Lihat saja dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rata-rata bunga kredit di semua segmen per Agustus masih turun tipis.  Bunga kredit konsumsi hanya turun 0,04% secara year on year (YoY) ke level 11%, segmen Kredit Modal Kerja (KMK) turun 0,09% ke level  9,4%  dan investasi turun 0,1% ke 9,16%.

Data yang dihimpun Ceicdata juga menunjukkan bahwa bunga kredit perbankan di Indonesia masih tinggi.  Per September 2020 akhir, rata-rata bank prime lending rate di Indonesia sebesar 9,37%, tertinggi dibandingkan dengan negara tetangga. Sementara Suku  Bunga Dasar Kredit (SBDK)  di Malaysia per Agustus hanya tercatat  3,64%, Singapura 3,64% per Oktober  dan Thailand 5,41% akhir September 2020. 

Padahal tren biaya dana (cost of fund/CoF) sudah cenderung melandai karena likuiditas di tengah longgar di tengah perlambatan kredit dan ditambah dengan penurunan bunga acuan. CoF BNI misalnya turun jadi 2,9% per September 2020 dari 3,2% pada periode yang sama tahun lalu. Bank Mandiri juga mencatat penurunan CoF 15 bps menjadi 2,72%. Begitupula dengan BCA, berhasil turunkan CoF ke level 1,4%-1,5% sehingga laba sebelum provisi dan pajak (PPOP) perseroan pada kuartal III masih tumbuh 13,5%.

Baca Juga: Suku bunga turun 125 bps tahun ini, perhatikan rekomendasi saham perbankan berikut

Sementara Bank Mandiri mengaku sudah menurunkan SBDK di semua segmen sejak awal tahun sekitar 10bps-600 bps. Per Oktober 2020, SBDK segmen korporasi sebesar 9,85%, segmen ritel sebesar 9,80%, segmen mikro 11,50%, segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 10,00% dan segmen konsumtif non KPR sebesar 11,60%. 

“Segmen konsumtif telah diturunkan untuk ketiga kalinya seiring penurunan biaya dana. Sampai dengan September 2020, CoF Bank Mandiri terus menunjukkan tren penurunan mencapai 2,72% per September,” kata Rudi AS Aturridha, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri pada KONTAN, Minggu (22/11).  Bank Mandiri berjanji akan terus mengkaji untuk melihat peluang penurunan SBDK lebih lanjut dengan tetap memperhatikan suku bunga pesaing dan tingkat efisiensi bank. 

BCA juga mengaku sudah turunkan bunga kredit di kisaran 115 -150 bps.  “Sepanjang 2020, BCA telah melakukan penyesuaian bunga kredit kepada nasabah sejalan dengan pergerakan bunga acuan. Kami juga akan terus mencermati perkembangannya guna menentukan suku bunga yang kompetitif,” ungkap EVP Corproate and Secretariat BCA Hera F Haryn. 

Baca Juga: Menimbang prospek saham perbankan usai pemangkasan suku bunga acuan

Di segmen segmen konsumer yakni KPR, bank lebih fokus memberikan bunga promo untuk penyaluran kredit baru saja. Sedangkan bunga floating atau mengambang sebagian besar bank tidak banyak berubah. Hanya Bank Mandiri yang tercatat menurunkan bunga floating KPR yakni dari 12,5% akhir 2019 jadi 11% saat ini. 

BCA baru menurunkan bunga floating KPR 0,5% dari akhir 2019 ke level 11%. Executive Vice President of Consumer Loan Division BCA Felicia M. Simon mengatakan, pihaknya belum berencana menurunkan lagi bunga floating tahun ini. Adapun bunga floating KPR CIMB Niaga saat ini ada di kisaran 11%-12% dan BRI sekitar 13%-14%.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Mood Booster! Bursa Asia Dibuka Kompak Hijau



Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin (23/11/2020) awal pekan ini, menghiraukan bursa saham Amerika Serikat (AS) yang ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan lalu.

Semarak bursa Asia ini di tengah sentimen terkait vaksin virus corona (Covid-19) yang masih menjadi katalis positif hingga kini.

Tercatat indeks Hang Seng di Hong Kong dibuka menguat 0,79%, Straits Times Index (STI) di Singapura yang melesat 0,96%, Shanghai Composite China naik 0,19% dan KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,21%.


Sementara itu, indeks Nikkei Jepang hari ini tidak dibuka karena sedang libur nasional memperingati hari penghormatan untuk para pekerja.

Bursa saham di kawasan Asia dibuka menghijau karena pasar masih merespons positif terkait perkembangan vaksin virus Covid-19, di mana kabar positif terakhir yakni efektivitas lanjutan dari vaksin Pfizer yang diklaim sukses dalam uji klinis tahap akhirnya hingga 95%.

Sebelumnya, Pfizer telah resmi mengajukan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) terhadap vaksin yang mereka kembangkan kepada otoritas pengawas obat dan makanan AS (US FDA). Ini adalah proposal izin EUA pertama yang diajukan ke FDA.

“Pengajuan izin ini menandakan pencapaian baru dalam usaha kami mengantarkan vaksin Covid-19 kepada dunia. Kami sudah memiliki gambaran yang lebih lengkap tentang keamanan vaksin ini,” kata CEO Pfizer Albert Bourla, sebagaimana diwartakan Reuters.

FDA belum bisa berkomentar kapan EUA bisa diberikan. Namun yang jelas FDA akan mengadakan rapat pleno pada 10 Desember 2020 di mana para anggota akan membahas penggunaan vaksin.

Alex Azar, Menteri Kesehatan AS, memperkirakan izin EUA akan keluar pada pertengahan Desember.

“Jika datanya solid, maka dalam hitungan minggu izin bisa keluar terhadap vaksin yang memiliki efektivitas 95%,” ungkap Azar dalam wawancara dengan CBS, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Hasil uji coba akhir vaksin Pfizer dan BioNTech menunjukkan tingkat efektivitas mencapai 95%. Tidak ada efek samping yang signifikan selama pelaksanaan uji coba.

Beralih ke barat, Bursa saham AS, Wall Street ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (20/11/2020) akhir pekan lalu, seiring dari meningkatnya kasus corona di AS dan langkah mengejutkan pemerintah Presiden Donald Trump mengakhiri sejumlah program pinjaman darurat membawa sentimen negatif ke pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun naik 0,8% di 29.263,48, sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,7% ke 3.557,54 dan Nasdaq terpangkas 0,4% menjadi 11.854,97.

Meski sejumlah perusahaan vaksin mengumumkan tengah mengajukan izin darurat, angka kasus corona di AS per hari kini mencapai 167.400 kasus. Sejumlah negara bagian memberlakukan pembatasan ketat untuk memperlambat wabah.

Di saat yang sama Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengumumkan penghentian program The Fed untuk mendukung pasar kredit perusahaan, pinjaman kota dan UKM. Mnuchin mengatakan ini membantu sistem keuangan AS mengatasi guncangan pandemi.

Namun The Fed menilai langkah yang jarang terjadi itu bersifat politis. Untuk menyabotase pemerintahan Joe Biden.

“Fasilitas pinjaman darurat memang baru sedikit digunakan, tetapi keberadaan mereka telah menjadi kunci dalam memastikan perlindungan yang kredibel terhadap tekanan pasar keuangan,” kata Oxford Economics dalam sebuah catatan dikutip dari AFP.

“Dengan krisis Covid-19 yang memburuk dan aktivitas melambat tanpa adanya bantuan fiskal, keputusan untuk membatasi daya tembak The Fed dapat mengganggu pasar dan memperburuk tekanan ekonomi.”

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)




Source link