fbpx
BPJS Ketenagakerjaan Kirim SMS ke Eks Peserta yang Berhak BLT

BPJS Ketenagakerjaan Kirim SMS ke Eks Peserta yang Berhak BLT


Jakarta, CNN Indonesia —

BPJS Ketenagakerjaan mengatakan pekerja yang sudah keluar dari kepesertaan masih berpeluang menerima bansos tunai (BLTpekerja senilai Rp600 ribu per bulan. Dengan catatan, mereka masih terdata sebagai anggota aktif per 30 Juni 2020.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan pihaknya telah mengirimkan pesan singkat atau SMS kepada pekerja yang sudah tidak menjadi peserta, namun masih berhak menerima BLT pekerja.

“Kepada  tenaga kerja yang non aktif setelah 30 Juni, yakni 1 Juli sampai September ini ternyata ada tenaga kerja yang mengundurkan diri dari BPJamsostek. Tapi saat 30 Juni kami turunkan mereka masih ter-capture, sehingga mereka masih bisa mendapat bantuan,” katanya dalam webinar Progress Bantuan Subsidi Upah, Selasa (8/9).


Ia menjelaskan SMS tersebut berisi link unik yang hanya bisa diakses secara personal oleh penerimanya. Selanjutnya, link tersebut berisi sejumlah verifikasi data pribadi penerima bantuan mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, NIK, hingga nomor rekening.

Ia mengimbau kepada penerima SMS untuk memastikan pengirimnya adalah BPJS Ketenagakerjaan. Jika sudah dipastikan, maka mereka dapat melakukan verifikasi data sesuai dengan link yang dikirim.

“Kami inisiatif mengirim kabar gembira itu bagi tenaga kerja yang sudah keluar tapi masih berhak mendapatkan bantuan, sehingga kami kirimkan SMS itu. Setelah terima SMS itu kami minta melakukan konfirmasi,” jelasnya.

Ia menuturkan BPJS Ketenagakerjaan telah mengirim sebanyak 398.126 SMS kepada penerima bantuan. Dari jumlah SMS terkirim, sebanyak 32 persen atau 130.969 sudah berhasil terkonfirmasi.

BPJS Ketenagakerjaan telah mengantongi 14,5 juta rekening pekerja dari perusahaan. Setelah proses validasi berlapis, sebanyak 11,7 juta rekening telah lolos validasi untuk selanjutnya diserahkan secara bertahap kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pemerintah telah menyalurkan BLT kepada 3,69 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta per 7 September 2020. Penyaluran itu meliputi tahap pertama dan kedua.

Ia merincikan penyaluran tahap pertama sebanyak 2,31 juta penerima, atau 92,42 persen dari total data tahap I yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 2,5 juta. Kemudian, tahap kedua sebanyak 1,38 juta atau 46,20 persen dari total data 3 juta.

“Karena proses secara bertahap tentu ada teman-teman yang sampai sekarang gelombang 1,2, dan 3 belum terbawa, mungkin gelombang berikutnya. Saya mohon sabar karena ini prinsipnya kehati-hatian sehingga saya mohon bersabar,” katanya.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/bir)





Source link

BLT Rp600 Ribu untuk 3 Juta Pekerja Mulai Cair Hari Ini

BLT Rp600 Ribu untuk 3 Juta Pekerja Mulai Cair Hari Ini


Jakarta, CNN Indonesia —

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bantuan langsung tunai (BLT) Rp600 ribu untuk 3 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta mulai cair Jumat (4/9).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan pencairan dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan check list data 3 juta pekerja calon penerima BLT tersebut.

“Alhamdulillah hari ini dari Kami di Kemnaker telah selesai melakukan check list data calon penerima subsidi tahap II. Saat ini pihak Kemnaker telah memproses ke KPPN. Kemudian ke bank penyalur dan segera dilakukan transfer kepada penerima bantuan,” kata Ida dalam pernyataan yang dikeluarkannya, Jumat (4/9).


Pemerintah menggelontorkan pekerja bagi Rp600 ribu bagi 15,7 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta demi membantu mereka menghadapi tekanan ekonomi akibat virus corona.

Bantuan juga diberikan demi mendorong ekonomi yang pada kuartal II 2020 kemarin minus 5,32 persen.

Bantuan digelontorkan dalam beberapa gelombang. Untuk gelombang I, pencairannya sudah mulai dilakukan sejak pekan lalu kepada 2,5 juta pekerja.

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan per hari ini, realisasi penyaluran bantuan sudah berhasil dilakukan ke 2,3 juta pekerja.

Ida menargetkan BLT dapat disalurkan kepada penerima secara keseluruhan target pada pertengahan September 2020. Oleh karena itu, dia meminta kerja sama baik BPJamsostek, perusahaan, mau pun pekerja untuk melaporkan data pekerja yang berhak menerima bantuan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(aud/agt)





Source link