fbpx
Menemukan Ide Konten Media Sosial

Menemukan Ide Konten Media Sosial

Apakah Anda merasakan tekanan ketika tidak menemukan ide konten untuk Anda upload di media sosial bisnis Anda?

Maka, Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan sistem yang dapat Anda ulangi terus menerus.

Berikut 4 langkah untuk menemukan banyak ide konten.

 

1. Spesifikasikan Persona Audiens Anda

Pada dasarnya, langkah ini adalah untuk menelusuri siapa target market ideal Anda. Anda bisa membuat beberapa kolom.

  • Kolom Pertama, berisikan demografi umum audiens Anda. Seperti Jenis Kelamin, Umur dan Minat audiens Anda.
  • Kolom Kedua, Anda bisa membayangkan siapa target Anda secara spesifik. Misalnya, target Anda adalah seorang wanita, berumur 30 tahun, tinggal di Surabaya, Ibu rumah tangga, dan lain sebagainya.
  • Kolom Ketiga, adalah tempat untuk mencantumkan permasalahan yang sering dihadapi oleh audiens Anda.
  • Kolom Keempat, berisi keinginan dan kebutuhan audiens Anda berdasarkan permasalahan tadi.

 

2. Buat Lifestyle Map Audiens Anda

Anda bisa menuliskan gaya hidup dari audiens Anda secara umum. Jangan terlalu spesifik!

Karena yang Anda cari adalah gaya hidup inti yang cukup luas untuk menarik basis targett market Anda.

 

3. Riset Keyword

Langkah selanjutnya adalah riset keyword berdasarkan persona dan gaya hidup audiens Anda. Anda bisa menggunakan Keyword Planner untuk menemukan keyword yang tepat.

 

4. Membuat Headline Berdasarkan Keyword

Setealah Anda menemukan Keyword yang tepat, maka sekarang bagaimana Anda mengubah keyword tersebut menjadi sebuah Headline.

 

Nah, bagaimana cara mengetahui apakah ide konten Anda tadi berkualitas atau tidak?

Anda bisa mengeceknya dengan sistem SEED yaitu Specificity (Spesifik), Empathy (Empati), Emotion (Emosi) dan Deliver (Penyampaian).

 

– Specificity (Spesifik)

Apakah headline yang Anda buat sudah spesifik? Dengan headline “Cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan strenght training” tidak menjabarkan secara spesifik sehingga tidak click-able.

Kata “terbaik” ini bersifat kabur dan kebanyakan orang akan ragu apakah konten ini relevan atau tidak.

Nah, agar lebih spesifik dan kuat, Anda bisa menambahkan Angka. Misalnya merubahnya menjadi “5 cara menurunkan berat badan yang terbukti secara ilmiah.”

Angka ini akan memberikan efek psikologis, ditambah lagi dengan embel-embel “ilmiah” yang membuat konten ini terlihat poweful.

 

– Empathy (Empati)

Semakin Anda menyentuh emosi audience, maka headline Anda semakin baik. Jika Anda sudah melakukan riset dan mengelompokkannya menjadi 4 kategori tadi, dan juga melakukan pemetaan gaya hidup, harusnya hasil pencarian Anda sudah bersifat “empathy”.

 

– Emotion (Emosi)

Jika headline Anda tidak membuat orang merasa harus meng-klik konten Anda, maka kemungkinan konten ini tidak bisa dipakai.

Sebuah konten yang bagus harus memiliki efek pada audience. Jadi, baik itu empathy dan emotion harus selalu berdampingan.

 

– Deliver (Penyampaian)

Pastikan headline Anda didukung dengan konten yang berkualitas.

 

Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak seputar Sosial Media Marketing lebih dalam. Konsultasikan bersama kami dengan mengklik link berikut.

 

Baca Juga : Ide Post Media Sosial yang Bisa Anda Terapkan!

#belajarsocialmediamarketing #rahasiasocialmediamarketing #bisnissocialmediamarketing