fbpx

Harga Emas Antam Stabil Rp 985 Ribu per Gram


TEMPO.CO, JakartaHarga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam stabil pada perdagangan Minggu, 15 November 2020.

“Harga emas batangan satu gram Rp 985.000,” seperti ditulis dalam situs resmi logam mulia pada Minggu. Harga ini sama dengan Sabtu, 14 November 2020.

Berdasarkan situs tersebut, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

1 gram Rp 985.000
2 gram Rp 1.910.000
3 gram Rp 2.840.000
5 gram Rp 4.700.000
10 gram Rp 9.345.000
25 gram Rp 23.237.000

50 gram Rp 46.395.000
100 gram Rp 92.712.000
250 gram Rp 232.515.000

Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 462,8 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 925,6 juta. Harga emas pada 13 November sebesar Rp 978 ribu per gram.

Adapun harga emas hari ini jauh lebih tinggi dibanding awal tahun yang sebesar Rp 771 ribu. Harga tersebut merupakan yang terendah tahun ini.

Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association.

Dalam situs itu, tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). “Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22,” tulis situs tersebut.

 





Source link

Antam Buka Suara soal Harga Emas Anjlok Rp34 Ribu per Gram



Jakarta, CNN Indonesia —

Harga jual emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp34 ribu per gram menjadi Rp972 ribu pada Selasa (10/11) ini. SVP Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko mengatakan penurunan itu merupakan dampak atas pergerakan perekonomian global, termasuk koreksi harga emas dunia.

Meski demikian, Antam melihat kesempatan ini menjadi momentum yang baik bagi masyarakat untuk melakukan investasi. Pasalnya harga emas ANTAM tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Antam melihat prospek bisnis emas yang sangat baik di masa yang akan datang, mengingat konsumen melihat komoditas emas sebagai instrumen investasi sekaligus alat lindung nilai atau safe haven,” ujar Kunto dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (10/11).







Khusus untuk pasar domestik, lanjut Kunto, Antam melihat tingginya kesempatan pertumbuhan penjualan emas di masa mendatang.

Terbukti dengan pencatatan penjualan emas di kuartal III 2020 tumbuh signifikan sebesar 147 persen dibandingkan capaian pada triwulan kedua 2020.

Pada kuartal III tahun ini, Antam juga mencatatkan penjualan emas sebesar 6,9 ton, naik dibandingkan capaian pada kuartal II yang mencapai 2,8 ton. Secara akumulatif, capaian kinerja unaudited penjualan emas Antam pada sembilan bulan pertama 2020 tercatat sebesar 14,8 ton.

Melihat minat tinggi masyarakat terhadap investasi emas saat ini, Kunto optimistis Antam dapat memaksimalkan produksi dan penjualan emas pada 2020 ini.

[Gambas:Video CNN]

“Begitupun kami berharap pada tahun depan tren positif ini akan terus berlanjut. Antam juga senantiasa memperkuat bisnis logam mulia melalui inovasi produk dan perluasan pasar,” tandasnya.

Sementara itu Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) mengatakan penurunan harga emas juga terjadi pada emas yang dijual perseroannya.

Hal tersebut tak lepas dari penurunan harga emas global yang dipicu oleh uji coba Vaksin Pfzifer. Meski demikian menurutnya penjualan emas masih terbilang cukup tinggi untuk saat ini.

“Kalau saya lihat trennya antara beli dan jual, beli masih ada kenaikan biasanya 40 jual 60 beli. Sekarang masih 50-50,” tuturnya.

Ia pun memastikan turunnya harga emas juga diikuti dengan penurunan nilai gadai. Ia menjelaskan harga emas Antam di pegadaian ditaksir lebih rendah yakni 95 persen dari harga jual.

Sementara nilai gadainya adalah 90 persen dari harga taksiran tersebut.

“Kalau kemarin harga di luar kan Rp1 juta, nah taksiran 95 persennya dari itu. Tapi uang pinjamannya dikali 90 persen lagi,” tandasnya.

(hrf/agt)






Source link

Indikasi Kemenangan Joe Biden Makin Kuat, Harga Emas Melejit ke Level Tertinggi


TEMPO.CO, Jakarta – Semakin menguatnya indikasi kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) terus mendorong lonjakan harga emas hingga mencapai level tertinggi sejak Juli 2020. Kenaikan harga emas juga didorong oleh pertimbangan para investor terkait dengan prospek kelanjutan stimulus dari bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed).

Bullion yang merupakan sebutan untuk emas atau perak murni yang berwujud batang atau koin yang digunakan sebagai aset investasi, menguat selama sebulan terakhir, lantaran ketidakpastian dari Pilpres AS. Komoditas itu dinilai menjadi aset safe haven bagi para investor.

“Tampaknya ada aksi ambil untung yang dimulai sekitar US$ 1.960,” kata Tai Wong, Kepala Perdagangan Derivatif Logam di BMO Capital Markets, seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu, 7 November 2020.

Harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$ 1.952,91 per ounce pada 11.27 pagi di New York, setelah naik sebanyak 0,6 persen. Hal tersebut memperpanjang kenaikan minggu ini menjadi 3,9 persen. Adapun indeks spot Dolar Bloomberg turun 0,3 persen.

Wenyu Yao, ahli strategi komoditas senior di ING Bank menyebutkan, para investor sejauh ini memprediksikan kemenangan Joe Biden atas Donald Trump di Pilpres AS. Mereka juga tak terlalu yakin dengan stimulus yang akan digelontorkan oleh The Fed.





Source link

Harga Emas Antam Hari Ini 5 November, Turun ke Rp1 Juta



Jakarta, CNN Indonesia —

Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) atau Antam berada di level Rp1 juta per gram. Harga itu turun Rp4.000 dibandingkan sebelumnya, yakni Rp1,004 juta pada Rabu (4/11).

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp4.000 dari Rp896 ribu menjadi Rp892 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp550 ribu, 2 gram Rp1,94 juta, 3 gram Rp2,88 juta, 5 gram Rp4,77 juta, 10 gram Rp9,49 juta, 25 gram Rp23,61 juta, dan 50 gram Rp47,14 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp94,21 juta, 250 gram Rp235,26 juta, 500 gram Rp470,32 juta, dan 1 kilogram Rp940,6 juta.







Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX naik 0,64 persen ke US$1.908,4 per troy ons. Sedangkan, harga emas di perdagangan spot bertambah 0,36 persen menjadi US$1.909,73 per troy ons pada pagi ini.

Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan pergerakan harga emas masih dipengaruhi sentimen pemilihan presiden (Pilpres) AS.

“Dalam beberapa hari ke depan emas masih akan volatile (fluktuatif),” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Menurutnya, siapapun yang menang nantinya harga logam mulia tetap cenderung menguat. Namun, kemenangan Joe Biden diprediksi lebih memberikan angin segar bagi harga emas. Hari ini, ia memperkirakan harga emas bergerak di rentang US$1.890 hingga US$1.920 per troy ons.

[Gambas:Video CNN]

“Sebab, pembahasan stimulus AS yang sekarang masih tertahan akan segera lolos,” ucapnya.

Perhitungan sementara menunjukkan, Biden di ambang pintu kemenangan. Menurut versi penghitungan CNN yang dilansir pukul 07.06 WIB, Biden sementara unggul dengan 253 suara elektoral.

Sedangkan pesaingnya yang merupakan petahana, Donald Trump, mendapatkan 213 suara. Sementara dari hasil perhitungan Associated Press, Biden meraih 264 suara. Sementara Trump sampai saat ini mendapatkan 214 suara elektoral.

(hrf/agt)






Source link

Emas Dunia Loyo, Sedangkan Antam Naik Rp 10.000 Per Gram


JawaPos.com – Harga emas dunia melemah. Hal ini dikarenakan para investor mengamati detik-detik terakhir penutupan pemilihan presiden Amerika.

Mengutip laman Reuters, Rabu (4/11), harga emas di pasar spot turun 0,30 persen menjadi USD 1.903,43 per ounce pada pukul 08.45 WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat menyusut 0,44 persen menjadi USD 1.900,20 per ounce.

Berdasarkan sentimen geopolitik, jajak pendapat nasional menunjukkan kandidat Partai Demokrat, Joe Biden, memimpin kontestasi. Sementara suara Presiden Donald Trump di beberapa negara bagian battleground terlihat mempertahankan kursi kepresidenan.

Kemudian, pesanan baru untuk barang-barang buatan AS meningkat pada September 2020. Tetapi kenaikan bisa tertahan di tengah perlambatan belanja konsumen karena anggaran pemerintah untuk bisnis dan pekerja yang terkena dampak pandemi Covid-19 sudah habis.

Komite Pasar Terbuka Federal memulai pertemuan dengan pembuat kebijakan, yang menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung ekonomi karena terpukul pandemi dan mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Adapun logam lainnya, seperti perak turun 0,1 persen menjadi USD 24,14 per ounce. Platinum melemah 0,4 persen menjadi USD 863,25 per ounce dan paladium naik 0,2 persen menjadi USD 2.286,36 per ounce.

Sedangkan, mengutip emas batangan milik Antam kembali ke level Rp 1 juta per gram. Naik Rp 10.000 per gram dan dijual Rp 1.004.000 per gram. Sementara harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini naik lebih tinggi, Rp 11.000 ke level Rp 896.000 per gram.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri





Source link

Dolar AS Melemah, Emas Antam Naik Rp 4.000 Per Gram

Dolar AS Melemah, Emas Antam Naik Rp 4.000 Per Gram


JawaPos.com – Harga logam mulia emas dunia kembali naik pada Selasa (21/10). Sebab, nilai mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menyusut. Yakni Indeks Dolar (Indeks DXY) melemah 0,1 persen terhadap mata uang saingannya.

Selain itu, meningkatnya harapan untuk paket bantuan virus Covid-19 yang baru menjelang pemilu Amerika, 3 November juga memengaruhi emas dunia. Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,38 persen menjadi USD 1.914,24 per ounce pada pukul 08.27 WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat meningkat 0,19 persen menjadi USD 1.919,10 per ounce.

Gedung Putih dan Partai Demokrat di Kongres AS semakin mendekati kesepakatan terkait bantuan virus korona. Sebab Presiden Donald Trump mengatakan dia bersedia menerima RUU bantuan yang besar, meski ada pertentantangan dari Partai Republik.

Disisi lain, Uni Eropa yang frustrasi dan Inggris yang terusik, keduanya mendesak satu sama lain untuk berkompromi guna menghindari Brexit tanpa kesepakatan yang akan menambah tekanan bagi ekonomi akibat krisis virus Covid-19.

Emas dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang di tengah tingkat stimulus global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tentunya untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi virus Covid-19.

Adapun logam mulia lainnya, seperti perak naik 0,7 persen menjadi USD 24,82 per ounce, platinum meningkat 0,3 persen menjadi USD 873,89 per ounce, dan paladium bertambah 0,2 persen menjadi USD 2.402,64 per ounce.

Sedangkan, mengutip emas batangan milik Antam hari ini naik Rp 4.000 per gram menjadi Rp 1.012.000 per gram dari harga Selasa (20/10) di Rp 1.008.000. Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 906.000 persen.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri





Source link

Hari Ini, Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.027.000 per Gram

Hari Ini, Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.027.000 per Gram


TEMPO.CO, JakartaHarga emas Antam pada perdagangan hari ini stabil dibandingkan kemarin. Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas dibanderol Rp 1.027.000 per gram.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas naik dari Rp 15.000 per gram dari posisi Rp 1.012.000. Selain itu, untuk harga emas Antam cetakan terkecil yakni 0,5 gram berada di posisi Rp 543.500.

Berturut-turut harga emas untuk satuan 5 gram, 10 gram, dan 25 gram, cetakan Antam hari ini dibanderol Rp 4.915.000, Rp 9.765.000, dan Rp 24.287.000. Untuk satuan 50 gram harga emas dihargai Rp 48.495.000, sedangkan untuk cetakan 100 gram bisa ditebus dengan harga Rp 96.912.0000.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp 927.000 per gram. Sebagai catatan, harga jual kembali ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp 10 juta.

Sementara harga emas yang dijual di Pegadaian hari ini khususnya untuk harga emas Antam ukuran satu gram dibanderol Rp 1.052.000. Sementara emas cetakan UBS dengan ukuran yang sama dipatok Rp 1.025.000.





Source link