fbpx
Layangan Nyangkut di Pesawat, Ini Penjelasan Citilink

Layangan Nyangkut di Pesawat, Ini Penjelasan Citilink


JawaPos.com – PT Citilink Indonesia memberikan keterangan terkait informasi layangan tersangkut pada pesawat Citilink, saat mendarat di bandara Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada hari Jumat (23/10).

VP Corporate Secretary & CSR Resty Kusandarina mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa adanya layangan yang tersangkut pada roda pendaratan utama bagian kanan pesawat Citilink dengan tipe pesawat ATR 72-600, saat akan melakukan pendaratan di bandara Adisutjipto Yogyakarta pada hari jumat pukul 16.47 Wib, dengan nomor penerbangan QG -1107 dari Halim menuju Yogyakarta.

Pilot Citilink telah melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan baik kepada pihak menara setempat, guna menyampaikan kondisi banyaknya layang-layang yang terbang di wilayah area bandara pada saat akan melakukan pendaratan.

“Adapun saat ini seluruh kru dan penumpang telah mendarat dengan selamat,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (24/10).

Ia menyebut, tim teknik telah melakukan pemeriksaan seluruh bagian pesawat secara intensif dan dapat disampaikan bahwa tidak ada kerusakan pada pesawat tersebut dan telah layak untuk beroperasi kembali.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak bandara yang telah memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar terhadap bahaya bermain layangan di sekitar area bandara, saat ini kami akan terus berkoordinasi lebih lanjut terhadap pihak bandara dan stakeholders atas kejadian ini, khususnya untuk bersama-sama menjunjung tinggi dalam menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sehingga diharapkan kejadian ini tidak terjadi kembali,” tutupnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Kuswandi

Reporter : Romys Binekasri





Source link

Kontribusi Bisnis Kargo Citilink Meningkat Menjadi 45 Persen

Kontribusi Bisnis Kargo Citilink Meningkat Menjadi 45 Persen


TEMPO.CO, Jakarta – Maskapai penerbangan Citilink meraih penghargaan khusus sebagai perusahaan dengan inovasi respons strategis di masa pandemi atas inovasi “Travelogistic” dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia yang diselenggarakan oleh IDX Channel.

“Seiring menurunnya pendapatan penumpang di masa pandemi dan meningkatnya industri ‘e-commerce’, serta kebutuhan pasar logistik di Indonesia, Citilink mengambil peluang ‘Travelogistic’, yakni inovasi pengembangan lini bisnis kargo,” ujar Direktur Utama Citilink Juliandra, melalui pernyataan tertulis, di Jakarta, Rabu, 2 September 2020.

Pengembangan bisnis kargo dilakukan, antara lain dengan mengonversi pesawat penumpang berjenis B737-500 menjadi Freighter, membuka layanan charter kargo ke berbagai destinasi, dan menambah kapasitas bisnis kargo dengan mendayagunakan pesawat-pesawat reguler penumpang untuk mengangkut kargo

Ia menyebutkan pengembangan lini bisnis kargo tersebut telah menjadi sumber pendapatan utama Citilink di awal masa pandemi dengan kontribusi pendapatan yang meningkat dari 9 persen menjadi 45 persen.

Selama masa pembatasan penerbangan, kata dia, perusahaan memaksimalkan utilisasi pesawat dengan mengoperasikan 20 persen armadanya sebagai angkutan kargo.

Hingga Agustus 2020, Citilink telah mengangkut kargo ke berbagai destinasi seperti Makassar, Medan, Balikpapan, Kendari serta beberapa rute internasional Singapura, Cina, dan berbagai rute lainnya dengan total muatan kargo yang diangkut sekitar 18 ribu ton.

“Ke depannya, kami akan melakukan ekspansi bisnis kargo ke Kawasan Timur Indonesia,” kata Juliandra.

Penghargaan Travelogistic menjadi penghargaan keempat yang diraih Citilink tahun ini, setelah penghargaan Best ASEAN Tourism Photo dan Best ASEAN Airline Program dari ASEAN Tourism Association dan penghargaan Best Low-Cost Airline in Asia dari TripAdvisor.

Selain itu, Citilink berhasil mempertahankan berbagai predikat kelas dunia di tahun 2019 lalu sebagai “4-Star Low-Cost Airline” versi Skytrax dan “4-Star Low-Cost Airline” versi Airline Passenger Experience (APEX).

“Ini merupakan bukti nyata dari komitmen dan kerja keras karyawan Citilink untuk terus berinovasi memberikan layanan yang terbaik bagi seluruh pengguna jasa. Ke depannya, Citilink berkomitmen untuk terus menciptakan berbagai inovasi lainnya agar dapat berkontribusi dalam mengembangkan industri penerbangan, khususnya di Indonesia,” ujar Juliandra.

ANTARA
 





Source link