fbpx
Penyaluran KUR mulai kencang di tiga bulan terakhir

Penyaluran KUR mulai kencang di tiga bulan terakhir


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejumlah bank sudah mulai kembali normal sejak tiga bulan terakhir setelah pelonggaran aktivitas ekonomi. Bahkan, ada yang mendapat tambahan kuota KUR tahun ini. Dengan melihat perkembangan belakangan, bank optimis bisa menyalurkan kuota yang sudah diperoleh.

Bank BNI tercatat telah menyalurkan KUR sebesar Rp 12,5 triliun hingga Agustus 2020. Itu sekitar 56,8% dari kuota yang diterima perseroan dari pemerintah tahun ini yakni Rp 22 triliun. Sebanyak 48% disalurkan ke sektor perdagangan dan 52% di sektor produksi yang sebagian besar merupakan pertanian. 

GM Divisi Bisnis Usaha Kecil-2 BNI Bambang Setyatmojo mengatakan, penyaluran KUR BNI sepanjang April -Juni atau masa shock Covid-19 sangat menurun akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, sejak Juli sudah kembali normal dimana peningkatannya empat sampai lima kali lipat dari masa shock tersebut.

Baca Juga: Bank mitra anyar dapat Rp 1 triliun dari dana PEN

“Dengan tren kenaikan dan dukungan dari pemerintah dalam menggerakkan ekonomi khususnya UMKM, BNI Optimis dapat menyalurkan seluruh kuota tahun ini,” katanya pada KONTAN, Kamis (24/9).

Guna mempercepat penyaluran KUR, BNI melakukan strategi  klastering, menggarap value chain debitur korporasi, bekerjasama dengan mitra offtaker dan mempermudah akses pembiayaan digital. Lalu, melakukan efisiensi dan akurasi proses melalui aplikasi digital BNI Move, aktif dalam program Digiku dan kerjasama dengan platform digital.

Sementara BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 76,68 triliun hingga akhir Agustus. Realisasinya  mencapai 54,6% dari kuota KUR yang diperoleh perseroan tahun ini sebesar Rp 140,2 triliun. 

Baca Juga: Hasil penjualan SR013 di Bank BRI capai Rp 3,5 triliun

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, realisasi KUR sejak Juni meningkat cukup besar yakni mencapai Rp 29,2 triliun. BRI memperoleh tambahan kuota KUR sebesar Rp 20 triliun tahun ini yang terdorong dari KUR mikro Rp 10 triliun dan KUR super mikro Rp 10 triliun. Awalnya perseroan hanya mendapat kuota Rp 120,2 triliun.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Mitra Gojek bisa dapat fasilitas KUR hingga Rp 10 juta berbunga 0% dari bank Himbara

Mitra Gojek bisa dapat fasilitas KUR hingga Rp 10 juta berbunga 0% dari bank Himbara


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kabar baik bagi para mitra Gojek. Gojek kini bisa memfasilitasi akses kredit usaha rakyat (KUR) kepada para mitra usaha. Para mitra GoJek bisa mengases KUR super mikro dengan suku bunga 0% dengan plafon pinjaman hingga Rp 10 juta.

Inisiatif subsidi dari Kementerian Koordinator Bidang  Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian) itu nantinya tetap disalurkan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Gojek mendukung proses seleksi awal melalui pre-screening calon debitur dari mitra usaha Gojek menggunakan beberapa kriteria dasar. Proses pengajuan pinjaman KUR itu akan ditindaklanjuti dengan analisa serta persetujuan akhir dari pihak Bank Himbara.

Kemudian calon debitur yang lolos tahap ini akan diajukan ke bank untuk proses penilaian dan analisa kredit sesuai prosedur. Jika terpilih sebagai debitur, maka bank akan melanjutkan proses penyaluran pinjaman langsung ke debitur yang bersangkutan.

Baca Juga: Mitra driver gojek kini merasa lebih aman, apa penyebabnya?

“Kredit dengan suku bunga 0% ini merupakan sebuah dukungan luar biasa pemerintah untuk UMKM dengan memberikan tambahan subsidi untuk para Penerima KUR dan calon Penerima KUR Super Mikro ini dan berkontribusi untuk pemulihan ekonomi nasional. Gojek akan menjangkau mitra usaha kami melalui kanal informasi resmi mitra usaha Gojek dan mendukung agar semakin banyak mitra UMKM yang dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk menjaga perputaran usaha,” ujar Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo dalam keterangan tertulis pada Rabu (23/9).

Fasilitasi penyaluran KUR ini merupakan kolaborasi antara Gojek dan Pemerintah serta Bank Himbara yang kesekian kali. Sebelumnya, Gojek juga telah menjadi mitra pilihan bank Himbara dan pemerintah melalui program Digital Kredit untuk UMKM (DigiKU) serta telah memfasilitasi mitra driver dengan pinjaman dana bunga ringan yang juga merupakan kolaborasi bersama Bank BRI.

Gojek juga membantu perluasan akses pasar para pelaku UMKM dan pasar tradisional, sekaligus mensukseskan program pemerintah seperti Gerakan #BanggaBuatanIndonesia (BBI) dan Toko Mitra Tani.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

FinCen Files sebut dua bank BUMN terlibat transaksi mencurigakan, ini kata Himbara

FinCen Files sebut dua bank BUMN terlibat transaksi mencurigakan, ini kata Himbara


ILUSTRASI. Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sunarso yang juga Ketua Himbara jelaskan keterlibatan dua bank BUMN dalam transaksi mencurigakan yang disebut FinCen Files.

Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Financial Crimes Enforcement Network  (FinCen) melaporkan bocoran data seputar aliran dana mencurigakan yang keluar masuk melalui perbankan di Indonesia.

Mengutip laman International Consorsium of Investigative Journalism (ICIJ), Selasa (22/9/, FinCen File mencatat ada sebanyak 496 transaksi mencurigakan yang mengalir ke dan keluar dari Indonesia dan dilakukan 19 bank.

Total transaksi dana masuk dan keluar dari Indonesia mencapai US$ 504,65 juta atau sekitar Rp 7,41 triliun. Perinciannya: dari uang masuk ke Indonesia senilai US$ 218,49 juta, adapun dana yang ditransfer ke luar Indonesia US$ 286,16 juta.

Dari 19 bank itu, ada dua bank milik negara yang terlibat transaksi yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia  Tbk (BBNI).

Masih dari data yang sama, Bank Mandiri (BMRI) tercatat melakukan transaksi masuk dan keluar dana di Indonesia sebanyak 111 transaksi. Uang keluar dari Indonesia lewat Bank Mandiri sebesar US$ 250,39 juta, sementara yang masuk US$ 42,33 juta

Adapun BNI (BBNI) ada dua transaksi dengan perincian adalah uang keluar US$ 10,21 juta, dan yang masuk ke BNI sebesar US$ 428,052 juta.

KONTAN sudah menghubungi petinggi Bank Mandiri dan juga Bank BNI terkait transaksi mencurigakan tersebut. Hanya saja, sampai tulisan ini naik, pertanyaan KONTAN belum dijawab.

Baca Juga: Sejumlah bank di Indonesia disebut dalam laporan FinCEN, ini kata OJK

Tapi jawaban datang dari Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso. Sunars  mengatakan, pelaporan transaksi nasabah bank di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (UU APU PPT).

Aturan tersebut mengatur bahwa penyedia jasa keuangan wajib menyampaikan laporan transaksi keuangan yang memenuhi kriteria tertentu. “Termasuk transaksi keuangan mencurigakan (suspicious transaction) kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),” ujar Sunarso dalam keterangan resmi, Selasa (22/9).

Berdasarkan UU APU PPT tersebut, direksi, komisaris, pengurus atau pegawai pihak pelapor dilarang memberitahukan kepada pengguna jasa atau pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Dilarang memberitahukan dengan cara apa pun, mengenai laporan transaksi keuangan mencurigakan yang sedang disusun atau telah disampaikan kepada PPATK,” ujar dia.

Baca Juga: Himbara berkomitmen laporkan transaksi mencurigakan

Bank-bank milik negara (Himbara) juga berkomitmen untuk memenuhi kewajiban pelaporan kepada regulator, termasuk ke PPATK.

“Kami  memastikan bahwa seluruh transaksi perbankan mengikuti ketentuan otoritas, baik Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PPATK, serta selaras dengan international best practices dari Financial Action Task Force on Money Laundering (FATF),” ujar Sunarso.

Berdasarkan FinCen Files, seluruh transaksi  mencurigakan tersebut diproses melalui 4 bank yang berbasis di Amerika Serikat, yakni The Bank of New York Mellon sebanyak 312 transaksi, Deutsche Bank AG (49 transaksi), Standard Chartered Plc (116 transaksi), dan JP Morgan Chase & Co (19 transaksi).

Keempat bank tersebut kemudian melaporkan aktivitas mencurigakan kepada  FinCen.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Dugaan Skandal ‘Uang Haram’, Saham HSBC Terjun Bebas

Dugaan Skandal ‘Uang Haram’, Saham HSBC Terjun Bebas


Jakarta, CNN Indonesia —

Saham bank HSBC terjun ke posisi terendah sejak 1995 pada Senin (21/9) waktu setempat, ditutup turun lebih dari 5 persen di Hong Kong.

Pelemahan disebabkan oleh kekhawatiran tentang bisnisnya di China dan laporan yang menyebut HSBC dan bank kakap dunia lainnya gagal menghentikan para kriminal memindahkan uang ‘haram’  mereka ke seluruh dunia.

Tak hanya di Hong Kong, di London pun saham perusahaan ditutup anjlok 6 persen. Penurunan ini menjadi yang terendah sejak beberapa dekade terakhir.







2020 merupakan tahun yang menyedihkan untuk HSBC karena bank bergulat dengan resesi global, anjloknya profit perusahaan, tensi dagang antara AS-China dan badai politik di Hong Kong.

Tak kunjung reda ‘cobaan’ yang dihadapi HSBC, pada akhir pekan lalu, media China mengindikasikan bahwa perusahaan mungkin masuk ke dalam daftar perusahaan yang menghadapi pembatasan bisnis di China.

“Ini tidak bagus. Ketakutan akan hal yang tidak diketahui inilah yang memicu investor untuk keluar dan lari,” imbuh Kepala Strategi Pasar Global AxiCorp Stephen Innes seperti dikutip dari CNN.com, Selasa (22/9).

Jejak HSBC di China tercatat dengan baik. Pemberi pinjaman berbasis di London ini telah menancapkan akarnya di Hong Kong dan memperluas perannya di dunia perbankan global selama beberapa dekade.

Asia merupakan pasar terbesar HSBC. Tak main-main, pada tahun lalu, 80 persen keuntungan perusahaan disumbangkan dari Asia. Namun, tensi antara China dan negara-negara Barat membuat HSBC sebagai sasaran empuk media pemerintah China.

HSBC sejak beberapa waktu lalu telah disebut masuk sebagai salah satu kandidat daftar ‘tak dapat andalkan’ yang dapat diberi sanksi oleh Pemerintah China.

Menambah daftar panjang permasalahan, Konsorsium Jurnalis Investigatif Internasional (ICIJ) mengungkap dugaan aliran uang ‘panas’ di berbagai bank besar dunia, termasuk HSBC.

Temuan ICIJ itu bersumber dari dokumen rahasia otoritas AS, yakni Jaringan Penegakan Hukum atas Kejahatan Finansial Departemen Keuangan AS (US Department of Treasury’s Financial Crimes Enforcement Network) atau dikenal sebagai FinCEN.

Dokumen FinCEN mencakup lebih dari 2.100 laporan aktivitas mencurigakan yang diajukan oleh bank dan perusahaan keuangan lainnya ke badan tersebut.

ICIJ adalah organisasi nirlaba yang beranggotakan 267 jurnalis investigasi dari 100 negara maupun kawasan berbasis di AS.

Salah satu hasil investigasi ICIJ yang terkenal adalah dokumen Panama (Panama Papers) pada 2016 lalu, yang berisi dugaan praktik pencucian uang dan penggelapan pajak sejumlah pejabat negara dan pengusaha ternama.

Dalam pernyataannya, HSBC menyebut bahwa perusahaan tidak akan mengomentari laporan atas aktivitas mencurigakan.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)





Source link

Penerbitan kartu debit GPN sedang seret, ini penyebabnya

Penerbitan kartu debit GPN sedang seret, ini penyebabnya


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penerbitan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) perbankan diakui bankir sedang seret. Hal ini lagi-lagi diakibatkan pandemi Covid-19 yang membuat pembukaan rekening baru tergolong sepi. Sebab, dengan adanya pembatasan wilayah untuk meredam penyebaran Covid-19 membuat kapasitas operasional kantor cabang berkurang. 

Meski begitu, bankir tetap percaya diri penerbitan kartu GPN akan tetap tinggi. Lantaran, sejauh ini realisasinya sudah cukup membahagiakan. Ambil contoh di PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang per akhir Agustus 2020 lalu mencatat sudah ada 1,4 juta kartu GPN yang diterbitkan perseroan. 

Menurutnya, dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya, posisi ini meningkat 333,11 ribu kartu. “Saat Covid-19 seperti ini memang pembukaan rekening yang ke cabang agak menurun. Kami fokus mendorong transaksi non tunai lewat mobile banking, internet banking atau cash management,” ujar Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN Jasmin kepada Kontan.co.id, Minggu (20/9). 

Baca Juga: Penyaluran KUR telah mencapai Rp 107,28 triliun hingga pertengahan September 2020

Adapun, peningkatan kartu GPN di perseroan juga didorong oleh pembukaan rekening payroll melalui program BTN Solusi yang difokuskan untuk instansi atau lembaga. 

Di sisi lain, dalam praktiknya perseroan tentu selalu menawarkan terlebih dahulu kartu debit GPN setiap pembukaan rekening baru. Kemudian, sedangkan kartu switching asing seperti VISA dan Mastercard akan diberikan sesuai permintaan nasabah. “Kalau nasabahnya minta akan kami kasih semisal untuk transaksi online. Bisa juga memilih salah satu,” sambungnya. 

Sementara itu, per Agustus 2020 total kartu debit yang sudah diterbitkan BTN jumlah mencapai 5,09 juta kartu. Itu artinya, sudah lebih dari 27,37% dari total kartu debit keluaran BTN merupakan kartu berlogo Garuda Merah alias GPN. 

Serupa, Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Hery Gunardi mengatakan saat ini jumlah kartu GPN di perseroan sudah mencapai 5,1 juta kartu atau hampir 55% dari total kartu yang beredar sejak peluncuran di tahun 2018 silam. “Sejak peluncuran Mandiri Debit GPN tahun 2018, kartu ini mendapat respon yang positif dari nasabah,” kata Hery. 

Baca Juga: BI diprediksi akan menahan suku bunga acuan di level 4,00% hingga akhir 2020

Dia juga menambahkan, sejatinya keunggulan dari kartu GPN dibandingkan dengan switching asing adalah adanya biaya administrasi per bulan-nya lebih murah.  

Sementara itu, untuk mendorong peningkatan pemilik kartu debit GPN, Bank Mandiri terus menginformasikan fitur dan benefit kartu GPN kepada nasabah saat pembukaan rekening. Sekaligus didukung oleh infrastruktur seperti ATM dan EDC Bank Mandiri yang sudah dapat dipakai untuk bertransaksi menggunakan kartu debit GPN. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Pefindo beri peringkat idAA+ untuk surat utang Bank Permata

Pefindo beri peringkat idAA+ untuk surat utang Bank Permata


ILUSTRASI. Kredit korporasi Bank Permata: Layanan nasabah di Bank Permata, Jakarta, Jumat (12/9). PermataBank menjadi lead mandate arranger saat menyalurkan kredit sebesar Rp300 miliar dari total Rp650 Miliar yang disalurkan kepada Andalan Finance. Hingga Akhir Seme

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan PT Bank Permata Tbk (Bank Permata) II tahap I tahun 2013 senilai Rp 860 miliar yang akan jatuh tempo pada 24 Desember 2020. 

Pefindo menyatakan, surat utang tersebut akan dilunasi menggunakan dana internal. Per 31 Agustus 2020, bank membukukan aset likuid dengan jumlah yang memadai yakni sebesar Rp 48,8 triliun. 

“Kami akan memantau posisi aset likuid bank, khususnya selama masa penyebaran Covid-19 ini untuk memastikan kesiapan pembayaran surat utang yang akan jatuh tempo tersebut,” kata Pefindo, dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).

Baca Juga: Surat utang Bank BRI raih peringkat triple A dari Pefindo

Menurut Pefindo, efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan.  “Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia adalah sangat kuat,” terangnya. 

Adapun tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

Menurut Pefindo, Bank Permata merupakan salah satu leading commercial bank di Indonesia. Sebesar 89,12% saham dimiliki oleh Bangkok Bank yang memiliki peringkat BBB+ atau stabil dari Standard & Poor’s. Sementara 10,88% saham dimiliki oleh publik. 

Hingga 30 Juni 2020, perusahaan memperkerjakan 7.190 karyawan untuk menawarkan produk dan jasa perusahaan kepada para nasabah.

Baca Juga: Jelang jatuh tempo, Pefindo tegaskan peringkat idA1+ untuk surat utang SMF

Perusahaan juga memiliki 309 kantor cabang, 16 mobile branches, dan 965 unit ATM milik sendiri, yang terkoneksi secara on-line dengan 6 jaringan ATM gabungan dengan jumlah lebih dari 100.000 unit. 

 

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Bank DKI raih penghargaan BUMD Marketeers Award

Bank DKI raih penghargaan BUMD Marketeers Award


ILUSTRASI. Aplikasi JakOne Mobile

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank DKI meraih tiga penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Ketiga penghargaan tersebut mencakup predikat sebagai the most promising company in entrepreneurial SOE (Gold), Marketing 3.0 (Gold) dan Strategic Marketing (Bronze) pada BUMD Marketeers Award yang diselenggarakan oleh Markplus.

Adapun penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi pada Sabtu, (19/9).

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mewakili Manajemen Bank DKI  mengucapkan terima kasih atas apresiasi penghargaan yang telah diberikan.

Baca Juga: Bank DKI kucurkan kredit ke UMKM Jakpreneur

Penghargaan ini menjadi penanda kepercayaan pemangku kepentingan termasuk nasabah yang kian meningkat kepada Bank DKI.

Lebih lanjut ia menyampaikan walaupun pandemi terus berlanjut, kami tidak berhenti untuk berinovasi dalam menciptakan produk dan layanan perbankan yang memudahkan nasabah dan masyarakat Jakarta.

“Penghargaan ini merupakan perwujudan dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya sebagai pemegang saham Bank DKI,” kata Herry dalam keterangannya.

Selain itu Herry juga menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi Bank DKI untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah melalui layanan perbankan digital seperti JakCard dan JakOne Mobile.

Melalui perbankan digital, pemasaran produk yang selama ini dilakukan di kantor layanan, juga dapat dilakukan melalui aplikasi JakOne Mobile, dimana nasabah dapat melakukan pembukaan rekening tabungan ataupun deposito dengan menggunakan JakOne Mobile.

Untuk penyaluran kredit, Ban DKI juga terus melakukan pemasaran secara digital melalui aplikasi e-form dimana calon debitur dapat mengajukan permohonan secara online.

Selain itu, Herry menyebut Bank DKI juga berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM di DKI Jakarta melalui penyaluran kredit.

Bank DKI berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut setelah melalui proses penjurian dari para juri yang berasal dari anggota Jakarta Chief Marketing Officer (CMO) Club, Indonesia Marketing Association dan International Council for Small Business di Indonesia.

Baca Juga: Gandeng Bank DKI, SMF salurkan pembiayaan KPR Syariah Rp 500 miliar

Proses penjurian dilakukan secara daring (online) karena mempertimbangkan situasi pandemi COvi-19. Selain penjurian, tahapan sosialiasi proses pelaksanaan awarding serta pengisian formulir juga dilakukan secara daring.

Sebelumnya, Bank DKI juga meraih penghargaan sebagai BUMD terbaik Top of The Top dan Top BUMD 2020 Bintang Lima di Top BUMD Awards 2020 dari Top Business dan Institut Otonomi Daerah.

Pada kesempatan tersebut Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa juga mendapatkan penghargaan sebagai Top CEO BUMD 2020.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Begini strategi bank mengatur likuiditas saat pandemi corona

Begini strategi bank mengatur likuiditas saat pandemi corona


ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI). KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan kredit yang minim selama pandemi berbanding terbalik dengan dana pihak ketiga (DPK). Alhasil, kini perbankan punya ekses likuiditas. Melansir catatan Bank Indonesia, sampai Juli 2020, kredit baru tumbuh 1,0% (yoy), sedangkan DPK telah tumbuh sampai 7% (yoy). 

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya sampai Juli 2020 rasio loan to deposit ratio (LDR) makin melonggar sampai 84,7%. Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo bilang, penyebabnya karena DP perseroan tumbuh lebih tinggi dibandingkan kredit. 

“Sampai Juni 2020, pertumbuhan DPK kami sebesar 12,9%, sementara kredit tumbuh 3,8%. Kondisi ini tak terlepas dari lemahnya permintaan kredit saat pandemi,” katanya kepada Kontan.co.id, Jumat (18/9).

Baca Juga: Tenang, bankir pastikan tren penurunan bunga kredit berlanjut

Agar ekses likuiditas tak malah membebani perseroan, Haru bilang kini bank terbesar di tanah air ini tak agresif memburu dana pihak ketiga. 

Maklum di tengah permintaan kredit yang mampet, ekses likuiditas justru bisa jadi bumerang buat perbankan, karena bank mesti harus membayar bunga simpanan ke nasabah. Sementara pendapatan bunga dari penyaluran kredit justru terhambat.

Apalagi, buat BRI yang sampai akhir Agustus lalu telah merestrukturisasi kredit Rp 189,1 triliun sampai akhir Agustus 2020 lalu. Ini makin mengurangi pendapatan bunga perseroan. 

Saat ekspansi kredit terbatas, selain tak agresif memburu dana Haru bilang perseroan juga makin aktif menempatkan dana di instrumen surat berharga. Ini menjadi strategi untuk menyeimbangkan neraca keuangan.

Baca Juga: Pengguna Octo Clicks bisa atur keuangan lewat fitur Personal Financial Management

“Penempatan di SBN misalnya menjadi salah satu alternatif alokasi aset dalam rangka yield enhancement dari likuid aset jangka pendek seperti penempatan dana di BI, dan antarbank. Sampai Juli penempatan SBN kami senilai Rp 146 triliun dengan PLM di kisaran 13,7%,” jelasnya. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Source link

Ingin tambahan modal usaha? Ini syarat, bunga dan maksimal pinjaman KUR BNI

Ingin tambahan modal usaha? Ini syarat, bunga dan maksimal pinjaman KUR BNI


ILUSTRASI. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo disaksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI kepada petani di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali, Sabtu (22/8/2020)

Reporter: Virdita Rizki Ratriani | Editor: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID – KUR BNI atau Kredit Usaha Rakyat BNI adalah fasilitas kredit dari Bank Negara Indonesia untuk digunakan sebagai tambahan modal usaha produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja. 

Selain itu, nasabah BNI juga dapat menggunakan fasilitas kredit ini sebagai Kredit Investasi.

Maksimal pinjaman KUR BNI diberikan hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja dan selama 5 tahun untuk Kredit Investasi.

Sementara itu, suku bunga KUR BNI yang ditetapkan hanya mencapai 6% per tahun. 

Baca Juga: Kurs dollar-rupiah di BNI hari ini Jumat 18 September, cek sebelum tukar valas

Syarat KUR BNI 

Berikut persyaratan umum dirangkum dari laman resmi BNI:

  • Warga Indonesia (WNI)
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan

Baca Juga: Bunga BI tetap, bunga deposito bank tertinggi 5,88%, lihat daftar lengkapnya di sini

Persyaratan khusus:

Melengkapi dokumen bagi perorangan di antaranya adalah:

  1. Fotokopi KTP (E-KTP) dan Kartu Keluarga
  2. Fotokopi surat nikah (bagi yang sudah menikah)
  3. Surat izin usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan / kecamatan.
  4. Fotokopi dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp 50 juta, di antaranya adalah bukti kepemilikan tanah, IMB dan PBB, BPKB.
  5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kredit diatas Rp 50 juta. 

Baca Juga: Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Kamis 17 September, cek sebelum tukar valas

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Pemerintah Akan Tambah Penempatan Dana di Bank

Pemerintah Akan Tambah Penempatan Dana di Bank


Jakarta, CNN Indonesia —

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah mengkaji untuk menambah penempatan dana di bank. Saat ini, total penempatan dana pemerintah sebesar Rp41,5 triliun.

Detailnya, total dana yang dititipkan pemerintah di bank Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) sebesar Rp30 triliun dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp11,5 triliun.

“Kami harapkan akan ada tambahan lagi dana ini ke bank, sehingga bisa digunakan untuk menyalurkan kredit kepada UMKM di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers virtual melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (16/9).







Meski tidak menyebutkan secara langsung, namun berdasarkan bahan paparan Budi dituliskan jika pagu penempatan dana pemerintah di bank sebesar Rp79 triliun. Dengan demikian, baru 52,3 persen atau Rp41,14 triliun anggaran penempatan dana di bank yang terealisasi.

Budi melanjutkan dari jumlah penempatan Rp41,15 triliun, bank Himbara dan BPD telah menyalurkan dalam bentuk kredit sebesar Rp120 triliun per 27 Agustus lalu. Targetnya, bank bisa menyalurkan kredit dari dana tersebut hingga tiga kali lipat yakni Rp219 triliun.

“Dari Rp41 triliun dana yang ditempatkan di bank, sudah disalurkan kredit Rp120 triliun. Memang target pemerintah dari Rp1 triliun yang ditaruh diminta Rp3 triliun penyaluran kreditnya,” ucapnya.

Untuk Himbara, pemerintah sudah menempatkan dana sebesar Rp10 triliun di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Rp10 triliun di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Selanjutnya, sebesar Rp5 triliun di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Rp5 triliun di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

[Gambas:Video CNN]

Selanjutnya, alokasi kepada BPD meliputi BPD Jawa Barat sebesar Rp2,5 triliun, BPD Jawa Tengah Rp2 triliun, BPD Jawa Timur Rp2 triliun, dan BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo Rp1 triliun. Selain keempat bank tersebut, pemerintah juga akan menempatkan dana di BPD DKI Jakarta senilai Rp2 triliun.

Lalu, pemerintah juga tengah mengkaji dan mengevaluasi dua BPD lainnya, yakni BPD Bali dan BPD Yogyakarta dengan alokasi dana masing-masing Rp1 triliun.

(ulf/agt)





Source link