fbpx

UU Cipta Kerja, Menteri Airlangga: Pemerintah Undang Aspirasi Lewat Portal


TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menampung aspirasi dari masyarakat dan pemangku kepentingan dalam membuat aturan turunan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, pemerintah membuka ruang yang seluas-luasnya untuk berbagai masukan dan aspirasi dari masyarakat dan seluruh stakeholders, supaya dapat menampung seluruh aspirasi masyarakat dan agar sejalan dengan tujuan pembentukan UU Cipta Kerja,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Ahad, 8 November 2020.

Untuk menampung berbagai masukan dan aspirasi tersebut, dan juga untuk memberikan ruang dalam melakukan pembahasan bersama seluruh masyarakat, Airlangga menvatakan kementeriannya telah menyediakan wadah melalui portal resmi UU Cipta Kerja, yang dapat diakses oleh masyarakat secara online di alamat https://uu-ciptakerja.go.id.

Portal ini, tutur dia, sudah dapat diakses oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang akan memberikan masukan ataupun usulan untuk penyempurnaan draf aturan turunan sebagai pelaksanaan UU Cipta Kerja. Saat ini sudah ada sembilan draf rancangan peraturan pemerintah yang bisa diunduh secara lengkap oleh masyarakat melalui portal resmi Undang-undang Cipta Kerja.

“Melalui penyediaan portal resmi UU Cipta Kerja ini, pemerintah secara resmi mengundang seluruh lapisan masyarakat, publik, dan stakeholders untuk menyampaikan aspirasinya terkait dengan pelaksanaan UU Cipta Kerja, agar dalam penyusunan RPP dan RPerpres transparan dan melibatkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat,” kata Airlangga.

Undang-Undang Cipta Kerja telah resmi disahkan dan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo serta diundangkan pada tanggal 2 November 2020 lalu, menjadi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Sesuai dengan pengaturan pada ketentuan penutup di pasal 185, maka peraturan pelaksanaan dari undang-undang ini wajib ditetapkan paling lama tiga bulan.

Sesuai dengan komitmen sejak awal, kata Airlangga, pemerintah akan menyelesaikan semua peraturan pelaksanaan dan memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada seluruh komponen masyarakat untuk dapat memberikan masukan dan menyampaikan usulan dalam penyiapan dan perumusan seluruh peraturan pelaksanaan beleid sapu jagad tersebut.

Airlangga mengatakan saat ini pemerintah tengah merampungkan seluruh rancangan peraturan pelaksanaan berupa draf rancangan peraturan pemerintah dan draf rancangan peraturan presiden. Sesuai hasil inventarisasi bersama seluruh kementerian atau lembaga terdapat 44 peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja, yang terdiri dari 40 rancangan peraturan pemerintah dan peraturan presiden

Kementerian atau lembaga terkait, ujar Airlangga, secara terkoordinasi juga akan melakukan sosialisasi, publikasi dan konsultasi publik terhadap substansi dan materi dari draf 40 rancangan peraturan pemerintah dan empat rancangan peraturan presiden, baik yang akan dilakukan di Jakarta maupun di daerah.

“Sehingga penyusunan peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja ini dapat menampung masukan semua pihak terkait secara lebih komprehensif,” kata Airlangga.





Source link

Airlangga Sebut IHSG Drop karena Anies Berlakukan PSBB Total

Airlangga Sebut IHSG Drop karena Anies Berlakukan PSBB Total


Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto angkat bicara merespons kejatuhan pasar saham domestik pada hari ini. Kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), lebih dari 5%, disebabkan oleh kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, yang akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin (14/9/2020). 

“Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks (IHSG) masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5000,” ungkap Airlangga dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9/2020).

IHSG pada perdagangan sesi pertama Kamis (10/9/20) terpaksa terkapar di zona merah setelah ambles 4,88% ke level 4.898,11 setelah sebelumnya perdagangan sempat dihentikan oleh bursa karena anjlok lebih dari 5%. 







Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 421 miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp 6,5 triliun.

Airlangga mengingatkan, dalam mengambil kebijakan hendaknya jangan sampai mengganggu kepercayaan masyarakat. “Kita harus melihat gas dan rem ini. Kalau digas atau rem mendadak itu tentu harus kita jaga confident public. Karena ekonomi tidak hanya fundamental, tapi juga sentimen, terutama untuk sektor capital market,” jelasnya.

Anjloknya kinerja indeks ini berbarengan mulai diperketatnya lagi penerapan PSBB di Provinsi DKI Jakarta. PSBB Jakarta diperketat karena makin tingginya angka infeksi virus corona.

Pada pukul 10.36 WIB, Bursa Efek Indonesia bahkan sempat menghentikan perdagangan saham karena IHSG drop 5% lebih. Perdagangan saham kembali dibuka pada 11.06 WIB.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)




Source link