fbpx

Dirut BUMN Milenial Pilihan Erick Thohir untuk Jasamarga Bali



Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri BUMN Erick Thohir memamerkan sosok I Ketut Adiputra Karang, Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol. Dirut BUMN milenial pilihannya itu baru menginjak usia 31 tahun.

Erick menyebut Adi sebagai salah satu talenta muda BUMN yang seharusnya menjadi contoh anak-anak muda Indonesia lainnya.

Pasalnya, dia mengaku anak buahnya yang satu ini terus berusaha mengembangkan diri menjadi pribadi yang berakhlak, jujur, dan bertanggung jawab. Ini sejalan dengan moto BUMN di bawah kepemimpinan Erick.







[Gambas:Instagram]

“31 tahun, Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang, salah satu talenta muda BUMN. Menjadi salah satu direksi termuda BUMN tidak mudah dan butuh kerja keras,” ujar Erick lewat akun Instagramnya @erickthohir, dikutip Senin (23/11).

Lebih lanjut ia juga berpesan kepada jajarannya untuk tidak menyerah dan terus berinovasi demi mewujudkan Indonesia maju.

Erick bukan baru kali ini saja menyanjung staf muda BUMN. Sebelumnya, ia juga sempat memuji Achmad Didi Ardianto, kader BUMN muda yang didapuk menjadi Direktur Utama PT Garam (Persero) dari posisi sebelumnya di PT Freeport Indonesia sebagai direktur.

Usia Achmad yang terbilang muda disebut Erick tidak menjadi alasan untuk tak menjadikannya bos di perusahaan negara. Asal siap dan mampu, Erick mengaku tidak segan menarik talenta dari luar perusahaan.

“Kami nggak segan-segan menarik orang dari luar orang yang dirasa terbaik, contoh Dirut PT Garam tadinya di Freeport, usianya masih muda. Dikasih challenge (tantangan) dia mau, alhamdulillah,” imbuh Erick beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)






Source link

Gonjang-Ganjing Hasil Pemilu AS dan Isu Brexit Menekan Rupiah Pekan Depan


TEMPO.CO, Jakarta – Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan pekan depan. Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah saat ini masih sangat dipengaruhi faktor eksternal.

“Kalau rupiah melemah itu disebabkan oleh masalah eksternal yang sampai sekarang belum stabil,” ujar dia kepada Tempo, Ahad, 22 November 2020. Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran 14.050 hingga 14.200 per dolar AS pada pekan depan. Pada perdagangan Jumat kemarin, rupiah ditutup melemah pada level 14.165 per dolar AS.

Sejumlah sentimen eksternal yang membayangi pergerakan rupiah antara lain perkara stimulus yang masih simpang siur di Amerika Serikat. Para pelaku pasar, menurut Ibrahim, menunggu kepastian dari kebijakan ini.

Pada mulanya, stimulus penanganan pandemi Covid-19 itu diperkirakan akan digelontorkan setelah 3 November 2020 atau setelah pemilihan umum di AS. Namun, sampai saat ini perkara tersebut masih belum putus juga.

Di samping itu, para pelaku pasar juga menunggu masa transisi di Amerika. Semenjak diumumkan bahwa pemilihan umum di Amerika Serikat (pemilu AS) dimenangkan oleh Joe Biden, tim transisi masih belum juga dibentuk lantaran dikabarkan belum mendapat restu dari inkumben, Presiden Donald Trump.

Pelaku pasar masih mengamati dan mengantisipasi gonjang-ganjing politik di AS. Ibrahim menyebut adanya kekhawatiran bahwa masalah politik ini akan berbuntut panjang, misalnya apabila Donald Trump mengeluarkan dekrit. “Ini ada ketakutan karena tim transisi belum dibentuk,” ujar dia.

Dari benua Eropa, Ibrahim melihat negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa masih alot. Kemungkinan negosiasi itu akan mencapai keputusan pada pekan depan. Dua belah pihak masih memiliki waktu untuk bernegosiasi hingga penghujung tahun ini.

“Negosiasi Brexit ini butuh waktu cukup lama. Bisa saja Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa persyaratan. Ini cukup memprihatinkan ya suatu negosiasi yang begitu lama dan belum ada kepastian secara hukum. Ini yang membuat mata uang rupiah berfluktuasi,” tutur Ibrahim.

Untuk sentimen dari dalam negeri, Ibrahim menilai fundamental ekonomi dan politik Tanah Air masih cukup baik. Hal ini membuat pemodal asing percaya dan mau masuk ke Indonesia. Kebijakan yang diperhatikan oleh pelaku pasar, tutur dia, misalnya terkait penegakan protokol kesehatan di dalam negeri hingga pemberlakuan Undang-undang Cipta Kerja yang dinilai memberi angin segar pada dunia usaha.





Source link

83 Persen UMKM Mengaku Terbantu Stimulus Pemerintah



Suara.com – Sebanyak 83 persen pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasa terbantu atas berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diberikan oleh pemerintah. Hal tersebut, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mandiri Institute di berbagai daerah di Indonesia.

Demikian dikatakan Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono, pada Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang digelar melalui virtual, Minggu (22/11/2020).

Dari survei yang didapatkan menyebutkan bahwa persepsi pelaku UMKM sebanyak 46 persen responden, merasa bantuan pemerintah melalui PEN sangat membantu, 37 persen pelaku UMKM merasa bantuan pemerintah cukup membantu, dan 17 persen responden merasa tidak terbantu atas PEN.

“Kita lihat persepsinya cukup positif, sebanyak 83 persen pelaku UMKM merasa terbantu,” ujar Teguh.

Baca Juga:
Diminta Gantikan Joachim Low di Timnas Jerman, Ini Jawaban Jurgen Klopp

Menurut dia, langkah pemerintah dalam memberikan bantuan kepada UMKM dalam bentuk restrukturisasi kredit, subsidi bunga, dan lain sebagainya sangat membantu para pelaku bertahan di tengah keterpurukan disebabkan pandemi.

“PEN itu sangat membantu temen-teman pelaku UMKM di tengah dampak pandemi,” katanya.

Disisi lain, proses sosialisasi pemerintah sudah dilakukan dengan sangat baik, terbukti banyak pelaku UMKM di berbagai pelosok tanah air dapat mengetahui PEN. Alhasil, banyak pelaku UMKM yang ternyata sangat antusias mengikuti program bantuan yang diterbitkan pemerintah.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh pihaknya, sebanyak Sebanyak 79 persen sudah mengetahui program PEN yang diberikan kepada UMKM. Dan sebanyak 21 persen pelaku UMKM yang tidak mengetahui adanya bantuan dari pemerintah.

“Ini membuktikan sosialiasi yang dilakukan pemerintah membuah hasil yang baik, karena mampu menjadi Top off mind para pelaku UMKM,” pungkasnya.

Baca Juga:
Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung, Bagaimana Perkembangannya?

Pelaku UMKM memang menjadi fokus pemerintah dalam menggelontorkan bantuan, khususnya kepada mereka yang terdampak Covid-19. Sebanyak 12 juta UMKM telah dan telah tersalurkan melalui program PEN sebesar Rp 124 triliun.





Source link

Bunga deposito tertinggi 5,63%, lihat daftar bunga deposito di awal pekan ini


ILUSTRASI. Berdasarkan data PIPU Bank Indonesia, bunga deposito tertinggi di bank saat ini sebesar 5,63%.

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ingin menyimpan di deposito perbankan pada awal pekan ini? Sebagai panduan, silakan timbang dulu update penawaran bunga deposito perbankan yang dihimpun Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per Jumat, 20 November 2020.

Berdasarkan data PIPU Bank Indonesia, bunga deposito tertinggi di bank saat ini sebesar 5,63%.

Untuk bunga deposito tenor 1 bulan, Bank Mayora paling tinggi penawarannya yakni 5,38%. Diikuti Bank Bukopin dengan bunga deposito 5%.

Bank Mayora paling tinggi memasang bunga deposito tenor 3 bulan, sebesar 5,38%.

Baca Juga: Suku bunga acuan turun, biaya dana bank kecil menengah kian melandai

Pada deposito tenor 6 bulan, Bank Bukopin dan Bank Mayora menawarkan bunga deposito paling besar sebesar 5,38%.

Untuk memantau perkembangan bunga deposito bank, silakan kunjungi kanal: PUSAT DATA KONTAN

Kemudian deposito 12 bulan, penawaran tertinggi datang dari Bank Bukopin dengan bunga deposito 5,63%.

Baca Juga: Agar ekonomi lekas pulih, BI desak perbankan turunkan suku bunga

Berikut penawaran bunga deposito yang datanya dihimpun PIPU per Jumat, 20 November 2020:

Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan
BANK BUKOPIN 5,00% 5,13% 5,38% 5,63%
BANK MAYORA 5,38% 5,38% 5,38% 5,38%
         
BANK TABUNGAN NEGARA 4,38% 4,38% 4,50% 4,50%
BANK UOB INDONESIA 3,63% 4,13% 4,25% 4,50%
BANK MAYBANK INDONESIA 4,25% 4,00% 4,00% 4,38%
BANK OCBC NISP 3,30% 4,00% 4,38% 4,30%
BANK COMMONWEALTH 4,38% 4,76% 4,76% 4,25%
BANK DANAMON INDONESIA 4,25% 4,25% 4,25% 4,25%
BANK DBS INDONESIA 3,50% 4,00% 4,10% 4,25%
BANK ICBC INDONESIA 4,50% 4,38% 4,38% 4,25%
BANK CIMB NIAGA 3,78% 4,00% 4,35% 4,18%
STANDARD CHARTERED BANK 3,25% 3,50% 3,75% 4,00%
J TRUST BANK * 3,75% 4,00% 4,00% 4,00%
BANK PANIN INDONESIA 4,13% 3,75% 3,98% 3,93%
BANK PERMATA 3,88% 4,00% 3,88% 3,88%
BANK RAKYAT INDONESIA 3,63% 3,63% 3,63% 3,63%
BANK MANDIRI 3,75% 3,75% 3,75% 3,50%
BANK CENTRAL ASIA 3,25% 3,25% 3,25% 3,25%
BANK MEGA 3,63% 3,63% 3,38% 3,25%
BANK NEGARA INDONESIA 1946 3,25% 3,25% 3,25% 3,25%
BANK HSBC INDONESIA 4,00% 4,25% 4,13% 3,13%
BANK ANZ INDONESIA 2,12% 2,32% 2,45% 2,57%
DEUTSCHE BANK AG 1,82% 1,95% 2,01% 2,12%
CITIBANK 2,13% 3,70% 3,80% 2,00%

Sumber: PIPU per Jumat, 20 November 2020, kecuali J Trust Bank

* Data Suku Bunga J Trust Bank bersumber dari data J Trust Bank . Cek lebih lanjut di http://bit.ly/jtrust-articles

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Mohon Doanya, Semoga Vaksin Corona Pfizer Beredar Bulan Depan



Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar keuangan Indonesia bergerak variatif sepanjang pekan lalu. Pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) membuat emosi pelaku pasar naik-turun.

Pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) stagnan secara point-to-point. Mata uang Tanag Air mengawal pekan di Rp 14.150/US$ dan berakhir di posisi yang sama.

Akan tetapi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat lumayan tajam yaitu 2,03%. Bahkan investor asing membukukan beli bersih Rp 1,17 triliun.


Sementara harga obligasi pemerintah cenderung menguat. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah seri acuan tenor 10 tahun turun 12,4 basis poin (bps). Penurunan yield menandakan harga Surat Berharga Negara (SBN) sedang naik karena tinggnya permintaan.

Kondisi pasar keuangan yang tidak seragam ini menunjukkan bahwa sejatinya investor sedang agak gamang. Pada awal pekan, tersiar kabar bahwa vaksin anti-virus corona buatan Moderna (perusahaan farmasi asal AS) punya tingkat kesuksesan 94,5% dalam menangkal virus jahanam yang awalnya menyebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut.

Sebelumnya, calon vaksin yang tengah dikembangkan Pfizer dan BioNTech juga diklaim punya tingkat efektivitas di atas 90%. Sedangkan vaksin Sputnik-V buatan Rusia disebut-sebut memiliki tingkat kesuksesan 92%.

Kabar ini tentu sangat menggembirakan. Akhirnya ada setitik cahaya di ujung terowongan, ada harapan tidak lama lagi umat manusia akan punya ‘tameng’ perlindungan dari serangan virus corona. Selamat tinggal pembatasan sosial (social distancing), selamat jalan karantina wilayah (lockdown), selamat datang hidup normal!



Source link

Airlangga Kejar RPP Izin Berbasis Risiko, Turunan Omnibus Law



Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah tengah merampungkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Tata Cara Pengawasan. Aturan itu merupakan turunan dari omnibus law Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang mengatur jenis perizinan berusaha untuk kegiatan usaha di semua sektor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan RPP itu akan menetapkan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) dalam mengimplementasikan konsep perizinan berbasis risiko ataurisk base approach(RBA).

“Sesuai arahan Bapak Presiden agar segera dilakukan pemangkasan perizinan berusaha, penyederhanaan prosedur perizinan dan penerapan standar usaha. Dengan demikian, perizinan akan lebih mudah dan cepat dan pengawasan akan lebih optimal,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (22/11).







Menurut dia, RPP itu akan menetapkan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) dalam mengimplementasikan konsep perizinan berbasis risiko ataurisk base approach(RBA).

Dalam rancangan beleid itu, pemerintah menetapkan perizinan menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk menetapkan jenis perizinan berusaha pada seluruh sektor usaha.

Dalam hal ini, setiap K/L dan Pemda menggunakan pola yang sama yaitu pendekatan berbasis risiko dalam perizinan berusaha dan melakukan analisis tingkat risiko dan menetapkan tingkat risiko usaha yaitu risiko rendah, menengah atau tinggi.

Dengan demikian, Airlangga berharap, proses membuka usaha di Indonesia akan menjadi lebih mudah dan cepat, serta menciptakan kepastian usaha.

Saat ini, sambung Airlangga, pelaku usaha harus memenuhi syarat berupa izin yang cukup banyak untuk melakukan kegiatan usaha, tanpa mempertimbangkan skala usaha maupun kompleksitas kegiatan usaha dan kementerian/lembaga (K/L) memiliki pola dan kebijakan yang berbeda.

Imbasnya, sangat banyak peraturan izin usaha dan tumpang tindih pengaturan antarsektor K/L, sehingga satu kegiatan usaha, memproses izin lebih dari satu.

Pengaturan dalam RPP ini juga mencakup tentang kewenangan penerbitan perizinan dan pelaksanaan pengawasan.

Selain itu, RPP juga mengatur tentang norma pelayanan perizinan berusaha melalui sistem OSS yang disiapkan BKPM, serta NSPK untuk masing-masing sektor yang ditetapkan setiap K/L terkait. Pengelompokan bidang usaha mengacu kepada klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) tahun 2020.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, sebanyak 18 K/L terkait dengan perizinan berusaha telah menyelesaikan seluruh proses analisis tingkat risiko di internal K/L, untuk seluruh kegiatan usaha yang merupakan binaan masing-masing K/L.

Selanjutnya, menyelesaikan NSPK dan lampirannya, yang mengatur seluruh proses bisnis perizinan berusaha sehingga semua perizinan yang diatur di RPP ini tidak perlu ada lagi pengaturan norma yang mengikat publik di tingkat Peraturan Menteri atau aturan di bawahnya.

Selain NSPK, sambung Airlangga, seluruh K/L juga tengah mengejar penyelesaian lampiran dari NSPK di masing-masing K/L. Lampiran itu berupa tabel KBLI berdasarkan tingkat risiko, kewajiban dan/atau persyaratan perizinan, standar usaha dan standar produk/ proses/ jasa, yang akan menjadi acuan para pelaku usaha untuk melakukan kegiatan bisnisnya.

(sfr)






Source link

Promo Diskon Tambah Daya Listrik PLN untuk UMKM Diperpanjang hingga 30 November


TEMPO.CO, Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) hingga 20 November 2020 mencatat lebih dari 50 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta industri kecil dan menengah (IKM) yang telah mendaftar untuk memanfaatkan program promo diskon tambah daya Super Merdeka. Program ini telah diperpanjang hingga 30 November 2020.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan bahwa meskipun telah diperpanjang dua kali, program ini terus mendapatkan sambutan baik dari pelanggan. “Antusiasme pelanggan sangat besar, lebih dari 50 ribu pelanggan telah mendaftar, dan jumlah ini bisa makin bertambah setiap harinya,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Ahad, 22 November 2020.

Melalui program Super Merdeka ini, perseroan memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif bisnis dan industri tegangan rendah mulai dari daya 450 Volt Ampere sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“Dengan keringanan biaya tambah daya yang super ekonomis ini kami berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM di tengah pandemi,” ujar Bob.

Pemilik Etnic Coffee Lombok, Galung, menjadi salah satu pelaku UMKM yang memanfaatkan program Super Merdeka dengan menambah daya listrik dari 3.300 VA ke 5.500 VA. Ia menilai hadirnya program tersebut sangat membantu dirinya untuk meningkatkan produksi usahanya.

“Adanya diskon tentu sangat meringankan kami pelaku UMKM, apalagi di tengah pandemi seperti ini,” tutur dia. Dengan melakukan tambah daya, ujar Galung, kini seluruh mesin produksi kopinya dapat digunakan secara bersamaan, sehingga waktu produksi lebih cepat. Sebelumnya, penggunaan mesin pengolah kopi tidak bisa maksimal, karena harus bergantian.

Adapun pelanggan yang ingin menikmati promo Super Merdeka untuk UMKM/IKM dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel, telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, laman resmi perseroan, aplikasi PLN MOBILE, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat.





Source link

Inovasi Kunci Indonesia Keluar Dari Ketidakpastian Ekonomi



Suara.com – Di tengah pandemi Covid-19 generasi muda seharusnya lebih gencar menciptakan inovasi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang semakin terpuruk. Hal itu disampaikan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Avanti Fontana dalam diskusi media Forum Merdeka Barat 9 secara virtual, Minggu (22/11/2020).

Menurut Avanti, produk-produk solutif yang dihasilkan wirausahawan bukanlah sesuatu yang dihasilkan tiba-tiba, tetapi dilakukan secara sistematis, dan memiliki tujuan untuk menyelesaikan masalah.

“Kalau bicara pandemi, tentu tujuannya bagaimana mengatasi pandemi dan tujuan yang lebih besar adalah menggapai kesejahteraan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” kata Avanti.

Dia menuturkan, hal-hal yang perlu direspon saat pandemi adalah inovasi yang dapat membantu Indonesia keluar dari kondisi ketidakpastian. Untuk hal ini perlu sensitivitas yang tinggi dalam menemukan peluang yang tepat.

Baca Juga:
Optimisme Ekonomi Indonesia Diklaim Lebih Tinggi Dari Negara Lain di Asean

“Data dari Index Inovasi Global yang diterbitkan oleh INSEAD bekerjasama dengan WIPO menyebutkan, pada 2017-2020 tingkat inovasi Indonesia cukup stabil di angka 30/100. Pada tahun 2020 skor Indonesia 26/100. Di sini menunjukkan bahwa betapa besarnya peluang inovasi bisa tumbuh di Indonesia. Itu butuh regulasi yang kondusif,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Doddy Lukito, Chief (In Hospital) Business Officer & Co Founder HaloDoc mengatakan, peluang inovasi di lapangan ini perlu dilihat secara holistik. Inovasi biasanya tumbuh dalam kondisi lingkungan yang tidak nyaman.

“Memang, kita harus tahu apa sasaran atau pasar yang akan menerima solusi kita. Teknologi hanyalah salah satu faktor, solusi tidak harus bersifat teknologi. Intinya bagaimana solusi tersebut dapat menjawab kebutuhan pengguna,” tuturnya.





Source link

Fintech P2P lending berupaya membukukan profit saat pandemi


ILUSTRASI. Peer to Peer (P2P) Landing. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending berupaya membukukan profit di tengah pandemi. Maklum sebagai perusahaan rintisan, P2P lending mengandalkan dana investor untuk mengembangkan bisnis.

Kendati demikian, P2P lending berupaya mencatatkan profit layaknya perusahaan lainnya. KoinWorks misalnya menargetkan dapat membukukan keuntungan pada kuartal keempat 2021. CEO & Co-founder KoinWorks Benedicto Haryono menyatakan target itu tergantung pada penanganan Covid-19.

“Kita lihat pada kuartal keempat, bisa terjadi Break Even Point (BEP), itu tergantung Covid-19. Pada 2021, kita jaga level cost, revenue dan monetize bertumbuh seiring bisnis baru. Produk-produk baru di KoinWorks tidak hanya berikan opsi pilihan peminjam dan pendana, tapi beri kesempatan revenue baru bagi kita,” ujar Benedicto pada pekan lalu.

Baca Juga: DANA dorong digitalisasi transaksi pembayaran UMKM di KEK Pariwisata Likupang

Oleh sebab itu, pada 2020 KoinWorks menargetkan bisa meningkatkan pendapatan hingga 5 kali lipat. Benedicto telah memperluas bisnis, tak hanya pada bisnis peer to peer lending, KoinWorks juga mengantongi izin agregator sehingga juga bisa menjalankan bisnis jual belie mas dan surat berharga negara (SBN).

Tercatat sepanjang tahun 2020 ini, permintaan akan pembiayaan produktif melalui KoinBisnis dilakukan oleh lebih dari 30.000 pelaku UKM dengan akumulasi total penyaluran hingga Rp 2,5 triliun.

Adapun rasio pinjaman bermasalah KoinP2P sampai September 2020 juga masih terjaga di kisaran angka 1% hingga 1,14%. Sedangkan tingkat keberhasilan pinjaman (TKB) 90 hari ada di level 97,09%.

Selain itu, KoinP2P juga mencatat tingkat pengembalian positif lebih dari 70% untuk 10% portfolio pinjaman yang selama pandemi mendapatkan program restrukturisasi akibat adanya pandemi Covid-19.

Jauh-jauh hari, PT Kredit Pintar Indonesia mengaku telah berhasil mencatatkan BEP. Oleh sebab itu, perusahaan tidak fokus mencari investor baru untuk menyuntikan dana segar bagi jalannya usaha.

Chief Executive Officer (CEO) Kredit Pintar Wisely Wijaya mengatakan perusahaan yang ia nahkodai tidak fokus dalam mencari pendanaan Seri A, B, dan seterusnya. Pendanaan ini akan meningkatkan valuasi suatu perusahaan. Ia mengaku hal itu hanya bonus saja.

“Saya rasa kebanyakan, segmen ini (P2P Lending) sudah break even poin (BEP), rata-rata pada tahun pertama. Tapi ingat itu bukan fokus kami, itu hanya bonus yang diperoleh setelah melayani pinjaman bagi masyarakat,” ujar Wisely.

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia juga berupaya meningkatkan pendapatan. CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan mengakui meningkatkan efisiensi di tengah pandemi.

“Selama pandemi kami cut cost untuk marketing dan berusaha seefisien mungkin untuk operational costs, dengan penurunan up to 30% untuk opex selain gaji. Untuk gaji tetap sama karena kami tidak memberhentikan karyawan karena pandemi,” ujar Ivan kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: OJK bakal manfaatkan teknologi untuk percepat proses pengaduan konsumen

Sayangnya, Ia belum mau banyak bicara terkait keuangan perusahaan lebih lanjut. Termasuk terkait profitabilitas Akseleran.

Kendati demikian, Akseleran mencatatkan penyaluran pinjaman pada Oktober 2020 saja, menembus angka Rp 115 miliar dan menjadi yang terbesar sejak 2017.

Akseleran telah menyalurkan pinjaman secara akumulatif lebih dari Rp1,6 triliun pada awal November 2020. Pinjaman itu telah didukung oleh lebih dari 150.000 pemberi pinjaman atau lender ritel atau perorangan yang tersebar merata dari Aceh hingga Papua.

Lebih lanjut, Akseleran telah menyalurkan outstanding pinjaman sebanyak Rp 247,82 miliar. Adapun jumlah peminjam terdaftar hingga saat ini mencapai 2.268. Adapun tingkat NPL Akseleran hanya 0,21% hingga saat ini.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Reksa Dana Obligasi Berkinerja Paling Baik di 2020



Jakarta, CNBC Indonesia- Reksa dana obligasi dana reksa dana pasar uang disebut Direktur Avrist Asset Management, Agra Pramudita memiliki kinerja yang paling baik sepanjang tahun berjalan 2020, sementara untuk AUM reksa dana saham masih terkoreksi 23% seiring dengan masih adanya penurunan nilai aset di saham yang belum sepenuhnya rebound.

Seperti apa performa reksa dana di tengah pandemi? Selengkapnya simak dialog Erwin Surya Brata dengan Direktur Avrist Asset Management, Agra Pramudita dalam Squawk Box,CNBCIndonesia (Jum’at, 20/11/2020)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link