fbpx

Laba Bersih Emiten Pengelola Gerai Alfamart Turun 1,85 Persen


TEMPO.CO, Jakarta – Emiten pengelola gerai Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) membukukan pendapatan Rp56,37 triliun per September 2020. 

Berdasarkan laporan keuangan Sumber Alfaria Trijaya, manajemen menyebutkan total pendapatan neto per September 2020 mencapai Rp56,37 triliun. Nilai itu meningkat 4,17 persen year on year (yoy) dari Rp54,11 triliun per September 2019.

“Sumber pendapatan neto berdasarkan jenis persediaan ialah makanan Rp37,46 triliun, bukan makanan Rp18,88 triliun, dan jasa Rp18,88 miliar,” seperti yang dilansir Bisnis.com, Sabtu 14 November 2020.

Laba bruto AMRT mencapai Rp11,48 triliun per kuartal III/2020, naik 6,45 persen yoy dari sebelumnya Rp10,78 triliun. Namun, laba bersih Sumber Alfaria koreksi tipis 1,85 persen yoy menuju Rp638,4 miliar dari sebelumnya Rp650,23 miliar.

Sumber Alfaria menggunakan kas untuk investasi sebanyak Rp2,99 triliun, naik dari Rp1,91 triliun per September 2019. Kas dan setara kas pun berkurang menuju Rp2,97 triliun dibandingkan Rp3,41 triliun per September 2019.

Total liabilitas per September 2020 sejumlah Rp18,35 triliun, naik dari Rp17,11 triliun pada akhir 2019. Liabilitas jangka panjang Rp3,58 triliun dan liabilitas jangka pendek Rp14,76 triliun.

Ekuitas AMRT mencapai Rp6,99 triliun, naik dari Rp6,88 triliun per akhir 2019. Total asetnya pun naik menjadi Rp25,35 triliun dari sebelumnya Rp23,99 triliun.

Baca: Ekspansi Bisnis. Alfamart Buka Gerai ke-1.000 di Filipina

 





Source link

Ekspansi Bisnis. Alfamart Buka Gerai ke-1.000 di Filipina


TEMPO.CO, Jakarta – Perusahaan retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart) memperluas ekspansi bisnisnya dengan meresmikan gerai ke-1.000 di Filipina. Alfamart diketahui telah berada di Filipina sejak tahun 2014.

Hingga kini tercatat sudah ada 4 distribution center yang dibangun Alfamart dan tersebar di wilayah Imus, Marilao, Mexico dan Silang. Per November 2020, sudah hampir 8.000 orang karyawan yang dipekerjakan baik di toko maupun kantor.

International Business and Technology Director Alfamart, Bambang Setyawan Djojo mengungkapkan kepercayaan konsumen di Filipina terhadap Alfamart terus mendorong perusahaan berani berekspansi.

“Meski dalam kondisi pandemi, Alfamart Filipina bekerjasama dan cekatan untuk mengantisipasi perubahan dan tetap melayani konsumen,” kata Bambang.

Bagi Alfamart, gerai ke-1.000 ini tidak sekadar pencapaian jumlah. Jauh dari sekedar angka, menurut Alfamar, penambahan gerai ini juga menunjukkan Alfamart bisa melayani lebih banyak konsumen dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Seperti di Indonesia, Alfamart Filipina juga berkomitmen mengajak pelaku-pelaku UKM di wilayahnya untuk mengembangkan bisnisnya. Banyak produk lokal yang dijual di Alfamart Filipina dan diharapkan terus bertambah seiring ekspansi Alfamart di negara tersebut.

BISNIS

Baca: Alfamart Bakal Buka 1.000 Gerai Baru Tahun Ini





Source link