fbpx
Dongkrak Sektor Riil, bank bjb Optimalkan Dana PEN

Dongkrak Sektor Riil, bank bjb Optimalkan Dana PEN


Jakarta, CNBC Indonesia– Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digalang pemerintah terus dijalankan. Perbankan yang menjadi agen penyalur dana titipan pemerintah terus melakukan ekspansi pembiayaan untuk menopang fundamental ekonomi nasional agar kembali bergeliat memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Bank bjb sebagai salah satu perbankan yang mendapat kepercayaan pemerintah untuk menyerap dana stimulasi ekonomi juga terus memperlihatkan komitmennya untuk mendorong laju sektor riil seturut agenda PEN. Langkah ini ditempuh bank bjb guna merangsang aktivitas perekonomian masyarakat agar kembali bergeliat.

Dalam rangka mendorong keterpaduan upaya mendongkrak ekonomi melalui PEN tersebut, bank bjb menggelar sosialisasi program PEN yang turut melibatkan perusahaan sebagai agen penggerak. Sosialisasi dilakukan pada Selasa (25/8/2020) dan dihadiri oleh Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini, SEVP Bisnis bank bjb Beny Riswandi, serta Kepala Biro Badan Usaha Milik Daerah dan Investasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka.


Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini mengatakan program PEN ini hadir sebagai respon pemerintah atas situasi pandemi COVID-19 yang tak hanya menghadirkan tantangan bagi sektor kesehatan, namun juga turut mengintervensi aktivitas perekonomian masyarakat di seluruh dunia. Kehadiran stimulasi pemerintah bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Seiring dengan eskalasi dari pandemi COVID-19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia, pelemahan ekonomi menjadi tak terhindarkan. Stimulus diperlukan untuk memastikan individu dan pelaku usaha mampu bertahan selama krisis COVID-19 sehingga mampu membantu proses pemulihan pasca krisis,” kata Suartini dalam pernyataannya, Rabu (26/8/2020).

Bank bjb sendiri sebagai salah satu perbankan nasional telah ikut berpartisipasi secara aktif dalam program ini. Sedari mula, bank bjb telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mendukung langkah pemulihan ekonomi yang diinstruksikan pemerintah. Hal tersebut dapat dilihat dari keterlibatan bank bjb secara intensif dalam langkah-langkah strategis penanganan dampak ekonomi COVID-19 pada sektor jasa keuangan.

Bank bjb diketahui terlibat menjadi salah satu perbankan yang menerbitkan kebijakan restrukturisasi kredit sesuai POJK Nomor 11/POJK.03/2020, memberikan subsidi bunga untuk UMKM sesuai PMK nomor 85/PMK.05/2020, dan mendapat amanat penempatan dana PEN sesuai PMK Nomor 104/PMK.05/2020 untuk mendorong ekonomi dan sektor riil.

Dalam praktiknya, bank bjb terus mengupayakan penyaluran dana ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal. Penetrasi pemberian fasilitas keringanan pembiayaan terus dilakukan. Hingga Juli 2020, bank bjb telah melakukan restrukturisasi terhadap lebih dari 6.800 debitur yang terdampak oleh pandemi dengan total outstanding sekitar Rp 2,4 triliun.

“Nilai tersebut kurang lebih 4% terhadap total kredit yang telah disalurkan bank bjb. Angka ini tentunya bervariasi di setiap bank, namun hal ini dapat memberi gambaran bahwa dampak pandemi terhadap bisnis bank bjb tidak sebesar dampak pandemi terhadap industri perbankan nasional secara umum,” ujar Nia.

Terkait dana PEN, bank bjb mendapatkan porsi penempatan uang sebesar Rp 2,5 triliun dari Kementerian Keuangan. Dana triliunan tersebut juga telah dimanfaatkan perusahaan guna mendorong ekspansi kredit. Untuk memastikan penyaluran dana sesuai dengan kebutuhan, bank bjb juga telah membuat program bjb “PENtas” yang merupakan kepanjangan “Penguatan Ekonomi Nasional, Tangguh dan Sejahtera”. Sesuai dengan namanya, bjb PENtas diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi nasional sehingga tangguh dalam menghadapi dampak pandemi.

Suartini memastikan seluruh program yang berkaitan dengan agenda PEN akan dijalankan secara akuntabel sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, sehingga manfaat dari berbagai kebijakan dan keringanan yang diberikan kepada debitur dapat dirasakan secara optimal. Berbagai unsur eksternal pun dilibatkan untuk mengawasi penempatan uang negara ini, termasuk Kemenkeu, BPKP, Polri, hingga KPK.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)




Source link

Mantap! bank bjb Raih Penghargaan Bank Terbaik 2020

Mantap! bank bjb Raih Penghargaan Bank Terbaik 2020


Jakarta, CNBC Indonesia – bank bjb kembali mengukir prestasi gemilang beriringan dengan langkah bisnisnya yang cemerlang memasuki Semester II 2020.

Kali ini, bank bjb dinobatkan sebagai peraih Penghargaan Bank Terbaik 2020 dalam ajang Best Bank Company Awards 2020 yang menjadi salah satu parameter prestasi dan keberhasilan bagi perbankan nasional.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi ZOOM Cloud Meetings pada Selasa (25/8/2020). Award yang diterima perusahaan ini melengkapi hujan prestasi yang telah diraih bank bjb sebelumnya sejak awal tahun 2020.


Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kiprah bank bjb yang semakin mengkilap dalam industri perbankan nasional. Perbaikan-perbaikan yang senantiasa dilakukan perseroan membuahkan hasil yang menggembirakan dalam bentuk pencapaian usaha serta apresiasi dan penghargaan.

“Deretan penghargaan yang telah diterima bank bjb sejauh ini adalah hal yang patut disambut baik mengingat saat ini kondisi industri keuangan nasional sedang menghadapi tantangan besar. Kami mensyukuri bank bjb dapat senantiasa mempertahankan kinerja terbaiknya, hal ini terbukti dengan konsistensi perusahaan yang tak hanya mampu sekadar bertahan, bahkan sanggup terus mencatatkan pertumbuhan usaha serta turut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional demi menjaga fungsi ekonomi dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Widi.

Pada kenyataannya, bank bjb memang memperlihatkan performa positif sejak awal tahun 2020. Performa positif ini salah satunya tercermin dari total perolehan laba perusahaan yang mencapai Rp 808 miliar pada Semester I 2020. Sedangkan jumlah total aset bank bjb mencapai Rp 125,3 triliun. Angka itu menunjukkan peningkatan sebesar 3,8% year-on-year (y-o-y). Di sektor kredit, penyaluran pembiayaan bank bjb tumbuh 9,8% y-o-y dengan nilai total Rp85,8 triliun. Catatan ni menunjukkan bahwa bank bjb memang layak menyandang predikat sebagai Bank Terbaik 2020.

Dalam penghargaan Best Bank Company Awards 2020 ini, bank bjb terpilih sebagai salah satu pemenang untuk Kategori BPD dengan Modal Inti Rp5 Triliun-Rp30 Triliun. Terpilihnya bank bjb dalam daftar pemenang bergengsi didasari penilaian yang dilakukan para dewan juri independen dalam ajang yang diselenggarakan Majalah Investor ini.

Pemenang predikat Bank Terbaik 2020 dipilih berdasarkan penilaian kinerja dan kontribusi perusahaan secara menyeluruh. Predikat Bank Terbaik 2020 diberikan kepada perbankan yang mencapai penilaian tertinggi atas kinerja perbankan sepanjang tahun 2019 melalui proses seleksi yang ketat.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)




Source link