fbpx
Penerbitan kartu debit GPN sedang seret, ini penyebabnya

Penerbitan kartu debit GPN sedang seret, ini penyebabnya


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penerbitan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) perbankan diakui bankir sedang seret. Hal ini lagi-lagi diakibatkan pandemi Covid-19 yang membuat pembukaan rekening baru tergolong sepi. Sebab, dengan adanya pembatasan wilayah untuk meredam penyebaran Covid-19 membuat kapasitas operasional kantor cabang berkurang. 

Meski begitu, bankir tetap percaya diri penerbitan kartu GPN akan tetap tinggi. Lantaran, sejauh ini realisasinya sudah cukup membahagiakan. Ambil contoh di PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang per akhir Agustus 2020 lalu mencatat sudah ada 1,4 juta kartu GPN yang diterbitkan perseroan. 

Menurutnya, dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya, posisi ini meningkat 333,11 ribu kartu. “Saat Covid-19 seperti ini memang pembukaan rekening yang ke cabang agak menurun. Kami fokus mendorong transaksi non tunai lewat mobile banking, internet banking atau cash management,” ujar Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN Jasmin kepada Kontan.co.id, Minggu (20/9). 

Baca Juga: Penyaluran KUR telah mencapai Rp 107,28 triliun hingga pertengahan September 2020

Adapun, peningkatan kartu GPN di perseroan juga didorong oleh pembukaan rekening payroll melalui program BTN Solusi yang difokuskan untuk instansi atau lembaga. 

Di sisi lain, dalam praktiknya perseroan tentu selalu menawarkan terlebih dahulu kartu debit GPN setiap pembukaan rekening baru. Kemudian, sedangkan kartu switching asing seperti VISA dan Mastercard akan diberikan sesuai permintaan nasabah. “Kalau nasabahnya minta akan kami kasih semisal untuk transaksi online. Bisa juga memilih salah satu,” sambungnya. 

Sementara itu, per Agustus 2020 total kartu debit yang sudah diterbitkan BTN jumlah mencapai 5,09 juta kartu. Itu artinya, sudah lebih dari 27,37% dari total kartu debit keluaran BTN merupakan kartu berlogo Garuda Merah alias GPN. 

Serupa, Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Hery Gunardi mengatakan saat ini jumlah kartu GPN di perseroan sudah mencapai 5,1 juta kartu atau hampir 55% dari total kartu yang beredar sejak peluncuran di tahun 2018 silam. “Sejak peluncuran Mandiri Debit GPN tahun 2018, kartu ini mendapat respon yang positif dari nasabah,” kata Hery. 

Baca Juga: BI diprediksi akan menahan suku bunga acuan di level 4,00% hingga akhir 2020

Dia juga menambahkan, sejatinya keunggulan dari kartu GPN dibandingkan dengan switching asing adalah adanya biaya administrasi per bulan-nya lebih murah.  

Sementara itu, untuk mendorong peningkatan pemilik kartu debit GPN, Bank Mandiri terus menginformasikan fitur dan benefit kartu GPN kepada nasabah saat pembukaan rekening. Sekaligus didukung oleh infrastruktur seperti ATM dan EDC Bank Mandiri yang sudah dapat dipakai untuk bertransaksi menggunakan kartu debit GPN. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Pefindo beri peringkat idAA+ untuk surat utang Bank Permata

Pefindo beri peringkat idAA+ untuk surat utang Bank Permata


ILUSTRASI. Kredit korporasi Bank Permata: Layanan nasabah di Bank Permata, Jakarta, Jumat (12/9). PermataBank menjadi lead mandate arranger saat menyalurkan kredit sebesar Rp300 miliar dari total Rp650 Miliar yang disalurkan kepada Andalan Finance. Hingga Akhir Seme

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan PT Bank Permata Tbk (Bank Permata) II tahap I tahun 2013 senilai Rp 860 miliar yang akan jatuh tempo pada 24 Desember 2020. 

Pefindo menyatakan, surat utang tersebut akan dilunasi menggunakan dana internal. Per 31 Agustus 2020, bank membukukan aset likuid dengan jumlah yang memadai yakni sebesar Rp 48,8 triliun. 

“Kami akan memantau posisi aset likuid bank, khususnya selama masa penyebaran Covid-19 ini untuk memastikan kesiapan pembayaran surat utang yang akan jatuh tempo tersebut,” kata Pefindo, dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).

Baca Juga: Surat utang Bank BRI raih peringkat triple A dari Pefindo

Menurut Pefindo, efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan.  “Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia adalah sangat kuat,” terangnya. 

Adapun tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

Menurut Pefindo, Bank Permata merupakan salah satu leading commercial bank di Indonesia. Sebesar 89,12% saham dimiliki oleh Bangkok Bank yang memiliki peringkat BBB+ atau stabil dari Standard & Poor’s. Sementara 10,88% saham dimiliki oleh publik. 

Hingga 30 Juni 2020, perusahaan memperkerjakan 7.190 karyawan untuk menawarkan produk dan jasa perusahaan kepada para nasabah.

Baca Juga: Jelang jatuh tempo, Pefindo tegaskan peringkat idA1+ untuk surat utang SMF

Perusahaan juga memiliki 309 kantor cabang, 16 mobile branches, dan 965 unit ATM milik sendiri, yang terkoneksi secara on-line dengan 6 jaringan ATM gabungan dengan jumlah lebih dari 100.000 unit. 

 

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Bank DKI raih penghargaan BUMD Marketeers Award

Bank DKI raih penghargaan BUMD Marketeers Award


ILUSTRASI. Aplikasi JakOne Mobile

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank DKI meraih tiga penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Ketiga penghargaan tersebut mencakup predikat sebagai the most promising company in entrepreneurial SOE (Gold), Marketing 3.0 (Gold) dan Strategic Marketing (Bronze) pada BUMD Marketeers Award yang diselenggarakan oleh Markplus.

Adapun penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi pada Sabtu, (19/9).

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mewakili Manajemen Bank DKI  mengucapkan terima kasih atas apresiasi penghargaan yang telah diberikan.

Baca Juga: Bank DKI kucurkan kredit ke UMKM Jakpreneur

Penghargaan ini menjadi penanda kepercayaan pemangku kepentingan termasuk nasabah yang kian meningkat kepada Bank DKI.

Lebih lanjut ia menyampaikan walaupun pandemi terus berlanjut, kami tidak berhenti untuk berinovasi dalam menciptakan produk dan layanan perbankan yang memudahkan nasabah dan masyarakat Jakarta.

“Penghargaan ini merupakan perwujudan dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya sebagai pemegang saham Bank DKI,” kata Herry dalam keterangannya.

Selain itu Herry juga menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi Bank DKI untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah melalui layanan perbankan digital seperti JakCard dan JakOne Mobile.

Melalui perbankan digital, pemasaran produk yang selama ini dilakukan di kantor layanan, juga dapat dilakukan melalui aplikasi JakOne Mobile, dimana nasabah dapat melakukan pembukaan rekening tabungan ataupun deposito dengan menggunakan JakOne Mobile.

Untuk penyaluran kredit, Ban DKI juga terus melakukan pemasaran secara digital melalui aplikasi e-form dimana calon debitur dapat mengajukan permohonan secara online.

Selain itu, Herry menyebut Bank DKI juga berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM di DKI Jakarta melalui penyaluran kredit.

Bank DKI berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut setelah melalui proses penjurian dari para juri yang berasal dari anggota Jakarta Chief Marketing Officer (CMO) Club, Indonesia Marketing Association dan International Council for Small Business di Indonesia.

Baca Juga: Gandeng Bank DKI, SMF salurkan pembiayaan KPR Syariah Rp 500 miliar

Proses penjurian dilakukan secara daring (online) karena mempertimbangkan situasi pandemi COvi-19. Selain penjurian, tahapan sosialiasi proses pelaksanaan awarding serta pengisian formulir juga dilakukan secara daring.

Sebelumnya, Bank DKI juga meraih penghargaan sebagai BUMD terbaik Top of The Top dan Top BUMD 2020 Bintang Lima di Top BUMD Awards 2020 dari Top Business dan Institut Otonomi Daerah.

Pada kesempatan tersebut Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa juga mendapatkan penghargaan sebagai Top CEO BUMD 2020.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Begini strategi bank mengatur likuiditas saat pandemi corona

Begini strategi bank mengatur likuiditas saat pandemi corona


ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI). KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan kredit yang minim selama pandemi berbanding terbalik dengan dana pihak ketiga (DPK). Alhasil, kini perbankan punya ekses likuiditas. Melansir catatan Bank Indonesia, sampai Juli 2020, kredit baru tumbuh 1,0% (yoy), sedangkan DPK telah tumbuh sampai 7% (yoy). 

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya sampai Juli 2020 rasio loan to deposit ratio (LDR) makin melonggar sampai 84,7%. Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo bilang, penyebabnya karena DP perseroan tumbuh lebih tinggi dibandingkan kredit. 

“Sampai Juni 2020, pertumbuhan DPK kami sebesar 12,9%, sementara kredit tumbuh 3,8%. Kondisi ini tak terlepas dari lemahnya permintaan kredit saat pandemi,” katanya kepada Kontan.co.id, Jumat (18/9).

Baca Juga: Tenang, bankir pastikan tren penurunan bunga kredit berlanjut

Agar ekses likuiditas tak malah membebani perseroan, Haru bilang kini bank terbesar di tanah air ini tak agresif memburu dana pihak ketiga. 

Maklum di tengah permintaan kredit yang mampet, ekses likuiditas justru bisa jadi bumerang buat perbankan, karena bank mesti harus membayar bunga simpanan ke nasabah. Sementara pendapatan bunga dari penyaluran kredit justru terhambat.

Apalagi, buat BRI yang sampai akhir Agustus lalu telah merestrukturisasi kredit Rp 189,1 triliun sampai akhir Agustus 2020 lalu. Ini makin mengurangi pendapatan bunga perseroan. 

Saat ekspansi kredit terbatas, selain tak agresif memburu dana Haru bilang perseroan juga makin aktif menempatkan dana di instrumen surat berharga. Ini menjadi strategi untuk menyeimbangkan neraca keuangan.

Baca Juga: Pengguna Octo Clicks bisa atur keuangan lewat fitur Personal Financial Management

“Penempatan di SBN misalnya menjadi salah satu alternatif alokasi aset dalam rangka yield enhancement dari likuid aset jangka pendek seperti penempatan dana di BI, dan antarbank. Sampai Juli penempatan SBN kami senilai Rp 146 triliun dengan PLM di kisaran 13,7%,” jelasnya. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Ingin tambahan modal usaha? Ini syarat, bunga dan maksimal pinjaman KUR BNI

Ingin tambahan modal usaha? Ini syarat, bunga dan maksimal pinjaman KUR BNI


ILUSTRASI. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo disaksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI kepada petani di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali, Sabtu (22/8/2020)

Reporter: Virdita Rizki Ratriani | Editor: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID – KUR BNI atau Kredit Usaha Rakyat BNI adalah fasilitas kredit dari Bank Negara Indonesia untuk digunakan sebagai tambahan modal usaha produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja. 

Selain itu, nasabah BNI juga dapat menggunakan fasilitas kredit ini sebagai Kredit Investasi.

Maksimal pinjaman KUR BNI diberikan hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja dan selama 5 tahun untuk Kredit Investasi.

Sementara itu, suku bunga KUR BNI yang ditetapkan hanya mencapai 6% per tahun. 

Baca Juga: Kurs dollar-rupiah di BNI hari ini Jumat 18 September, cek sebelum tukar valas

Syarat KUR BNI 

Berikut persyaratan umum dirangkum dari laman resmi BNI:

  • Warga Indonesia (WNI)
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan

Baca Juga: Bunga BI tetap, bunga deposito bank tertinggi 5,88%, lihat daftar lengkapnya di sini

Persyaratan khusus:

Melengkapi dokumen bagi perorangan di antaranya adalah:

  1. Fotokopi KTP (E-KTP) dan Kartu Keluarga
  2. Fotokopi surat nikah (bagi yang sudah menikah)
  3. Surat izin usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan / kecamatan.
  4. Fotokopi dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp 50 juta, di antaranya adalah bukti kepemilikan tanah, IMB dan PBB, BPKB.
  5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kredit diatas Rp 50 juta. 

Baca Juga: Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Kamis 17 September, cek sebelum tukar valas

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Mencari bunga deposito tinggi? J Trust Bank pilihannya

Mencari bunga deposito tinggi? J Trust Bank pilihannya


ILUSTRASI. J Trust Bank merilis beberapa program layanan deposito dengan bunga deposito tinggi.

Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Saat tren rata-rata suku bunga deposito melandai, PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC) atau yang lebih dikenal dengan J Trust Bank berani memberikan imbal hasil bunga deposito yang kompetitif. Bahkan, di pertengahan September ini, rata-rata bunga deposito J Trust Bank berada di level atas.

Tengok saja, berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) bank Indonesia (BI) yang dikutip Kontan, tanggal (14/9/2020) rata-rata bunga deposito J Trust Bank dengan tenor 1 bulan berada di 5,13%. Sementara, bunga deposito rata-rata J Trust Bank untuk tenor 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan berada di 5,38%.

Bila dirunut ke belakang, tren suku bunga deposito yang diberikan J Trust Bank stabil tinggi dan cenderung naik. Sebagai contoh, di awal Februari 2020, rata-rata bunga deposito J Trust Bank dengan tenor 1 bulan berada di 5%. sedangkan bunga deposito rata-rata J Trust Bank untuk tenor 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan dikisaran 5,25%.

Baca Juga: Tren rata-rata bunga deposito melandai, J Trust Bank berani beri imbal hasil tinggi

Melihat tingginya bunga deposito yang diberikan, tidak heran bila banyak nasabah yang ingin menginvestasikan dananya ke J Trust Bank. Apalagi di tengah pandemi virus corona (Covid-19) seperti saat ini, keamanan investasi menjadi salah satu faktor yang menjadi perhatian selain bunga deposito yang tinggi.

Di masa sulit seperti saat ini, J Trust Bank juga menawarkan beberapa alternatif program deposito yang menarik bagi nasabah dengan imbal hasil bunga deposito yang lebih tinggi plus tambahan pendapatan. Oleh karena itu, program deposito ini cocok untuk nasabah yang saat ini sedang menjalani work from home (WFH). Program deposito tersebut adalah:

Pertama, Program Special Rate Deposito Rupiah J Trust. Melalui program ini, nasabah berpeluang untuk memperolah keuntungan Suku bunga (special rate) 8% per annum (p.a) fix. Program ini berlaku mulai 2 Januari 2020 sampai 31 Desember 2020. Jangka waktu yang tersedia adalah 6 bulan dan 12 bulan serta tidak dapat diperpanjang.

Untuk menikmati suku bunga deposito spesial ini jumlah minimum penempatan dananya ialah Rp 500.000 per bilyet deposito. Maksimum per satu Customer Information File (CIF) total pada program ini adalah Rp 20 juta. Program ini Berlaku khusus untuk nasabah baru (new CIF) dan berlaku dana baru (fresh fund).

Kedua, Program Deposito J Trust “Let’s 1,2,3”. J Trust Bank menawarkan tiga keuntungan bunga deposito dengan penempatan deposito tiga kali dalam satu periode. Dalam program deposito J Trust yang digelar pada 1-30 September 2020 ini, nasabah harus menempatkan dana deposito tiga kali berturut-turut dengan total penempatan Rp 70 juta dalam satu kali periode. Nasabah akan mendapatkan bunga deposito yang berbeda untuk setiap penempatan.

Pada deposito pertama, nasabah menempatkan dana dengan nominal Rp 20 juta dengan bunga deposito 8% p.a, deposito kedua Rp 20 juta (8,25% p.a) dan deposito ketiga Rp30 juta (8,5% p.a) dengan jangka waktu tersedia 2,3,6 dan 12 bulan.

Bagi nasabah yang telah mengikuti program deposito special rate dengan bunga deposito 8% sebelumnya dan telah mencapai nominal Rp20 juta, nasabah tetap dapat mengikuti program ini. Caranya, nasabah bisa melanjutkan program dengan menempatkan dana pada deposito kedua dan deposito ketiga.

Penempatan deposito tersebut tidak harus pada hari yang sama melainkan harus dalam satu periode program. Dengan demikian, jika terdapat satu atau dua deposito yang penempatannya melebihi dari tanggal periode program, deposito tersebut tidak dapat diperhitungkan dalam program ini.

Ketiga, Program referral “Win-Win-Win”. Lewat program ini J Trust Bank memberikan peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan tambahan. Ketiga keuntungan dari mengikuti program referral “Win-Win-Win” tersebut adalah: Pertama, bunga deposito tinggi yang menarik bagi nasabah.

Kedua, referentor (pengenal) yang mereferensikan calon nasabah untuk membuka rekening produk deposito J-Trust akan mendapatkan reward. Ketiga, nasabah yang membuka rekening deposito berdasarkan referensi referentor juga akan memperoleh cashback sebagai hadiah.

Baca Juga: Lebih Stabil dan Aman, Bunga Deposito J Trust Tembus 8%

Adapun syarat mengikuti program referral “Win-Win-Win” adalah nasabah atau orang yang belum menjadi nasabah J Trust Bank. Jumlah deposito yang disetor minimal Rp 10 juta (berlaku kelipatan) dan maksimal Rp 1 triliun dimana dana tersebut merupakan fresh fund.

Jangka waktu deposito yang tersedia yaitu 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan. Suku bunga deposito sebesar 7% per tahun plus cashback 0,5% per tahun. Besaran cashback disesuaikan dengan besaran dana deposito dan waktu penempatan. Cashback dikenakan pajak 20%. Dana cashback juga dapat dikreditkan ke rekening atau dibayar tunai.

Untuk informasi lebih lanjut terkait deposito J Trust Bank, kunjungi www.jtrustbank.co.id.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Serapan belanja modal TI perbankan masih belum maksimal, ini alasannya

Serapan belanja modal TI perbankan masih belum maksimal, ini alasannya


ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank Mandiri. Serapan belanja modal TI perbankan belum maksimal. REUTERS/Beawiharta/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS 24 APR FOR ALL IMAGES

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kendati dalam situasi pandemi Covid-19, perbankan tetap berupaya untuk mendorong ekspansi, termasuk menggelontorkan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) untuk bidang teknologi informasi (TI). Hanya saja, lantaran banyak aktivitas yang terhambat akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tentu tidak seluruh alokasi capex TI bisa terserap habis tahun ini. 

Direktur Teknologi Informasi PT Bank Mandiri Tbk Rico Usthavia Frans mengatakan sejauh ini pihaknya telah menyerap sebanyak Rp 1,7 triliun anggaran TI tahun ini. Asal tahu saja, pada awal tahun 2020 Bank Mandiri menyebut berencana menganggarkan belanja modal sebanyak Rp 3,12 triliun hingga Rp 3,24 triliun khusus di tahun ini saja.

Sayangnya, akibat pandemi ada beberapa proyek yang terpaksa ditunda atau tidak dapat dilaksanakan oleh Bank Mandiri. Walhasil, alokasi tersebut tidak akan sepenuhnya habis terserap. “Mungkin agak kurang sedikit akibat Covid-19. Beberapa proyek tidak bisa (dieksekusi) secepat kondisi normal,” terangnya kepada Kontan.co.id, Rabu (16/9). 

Baca Juga: Perkuat pemodalan, Pegadaian terbitkan obligasi Rp 3,25 triliun

Beberapa proyek yang terhambat tersebut menurutnya seperti kerjasama antar perusahaan atau vendor dari luar negeri. Lantaran adanya larangan bepergian, tentu pihaknya menjadi kesulitan untuk membahas proyek-proyek TI tersebut. 

Sebelumnya, salah satu bentuk proyek digital terbaru bank berlogo pita emas ini antara lain dengan meluncurkan Mandiri Application Programming Interface (API). Yakni, platform transaksi dan pembayaran terintegrasi yang membidik pasar pelaku bisnis digital. 

Layanan business to business (B2B) ini diklaim digemari fintech, e-commerce hingga korporasi. Sudah banyak pelaku usaha menjadi mitra Bank Mandiri antara lain DANA, Link­Aja, Bukalapak, Tokopedia dan IDS. Dan, sejak dibuka ke publik awal bulan September 2020, tercatat hampir 100 calon mitra yang mendaftar di portal API Bank Mandiri.

Nah, khusus pengembangan di bidang API ini, Bank Mandiri pun sudah menggelontorkan dana hampir US$ 1 juta atau sekitar Rp 14,8 miliar. Belum diketahui, ekspansi digital apa lagi yang bakal dilakukan perseroan di tahun ini. 

Baca Juga: Bank menanti dana pemulihan ekonomi nasional (PEN)

Lalu ada juga PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang tahun ini mengalokasikan belanja TI sebesar Rp 400 miliar lebih. Menurut Direktur TI dan operasional BTN Andi Nirwanto angka alokasi tersebut sebenarnya lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang di kisaran Rp 300 miliar. Namun, sampai dengan awal kuartal III 2020 menurut Andi serapannya masih di kisaran 50%. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Bank gencar ajukan perkara kepailitan, ada apa?

Bank gencar ajukan perkara kepailitan, ada apa?


ILUSTRASI. ilustrasi palu hakim untuk persidangan atau vonis. Foto Dok Shutterstock

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Stimulus restrukturisasi kredit yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tak serta merta dapat membantu pelaku usaha, terutama buat mereka yang sudah menghadapi masalah sebelum pandemi. Menghadapi hal ini, perbankan mau tak mau mesti menempuh jalur hukum guna menyelesaikan perkara utang-piutang.

Merujuk lima pengadilan niaga di Indonesia, Kontan.co.id mencatat hingga pertengahan September 2020, setidaknya ada 451 permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), dan pailit. 36 perkara diantaranya dimohonkan oleh perbankan. 

Direktur PT Bank CTBC Liliana Tanadi bilang ada sejumlah pertimbangan saat bank mengajukan permohonan perkara kepailitan terhadap debiturnya. “Pertama debitur tidak kooperatif, kedua rencana restrukturisasi yang diajukan debitur tidak masuk akal dan tidak dapat diterima oleh bank, dan terakhir tidak ada kesepakatan restrukturisasi yang terjadi,” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (15/9).

Baca Juga: Dukung program PEN, Jamkrindo jadi penjamin kredit modal kerja BPD Kalsel

Liliana menambahkan, penyelesaian kredit via pengadilan sejatinya merupakan langkah terakhir buat bank. Selain karena memerlukan biaya ekstra, sejatinya masih ada sejumlah upaya penyelesaian yang bisa ditempuh tanpa melalui pengadilan. 

Misalnya jika tak terjadi kesepakatan restrukturisasi, bank dapat melakukan eksekusi terhadap agunan yang dijaminkan debitur, untuk kemudian dilakukan lelang. Namun, Liliana bilang eksekusi jaminan cuma bisa dilakukan jika ada kesepakatan atau secara sukarela disetujui debitur. 

“Secara prinsip, bank sebenarnya lebih suka menempuh jalur restrukturisasi mandiri dibanding melalui pengadilan. Sementara sepanjang 2020 kami setidaknya sudah mengajukan lima perkara,” sambungnya. 

Paling anyar, Senin (14/9) di Pengadilan Niaga Surabaya, perseroan mengajukan PKPU terhadap PT Beton Indotama Surya, perusahaan konstruksi berbasis di Surabaya.

Direktur Kredit PT Bank Danamon Tbk (BDMN) Dadi Budiana pun sepakat, pengajuan perkara kepailitan terhadap debitur pun tak serta merta dilakukan karena melihat prospek bisnis debitur yang suram. 

Baca Juga: Walau meningkat, bankir yakin NPL masih bisa dijaga

“Tujuan utamanya agar tercapai proses restrukturisasi yang baik dan transparan. Selama masih memungkinkan penyelesaian pasti akan dilakukan di luar pengadilan. Namun jika debitur tak kooperatif, memang terpaksa ambil jalur hukum,” kata Dadi. 

Awal September lalu, Bank Danamon juga baru mengajukan permohonan PKPU kepada perusahaan batubara di Kalimantan yaitu PT Borneo Alam Semesta. Sejumlah petinggi Borneo Alam juga diajukan sebagai termohon PKPU oleh perseroan lantaran memberikan jaminan pribadi (personal guarantee). 

Sebagai informasi, partisipasi perbankan dalam proses restrukturisasi via perkara PKPU atau kepailitan bisa pula dilakukan tanpa mengajukan perkara.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

5 Bank ini menawarkan bunga deposito paling tinggi

5 Bank ini menawarkan bunga deposito paling tinggi


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Produk deposito perbankan masih jadi primadona bagi nasabah bank untuk menyimpan dan mengembangbiakkan dananya.

Anda yang ingin menyimpan kelebihan dana di deposito, ada baiknya cek dulu update penawaran bunga deposito perbankan yang dihimpun Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per Senin, 14 September 2020.

Berdasarkan data PIPU Bank Indonesia, bunga deposito tertinggi di perbankan sebesar 5,88%.

Baca Juga: Bunga deposito tertinggi BCA 3,5%, Bank Mandiri 3,88%, BRI 4,35%, BNI 4,75%

Untuk bunga deposito tenor 1 bulan, Bank Mayora paling tinggi penawarannya yakni 5,5%. Diikuti Bank Bukopin dengan bunga 5,25%.

Bank Mayora paling tinggi memasang bunga deposito tenor 3 bulan, sebesar 5,88%.

Pada deposito tenor 6 bulan, Bank Bukopin dan Bank Mayora menawarkan bunga paling besar sebesar 5,63%.

Untuk memantau perkembangan bunga deposito bank, silakan kunjungi kanal: PUSAT DATA KONTAN

Kemudian deposito 12 bulan, penawaran tertinggi datang dari Bank UOB Indonesia dengan bunga 5,65%.

Baca Juga: Raih kesempatan memperoleh tiga keuntungan bunga deposito di J Trust Bank

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Gandeng BSM, Mandiri Utama Finance perluas pembiayaan otomotif syariah

Gandeng BSM, Mandiri Utama Finance perluas pembiayaan otomotif syariah


ILUSTRASI. Suasana pameran otomotif MUF. KONTAN/Carolus Agus Waluyo

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Mandiri Utama Finance (MUF) dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) bersinergi memperluas layanan pembiayaan kepemilikan kendaraan atau otomotif dengan skema syariah.

Sinergi tersebut diperkuat dengan penandatanganan perjanjian kerjasama penyaluran pembiayaan secara joint financing, optimalisasi customer base, serta perluasan jaringan pemasaran MUF. Jenis kendaraan yang dapat dibiayai berupa jenis kendaraan mobil baru, mobil bekas, dan motor baru. 

Penandatanganan dilakukan secara virtual oleh Direktur Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho dan Direktur MUF Rita Mustika di Jakarta, Senin (14/9). 

Direktur Finance, Strategy & Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho mengatakan, kolaborasi antar anak perusahaan Bank Mandiri untuk memperluas penetrasi pasar pembiayaan syariah.  “Kerjasama ini juga diyakini akan menunjang pertumbuhan bisnis bagi kedua pihak dengan memanfaatkan core competence masing-masing perusahaan,” kata Ade dalam keterangan pers, Senin (14/9). 

Sampai dengan Juni 2020 Mandiri Syariah memiliki kekuatan DPK yang sangat baik khususnya tabungan yang mencapai Rp42,52 triliun atau tumbuh 17,04% secara year on year (yoy). Dengan begitu, Bank Mandiri Syariah memiliki kekuatan likuiditas yang bisa disinergikan dengan MUF.  

Pada tahap awal Mandiri Syariah menyalurkan pembiayaan kepada MUF senilai Rp 500 miliar. Tujuannya untuk mendukung dalam penyediaan infrastruktur IT, jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia dan likuiditas yang kuat untuk memastikan ekspansi pembiayaan lebih luas. 

Baca Juga: Pegadaian terbitkan surat utang Rp 3,25 triliun untuk tambah modal kerja

Hingga Juni 2020, pembiayaan retail Mandiri Syariah dapat tumbuh dengan baik dengan kualitas NPF tetap terjaga di level 1,1% karena fokus tumbuh pada target segmen.

Adapun portofolio pembiayaan kendaraan (Kendaraan Berkah) posisi Juni 2020 sebesar 2,7 triliun sejak dilaunching secara nasional pada awal tahun 2018, pembiayaan kendaraan berkah menguasai 32% market share syariah dengan NPF di bawah 1%. 

Dengan sinergi strategis dengan MUF Syariah, diharapkan akan lebih meningkatkan market share pembiayan kendaraan syariah lebih dari 40%.

Direktur MUF Rita Mustika menambahkan, dengan jaringan luas yang telah dimiliki oleh MUF serta berkolaborasi dengan Mandiri Syariah maka memudahkan pelanggan untuk memiliki kendaraan dengan prinsip Syariah.

MUF telah memiliki 109 kantor jaringan di seluruh Indonesia, termasuk kantor cabang Aceh yang telah memiliki izin Kantor Cabang Unit Syariah (KCUS) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengikuti Qanun Aceh No. 11 tahun 2018 yang menerapkan prinsip syariah untuk seluruh transaksi keuangan. Perusahaan juga telah memiliki 22 jaringan kantor cabang unit Syariah di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Makin selektif, bank syariah hanya patok pertumbuhan pembiayaan satu digit tahun ini

Nilai kompetensi yang dimiliki MUF maka akan memperkuat sinergi dengan BSM.  MUF memiliki varian produk yang lengkap serta didukung oleh 6.978 jaringan dealer dan showroom rekanan yang tersebar di seluruh Indonesia. MUF saat ini juga telah mengelola aset sebesar 11.5 triliun sampai akhir Agustus 2020.

Melalui kolaborasi Mandiri Syariah dan MUF ini, efisiensi bagi masing-masing perusahaan dapat berjalan lebih optimal baik dari aspek biaya, sumber daya, maupun proses pembiayaan. Selain itu, kualitas pembiayaan pun dapat lebih terjaga karena didukung oleh eligible customer dari masing-masing perusahaan. 

Sementara bagi nasabah, manfaat yang langsung bisa dirasakan adalah semakin banyaknya pilihan produk yang kompetitif di pasar syariah. Tidak hanya itu, nasabah juga akan semakin mudah dalam melakukan pembayaran angsuran karena dapat dilakukan pada kanal pembayaran di kedua perusahaan. 

“Tujuan yang tak kalah penting dari sinergi ini adalah untuk meningkatkan peranan bank syariah dalam peningkatan literasi keuangan syariah sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia sehingga berdampak pada perekonomian nasional,” tutup Ade.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link