fbpx

Garuda Buka Rute Baru Balikpapan-Tarakan


JawaPos.com – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, mulai hari ini, 21 November 2020 melayani rute penerbangan Balikpapan – Tarakan. Rute penerbangan tersebut akan diterbangi sebanyak 3 kali dalam seminggu, yakni di setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu dengan menggunakan pesawat Bombardier CRJ-1000.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, diluncurkannya rute penerbangan baru ini diharapkan dapat mendukung upaya Perusahaan untuk memberikan kemudahan dan ragam pilihan bagi pengguna jasa yang akan melaksanakan perjalanan ke berbagai potensi destinasi pariwisata nasional maupun kawasan ekonomi baru dari sejumlah kota besar di Indonesia.

“Dalam hal ini kota Tarakan yang turut dikenal sebagai sentra industri kecil dan menengah pengrajin mebel dan perahu di provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (21/11).

“Pengoperasian rute baru ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perseroan dalam mendukung aksesibilitas destinasi pariwisata dan peningkatan potensi perekonomian nasional, termasuk kota Tarakan-melalui konektivitas layanan penerbangan langsung dari sejumlah kota besar di Indonesia seperti Balikpapan.

“Upaya pengembangan jaringan penerbangan tentunya senantiasa kami selaraskan dengan implementasi protokol kesehatan yang kami laksanakan secara konsisten dan maksimal pada seluruh lini operasional. Di sisi lain penguatan sinergitas dengan seluruh stakeholder penerbangan untuk menghadirkan penerbangan yang aman dan nyaman, kiranya turut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk terus terbang bersama Garuda Indonesia,” tutup Irfan.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara H. Suriansyah mengungkapkan apresiasinya terhadap Garuda Indonesia yang telah membuka layanan penerbangan menuju Tarakan. Hal ini tentunya sejalan dengan komitmen dan visi dalam memajukan perekonomian Kalimantan Utara melalui penyediaan aksesibilitas penerbangan yang terhubung dengan sejumlah kawasan pusat perekonomian di Indonesia.

“Dengan dibukanya penerbangan langsung Garuda Indonesia menuju wilayah Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan ini, selain memudahkan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat Kalimantan Utara, juga yang paling penting kami harapkan sektor investasi di Provinsi Kalimantan Utara dapat terus berkembang dan berdayasaing melalui sinergitas yang terjalin bersama Garuda Indonesia,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri





Source link

Garuda Indonesia Buka Rute Baru Balikpapan-Tarakan



Jakarta, CNN Indonesia —

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membuka rute baru Balikpapan, Kalimantan Timur-Tarakan, Kalimantan Utara mulai Sabtu (21/11).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan Garuda Indonesia menyediakan tiga kali penerbangan dalam seminggu, yakni di setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Penerbangan itu menggunakan pesawat Bombardier CRJ-1000.

“Pengoperasian rute baru ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam mendukung aksesibilitas destinasi pariwisata dan peningkatan potensi perekonomian nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (21/11).







Ia mengatakan rute penerbangan baru ini diharapkan dapat mendukung upaya perseroan untuk memberikan kemudahan dan ragam pilihan bagi penumpang menuju destinasi pariwisata nasional. Sebab, Kota Tarakan dikenal sebagai sentra industri kecil dan menengah pengrajin mebel dan perahu.

“Upaya pengembangan jaringan penerbangan tentunya senantiasa kami selaraskan dengan implementasi protokol kesehatan yang kami laksanakan secara konsisten dan maksimal pada seluruh lini operasional,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara H. Suriansyah mengungkapkan apresiasinya terhadap Garuda Indonesia yang telah membuka layanan penerbangan menuju Tarakan.

Hal ini sejalan dengan komitmen dan visi Kalimantan Utara dalam memajukan perekonomian Kalimantan Utara melalui penyediaan aksesibilitas penerbangan yang terhubung dengan sejumlah kawasan pusat perekonomian di Indonesia.

“Dengan dibukanya penerbangan langsung Garuda Indonesia menuju wilayah Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan ini, selain memudahkan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat Kalimantan Utara, juga yang paling penting kami harapkan sektor investasi di Provinsi Kalimantan Utara,” ucapnya.

Kinerja perusahaan dengan kode saham GIAA itu terdampak pandemi covid-19. Pada kuartal III 2020 lalu, perseroan mengalami kerugian sebesar US$1,07 miliar atau setara Rp15,21 triliun (kurs Rp14.215 per dolar AS). Angka tersebut berbanding terbalik dengan capaian periode sama tahun sebelumnya yang laba bersih US$122,42 juta.

Secara total pendapatan Garuda Indonesia mencapai US$1,13 miliar per September 2020 atau Rp16,98 triliun, turun dari US$3,54 miliar pada kuartal sama tahun sebelumnya.

(ulf/pmg)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Garuda Tunggu Izin Otoritas RI Terbangkan Boeing 737 Max



Jakarta, CNN Indonesia —

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk masih menunggu izin dari pihak otoritas untuk kembali menerbangkan pesawat Boeing 737 Max. Pesawat tersebut telah kembali mendapatkan izin mengudara dari Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) pada Rabu (18/11) lalu.

“Untuk bisa mengoperasikan kembali (Boeing 737 Max) tentu saja kami butuh aturan-aturan, persetujuan dari otoritas RI,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam konferensi pers usai RUPSLB, Jumat (20/11).

Selain izin, ia menuturkan perseroan memiliki pertimbangan lain sebelum menerbangkan Boeing 737 Max. Ia menuturkan ada sejumlah persiapan yang harus dilakukan Garuda Indonesia, salah satunya melatih kembali para pilot.







“Persiapan dari pesawat tersebut termasuk, re-training (melatih kembali) dari para pilot karena ini ada jangka waktu cukup lama, dimana pilot kami harus melalui proses sertifikat training dan sertifikasi lagi,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan masih banyak pesawat Garuda Indonesia yang terpaksa tidak terbang (grounded) karena penurunan permintaan akibat pandemi covid-19. Oleh sebab itu, perseroan akan menyusun skala prioritas terbang untuk semua armada pesawatnya.

Ia mengungkapkan, Garuda Indonesia hanya memiliki satu armada jenis Boeing 737 Max tersebut.

“Perlu diketahui, kami masih memiliki beberapa pesawat yang grounded, belum terbang, karena memang demand belum ada sampai untuk bisa terbangkan semua pesawat yang ada,” tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Seperti diketahui, Boeing 737 Max dilarang terbang sejak Maret 2019, usai dua kecelakaan fatal yang menewaskan 346 orang. Salah satunya, kecelakaan maut yang dialami maskapai Lion Air JT610 pada Oktober 2018, serta Ethiopian Airlines 302 pada Maret 2019.

Setelah menjalani berbagai pemeriksaan dan penyesuaian teknologi, Boeing 737 Max kembali mendapatkan izin mengudara. Pesawat kembali diizinkan terbang setelah memperbaiki fitur keselamatan yang sebelumnya menjadi penyebab kecelakaan tragis itu. Dalam proses pemeriksaan selama hampir 2 tahun ini, Boeing merugi sebesar US$20 miliar.

(ulf/sfr)






Source link

Diselidiki KPK-nya Inggris, Begini Penjelasan Emirsyah Satar



Jakarta, CNBC Indonesia – Tim advokat mantan direktur utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Emirsyah Satar, menyebutkan, penyelidikan kasus dugaan suap oleh Serious Fraud Office (SFO) Inggris dalam pengadaan pesawat Bombardier CRJ 1000 NG bukan kasus baru.

Perkara tersebut telah diperiksa dalam persidangan perkara dugaan tindak pidana suap dan pencucian yang telah diputus. Namun pihak Emirsyah mengajukan banding kepada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan kemudian Kasasi kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI).

“Dengan kata lain perkara ini masih dalam proses dan belum final. Tim Advokat ESA mengajukan permohonan kasasi karena telah terjadi kekeliruan dan kesalahan penerapan hukum, di mana dakwaan yang tidak sesuai dengan fakta persidangan telah diterima oleh Pengadilan Negeri dan dikuatkan Pengadilan Tinggi,” tulis tim advokat Emirsyah Satar dalam keterangan resminya, Senin (9/11/2020).

Dalam persidangan tersebut, Emirsyah didakwa menerima uang senilai US$ 200.000 dari Bombardier dalam bentuk bonds (surat berharga) melalui Soetikno Soedarjo.

“Padahal, sesuai fakta persidangan dari keterangan para saksi, ESA terbukti tidak pernah menerima uang atau barang apapun dari pihak Bombardier dan pemilik bonds senilai US$ 200.000 tersebut adalah SS yang pada saat menjual kembali bonds tersebut, semua dana kembali ke SS,” tulis tim advokat Emirsyah Satar.

Tim advokat ini menyebut Emirsyah tak pernah menerima dana terkait dengan surat utang maupun dari Bombardier. Disebutkan pengadaan pesawat Bombardier CRJ 1000 NG Garuda Indonesia itu dilakukan oleh tim pengadaan Garuda kala itu.


Hal tersebut juga disampaikan dalam sidang oleh saksi telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan prosedur. Sedangkan direksi hanya memberikan keputusan atas rekomendasi dari tim pengadaan dan menyetujui rekomendasi pilihan pesawat yang diajukan tim pengadaan.

“Faktanya harga pesawat Bombardier CRJ 1000 NG lebih rendah dibanding pesawat kompetitornya, Embraer sebesar lebih kurang US$ 3.100.000/pesawat, sehingga Garuda Indonesia telah melakukan penghematan sebesar US$ 55.800.000 dari 18 pesawat Sub-100 Seater yang dibeli.”

Dalam proses jual beli ini, Garuda mendapatkan potongan harga (diskon) sebesar 46% yang nilainya setara dengan US$ 23,14 juta per pesawat dari harga awalnya US$ 49,53 juta/armada pesawat. Sehingga perusahaan hanya membayarkan US$ 26,38 juta/armada pesawat

Harga ini disebutkan jauh lebih rendah dibanding dengan harga pesawat Embraer yang dalam proses pengadaan hanya memberikan diskon maksimal menjadi seharga US$ 29.500.000 per pesawat.

Pekan lalu dilaporkan SFO bakal mulai menyelidiki dugaan korupsi di Bombardier, perusahaan produsen pesawat dan kereta yang berbasis di Kanada. Penyelidikan ini juga melibatkan Garuda Indonesia.

Dilansir dari aerotime, penyelidikan ini dilakukan karena adanya penyuapan dan korupsi yang berhubungan dengan kontrak dan pesanan pesawat baru Garuda kepada perusahaan tersebut.

“Karena ini adalah investigasi langsung, SFO tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut,” demikian pernyataan singkat SFO, dikutip Jumat (6/11/2020).

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)




Source link

Yusuf Mansur soal Garuda Rugi Rp15 T: Simpel Banget, Asli



Jakarta, CNN Indonesia —

Ustaz kondang Yusuf Mansur berbicara soal kerugian Rp15,3 triliun yang dialami PT Garuda Indonesia. Ia mengajak masyarakat patungan untuk menutupi kerugian PT Garuda Indonesia (Persero) yang mencapai Rp15,3 triliun.

Ajakan itu ia sampaikan melalui unggahan di Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, ia mengatakan cara itu merupakan model asli perekonomian Indonesia yang bersifat gotong-royong.

Meski demikian, uang patungan tersebut tak diberikan cuma-cuma begitu saja kepada maskapai Garuda Indonesia, melainkan dalam bentuk suntikan modal yang dapat dikonversi menjadi saham.







Biar disuntik permodalan oleh rakyat secara direct. secara langsung lewat koperasi rakyat luar berduyun-duyun, berbondong-bondong, menjadi pemegang saham,” ucap Yusuf Mansur seperti di dikutip CNNIndonesia.com Sabtu (7/11).

Ia menilai kerugian yang dialami Garuda sangat kecil. Hitungannya, kerugian bisa ditutup 10 juta orang dengan biaya Rp1,5 juta rupiah dari 10 juta orang.

Meski begitu, perusahaan tetap harus melakukan perbaikan.

Katakanlah ini sebagai modal kerja selama 3 tahun (36 bulan), maka patungan nya cuma Rp41 ribu-an per bulan kalau 60 bulan? Rp25 ribu saja per bulan. Atau per hari Rp1.000 nabung saham di Garuda selama 5 tahun. Bisa langsung potong gaji semua karyawan semua buruh, semua guru, semua dokter, semua tentara, semua polisi buat… Beli saham Garuda,” terangnya.

[Gambas:Instagram]

Yusuf Mansur bahkan menyebut bisa saja ia menghadap direksi maupun komisaris Garuda atau Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menangani kerugian dengan cara menyuntik modal melalui saham.

Berapa sih yang dibutuhkan Garuda? Hehehe. Belagu ya? Engga belagu. Simpel banget. Asli. Cuma 15T, kan? Kecil banget ini. Ntar saya ngadep di direksi dan komisaris Garuda dah. Ke Menterinya juga,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa cara itu sebelumnya pernah ia lakukan pada Bank BRI Syariah dengan membeli saham emiten tersebut hingga harganya naik.

Kita lakukan secara simpel sederhana dan menakjubkan di BRIS, masyarakat lewat koperasi membeli saham BRIS,. Sebab berkah, kali, masyarakat yang ikutan saham untung banget di BRIS Alhamdulillah,” klaimnya,

[Gambas:Video CNN]

Jika langkah ini berhasil di Garuda Indonesia, kata Yusuf Mansur, hal serupa bisa dilakukan ke perusahaan-perusahaan pelat merah lain. Termasuk dengan melakukan take over utang-utangnya.

Kita take over semua utang BUMN, hehehe. Bismillah. Di BRIS biar gimana udah berhasil. Ga bisa dan ga boleh ada yang ngetawain Yusuf Mansur dan kita semua. Hehehe. Sombong ya? Bukan. Ini pamer, hahaha,” pungkasnya

(hrf/agt)






Source link

Garuda Catat Pertumbuhan Penumpang 17,9 Persen pada September



Jakarta, CNN Indonesia —

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., mencatatkan pertumbuhan penumpang dalam periode Kuartal III-2020. Tren pertumbuhan tersebut salah satunya terlihat dari pertumbuhan penumpang sebesar 17,9 persen di bulan September dibandingkan Agustus 2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan pertumbuhan penumpang kuartal III-2020 lalu membawa optimisme tersendiri bagi perusahaannya dalam upaya pemulihan kinerja fundamental di masa pandemi.

“Konsistensi tersebut menandakan minat dan confident masyarakat untuk terbang sudah mulai pulih”, papar Irfan dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (7/11).







Selain mencatatkan pertumbuhan penumpang, Garuda Indonesia pada September 2020 lalu juga turut mencatatkan pertumbuhan angkutan kargo sebesar 40,11 persen dibandingkan Agustus 2020, menjadi sebesar 15 ribu ton angkutan kargo.

Di tengah imbas pandemi ini, layanan kargo turut berperan penting dalam menunjang capaian kinerja Perusahaan sejalan dengan pesatnya perkembangan bisnis e-commerce di masa pandemi serta upaya optimalisasi angkutan kargo untuk komoditas ekspor unggulan nasional.

Adapun Garuda Indonesia berhasil membukukan pendapatan usaha hingga September 2020 sebesar US$1,13 miliar. Pendapatan tersebut dikontribusikan oleh capaian pendapatan penerbangan berjadwal sebesar US$917,28 juta. Sedangkan pendapatan dari sektor penerbangan tidak berjadwal adalah sebesar US$46,92 juta.

“Melihat capaian kinerja Perusahaan hingga saat ini, kami yakin berbagai upaya pemulihan kinerja yang dilakukan sudah on the track. Kami optimistis kinerja perusahaan pada periode 3 bulan ke depan akan semakin menunjukkan pertumbuhan positif, khususnya dengan adanya periode libur panjang akhir tahun”, tutup Irfan.

(hrf/bac)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Tertekan Corona, Garuda Rugi Rp15 T dan Utang Meroket



Jakarta, CNN Indonesia —

PT Garuda Indonesia mengalami kerugian sebesar US$1,07 miliar atau setara Rp15,21 triliun (kurs Rp14.215 per dolar AS) pada kuartal III 2020 kemarin. Angka tersebut berbanding terbalik dengan capaian periode sama tahun sebelumnya yang laba bersih US$122,42 juta.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal mengatakan masalah itu disebabkan anjloknya pendapatan dari penerbangan berjadwal. Padahal, itu menjadi sumber utama pendapatan perseroan.

Imbas pandemi yang belum reda, kata Fuad, juga membuat operasional perseroan dari sisi produksi available seat kilometer atau ASK mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.







“Karena adanya kebijakan pembatasan pergerakan di sejumlah wilayah domestik serta pemberlakuan kebijakan karantina di beberapa negara yang menyebabkan perseroan harus melakukan penyesuaian produksi,” ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi di BEI, Sabtu (7/11).

Secara total pendapatan emiten bersandi GIAA iu mencapai US$1,13 miliar per September 2020 atau Rp16,98 triliun, turun dari US$3,54 miliar pada kuartal sama tahun sebelumnya.

Kontribusi pendapatan dari penerbangan berjadwal pada kuartal III/2020 sendiri tercatat sebesar US$917,28 juta atau Rp13,69 triliun. Angka tersebut jauh di bawah perolehan kuartal sama 2019 yang sebesar US$2,79 miliar.

Sementara penerimaan perusahaan dari sektor penerbangan tidak berjadwal hanya mampu menyentuh US$46,92 juta, anjlok dibandingkan Raihan kuartal III/2019 senilai US$249,91 juta.

[Gambas:Video CNN]

Namun, menurut Fuad, seiring dengan pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru tingkat produksi perseroan berangsur-angsur mengalami peningkatan meskipun belum kembali pada titik kondisi normal.

Sebagaimana tahun sebelumnya pada masa pandemi ini perseroan mengupayakan peningkatan pendapatan dari segmen kargo juga didukung dengan peluncuran layanan Kirim Aja pada awal Juni 2020.

“Guna mengkompensasi penurunan pendapatan dari penumpang, perseroan mengoptimalkan penerbangan charter untuk mengangkut kargo selama masa pandemi sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga terdapat peningkatan pendapatan dari charter,” imbuhnya.

Meski pendapatan menurun, beban usaha Garuda Indonesia berhasil diturunkan dari US$3,28 miliar menjadi US$2,24 miliar, atau sekitar 31,7 persen. Hal serupa juga terjadi pada bebani operasional penerbangan yang tercatat turun 32,64 persen dari US$1,93 miliar menjadi US$1,3 miliar.

Dengan demikian rugi periode berjalan Garuda Indonesia adalah US$1,09 miliar. Selanjutnya utang per akhir September maskapai pelat merah tersebut tercatat memiliki sebesar US$10,36 miliar, meroket 177,74 persen dibandingkan catatan kuartal III 2019 yang masih di posisi US$3,73 miliar. Ini terdiri dari liabilitas jangka panjang senilai US$5,65 miliar dan jangka pendek senilai US$4,69 miliar.

(hrf/agt)






Source link

KPK Siap Bantu Investigasi Lembaga Antikorupsi Inggris soal Dugaan Suap Garuda


TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap membantu lembaga antikorupsi Inggris Serious Fraud Office (SFO) dalam mengusut kasus dugaan suap produsen pesawar Bombardier terhadap Garuda Indonesia. Saat ini SFO tengah meginvestigasi dugaan penyuapan dan korupsi atas kontrak atau pesanan dari Garuda Indonesia.

“Tentu kerja sama ini akan terus dilakukan. KPK juga akan membantu pihak SFO yang sedang melakukan penyelidikan terkait kasus garuda ini,” kata pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Sabtu, 6 November 2020.

Sebelumnya, kata Ali, KPK dan SFO juga pernah bekerja sama dalam menelisik kasus suap yang juga melibatkan Garuda Indonesia yang menjerat Eks Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

“Sejak awal menangani perkara dugaan suap terkait dengan pengadaan mesin pesawat PT Garuda Indonesia, KPK telah bekerja sama dengan otoritas penegak hukum di beberapa negara terkait, di antaranya SFO Inggris dan CPIB Singapura,” kata Ali.

KPK, kata Ali, juga sudah lama menjalin kerja sama dengan otoritas asing baik secara agent to agent maupun Mutual Legal Assistance (MLA). “Sejauh ini KPK dalam kerangka kerja sama internasional sudah lama menjalin kerja sama dengan otoritas asing baik agent to agent maupun melalui MLA.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Serious Fraud Office (SFO) tengah menginvestigasi dugaan suap yang melibatkan Bombardier Inc dalam penjualan pesawat ke Garuda Indonesia.

Investigasi tersebut dibeberkan oleh Bombardier Inc bersamaan dengan rilis laporan keuangan kuartalan perusahaan asal Kanada tersebut. Bombardier juga tengah melakukan audit internal terkait seluruh transaksi yang berkaitan dengan Garuda Indonesia, termasuk pembelian pesawat tipe CRJ1000 pada 2011 dan 2012 lalu.





Source link

Libur Panjang, Penumpang Garuda Naik Jadi 40 Ribu per Hari



Jakarta, CNN Indonesia —

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menyebut pihaknya memetik buah manis dari periode liburan panjang akhir Oktober lalu. Tercatat, per hari, maskapai nasional ini menerbangkan 40 ribu penumpang selama periode tersebut.

Angka tersebut, menurut Irfan, merupakan lonjakan yang signifikan jika dibandingkan dengan tingkat okupansi awal pandemi yang hanya berkisar 2.000-3.000 penumpang per hari.

“Minggu kemarin waktu libur panjang jumlah penumpang kami sudah sampai 40 ribu pe hari, waktu di awal-awal itu, kita ngomong 2.000-3.000 (penumpang),” katanya pada Indonesia Industry Outlook 2021, Jumat (6/11).







Pun belum mencapai tingkat okupansi normal karena banyaknya penumpang yang enggan terbang dan penerapan protokol kesehatan, ia menilai peningkatan tersebut menunjukkan gambaran optimisme di sektor penerbangan di tahun depan.

Ia yakin jika vaksin dapat didistribusikan pada awal 202 maka jumlah penumpang yang akan kembali terbang kembali ke posisi sebelum pandemi paling lambat akhir 2021.

“Mudah-mudahan dengan vaksin dan dengan waktu, kami berharap terutama (penerbangan) domestik itu bisa kembali ke kondisi normal akhir 2021 ini,” lanjut dia.

Lebih lanjut, Irfan menerangkan meski minat calon penumpang sebetulnya tidak sirna, masih terdapat keraguan yang membuat mayoritas masyarakat memilih untuk menunda penerbangan.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Irfan, penumpang yang terbang saat ini adalah mereka yang memang diharuskan melakukan perjalanan.

Oleh karena itu, penting untuk Garuda memastikan setiap penumpang merasa aman terbang dengan maskapai nasional ini. Kepercayaan dari penumpang dan calon penumpang, menurut dia, adalah kunci agar maskapai dapat bertahan di era covid-19.

“Dengan ada vaksinasi terjadi, level of confidence makin cepat terjadi, karena sekarang banyak tidak terbang karena ada keraguan,” pungkasnya.

(wel/sfr)






Source link

Bos Garuda Tanggapi Investigasi KPK Inggris Soal Dugaan Kasus Suap dan Korupsi


TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra menanggapi investigasi lembaga pemberantasan korupsi di Inggris, yakni Serious Fraud Office (SFO) terkait dugaan kasus suap kontrak penjualan pesawat pada 2012 yang melibatkan Bombardier Inc. Irfan mengatakan perseroannya menghormati proses hukum yang berlangsung.

“Garuda Indonesia juga secara aktif akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang guna memastikan dukungan penuh perusahaan atas upaya penegakan hukum kasus tersebut,” tutur Irfan pada Jumat, 6 November 2020.

Irfan menjelaskan, Garuda Indonesia berusaha menegakkan good corporate governance atau GCG seperti arahan pemerintah. GCG berlaku untuk seluruh aktivitas bisnis.

Menurut Irfan, dengan komitmen untuk mendukung upaya penegakan hukum ini, Garuda Indonesia bisa menjaga lingkungan bisnisnya agar tetap bersih dan transparan. “Ini selaras dengan visi transformasi BUMN,” tuturnya.





Source link