fbpx

Beda Pendapat Maybank VS Winda Earl, Ini Solusi Hotman Paris



Jakarta, CNBC Indonesia – Terkait raibnya uang tabungan milik atlet e-Sport Winda Earl ada perbedaan pendapat dari kedua belah pihak. Winda Earl mengaku tidak pernah mendapat buku tabungan maupun ATM karena menabung jenis rekening koran. Atas dualisme kesepahaman ini, kuasa hukum Maybank Indonesia Hotman Paris menyarankan win-win solution bagi Winda Earl dan juga Maybank.

Simak informasi selengkapnya dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia (Kamis, 12/11/2020) berikut ini.

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Trending Bisnis: Maybank Akan Gugat Balik Nasabah Hingga Jiwasraya Raup Rp 2,1 T


TEMPO.CO, Jakarta – Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Senin, 9 November 2020, dimulai dari pernyataan kuasa hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Hotman Paris Hutapea yang membuka kemungkinan pihaknya menggugat balik nasabah yang mengaku duitnya dibobol sekitar Rp 22 miliar. 

Selain itu ada berita soal mantan menteri keuangan Chatib Basri yang menyatakan investor global kini mempertimbangkan isu lingkungan dalam pembiayaan. Ada juga permintaan OJK agar Maybank Indonesia memperbaiki pengawasan internal.

Berita lainnya yang trending adalah Jiwasraya yang sudah mengantongi Rp 2,1 triliun dari hasil penjualan Cilandak Town Square atau Citos. Selain itu ada soal Gojek yang secara resmi meluncurkan GoScreen, melalui anak usaha mereka di bidang periklanan, Promogo. 

Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

1. Temukan Banyak Keanehan, Hotman Paris: Maybank Mungkin Akan Gugat Balik Nasabah

Kuasa Hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Hotman Paris Hutapea mengatakan Maybank mungkin akan melayangkan gugatan balik kepada atlet e-sport Winda Lunardi, nasabah yang mengaku duitnya dibobol sekitar Rp 22 miliar.

“Semakin cepat (kami) digugat lebih bagus. Biar tuntas. Kerena mungkin kami akan gugat balik malah,” kata Hotman Paris dalam live Instagram @maybankid, Senin, 9 November 2020.

Hotman menuturkan terdapat sejumlah keanehan dalam kasus hilangnya dana nasabah tersebut. Kanehan awal, kata dia, pada 2014 saat pembukaan rekening, nasabah tidak memegang kartu ATM dan buku tabungan.

Baca selengkapnya mengenai Hotman Paris di sini.





Source link

Nasabah Maybank Kesal Disebut Bersekongkol: Papa Saya Selama Ini Usaha Halal


TEMPO.CO, Jakarta – Atlet e-sport Winda Lunardi kesal dan sakit hati ketika ayahnya diduga oleh pihak PT Maybank Indonesia Tbk. bekerja sama dengan tersangka pembobol tabungannya.

“Dibilang ada uang bunga ditransfer ke papa saya. Sedangkan kita semua tidak tahu, saya itu hanya nasabah biasa yang memang menabung,” kata Winda dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Kompas TV, Senin malam, 9 November 2020

“Papa saya selama ini usaha halal, selalu menaati hukum. Saya jamin tidak ada mungkin kerja sama papa saya dengan tersangka.”

Lebih jauh Winda menjelaskan awal mula pembukaan rekening di Maybank pada 2014 lalu merupakan rekening koran atau tabungan untuk masa depan dan tidak pernah diotak-atik. 

Dia memastikan bahwa segala transaksi ataupun aktivitas yang terjadi dalam rekening itu, tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan darinya. Kalaupun memang ditemukan ada transaksi, menurut Winda, hal itu merupakan penyalahgunaan pihak lain yang tidak dia ketahui.

“Karena itu tabungan masa depan, kita mau simpan. Gak pernah cek internet banking. Dan karena kita menabung di banyak bank, aman-aman saja selama ini,” ucap Winda.

Sampai akhirnya belakangan Winda dan ibunya kaget saat akan mengambil dana ternyata diketahui jumlah saldo yang ada di rekening tabungannya hanya tersisa Rp 17 juta dan Rp 600 ribu. Padahal dari hitungannya, nilai tabungan berjangka itu pada tahun ini seharusnya sudah mencapai Rp 20-an miliar.





Source link

Temukan Banyak Keanehan, Hotman Paris: Maybank Mungkin Akan Gugat Balik Nasabah


TEMPO.CO, Jakarta – Kuasa Hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Hotman Paris Hutapea mengatakan Maybank mungkin akan melayangkan gugatan balik kepada atlet e-sport Winda Lunardi, nasabah yang mengaku duitnya dibobol sekitar Rp 22 miliar.

“Semakin cepat (kami) digugat lebih bagus. Biar tuntas. Kerena mungkin kami akan gugat balik malah,” kata Hotman Paris dalam live Instagram @maybankid, Senin, 9 November 2020.

Hotman menuturkan terdapat sejumlah keanehan dalam kasus hilangnya dana nasabah tersebut. Kanehan awal, kata dia, pada 2014 saat pembukaan rekening, nasabah tidak memegang kartu ATM dan buku tabungan.

“Tapi buku dan kartu ATM dipegang kepala cabang. Sebagai pemilik uang, kenapa dibiarkan? Itu lagi diselidiki penyidik,” ujar Head Financial Crime Compliance & National Anti Fraud Maybank Indonesia, Andiko di lokasi yang sama.

Selain itu, kata Andiko, juga terdapat aliran dana Rp 6 miliar oleh tersangka AT yang ditujukan untuk pembayaran polis asuransi Prudential. Selain itu juga ada aliran dana yang masuk ke rekening ayah Winda senilai Rp 4 miliar. Ia menduga ada pihak lain yang menerima aliran dana serupa selain Winda dan ayahnya, Herman Gunardi.

Oleh karena itu Hotman meminta agar Bareskrim melakukan penyelidikan lebih mendalam dan memeriksa sebanyak 8 orang yang menerima aliran dana. Ia juga mengatakan kasus pengosongan rekening atlet e-sport Winda Lunardi sudah terjadi sejak 2016. “Menurut pengakuan tersangka (AT), uang sudah ludes Mei 2016. Ada apa ini?,” kata Hotman.

Baca: Tabungan Nasabah Raib, OJK Minta Maybank Indonesia Perbaiki Pengawasan Internal





Source link