fbpx

IHSG Menguat ke 5.557 pada Hari Ini, 18 November



Jakarta, CNN Indonesia —

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.557 pada rabu (18/11). Posisi itu menguat 0,50 persen dibandingkan Selasa (17/11). 

Data RTI Infokom menunjukkan investor melakukan transaksi sebesar Rp12,26 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,35 miliar saham. Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp722,44 miliar.

Pada penutupan kali ini, 232 saham menguat, 210 terkoreksi, dan 175 lainnya stagnan. Terpantau, enam dari sepuluh indeks sektoral menguat, dipimpin oleh kenaikan sektor pertambangan sebesar 1,36 persen.







Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pukul 16.00 WIB terpantau melemah 0,3 persen ke level Rp14.102 per dolar AS.

Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Tercatat, indeks Nikkei225 tertekan 1,1 persen, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong hijau 0,57 persen, dan indeks Kospi di Korea Selatan menguat 0,26 persen.

Sedangkan, bursa saham Eropa terlihat kompak melempem. Terpantau, indeks FTSE100 di Inggris turun 0,28 persen, indeks CAC All-Tradable di Prancis melemah 0,04 persen, dan indeks DAX di Jerman merah 0,02 persen.

[Gambas:Video CNN]

(wel/agt)






Source link

IHSG Diramal Lesu Usai Libur Panjang



Jakarta, CNN Indonesia —

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada perdagangan Senin (2/11). Itu dipicu tingginya kasus covid-19 di berbagai belahan dunia.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan kenaikan kasus covid-19 yang diikuti langkah penguncian akan mengganggu pemulihan ekonomi dan berpotensi mendorong terkoreksinya pasar keuangan.

Selain sentimen itu, ia mengatakan aksi tunggu pasar terhadap pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal ke III dan kinerja emiten juga akan menekan pergerakan indeks.







“Peningkatan kasus covid-19 menjadi berita utama beberapa pekan terakhir. Peningkatan kasus telah mendorong Jerman dan Prancis mengumumkan pembatasan di sektor bisnis,” katanya seperti dikutip dari risetnya, Senin (2/11).

Dengan sentimen itu, dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.000-5.095 dan resistance 5.182-5.200.

Director Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut jelang rilis data inflasi, indeks berpotensi bergerak di zona hijau. Sebab, fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas dinilainya masih stabil.

“Pasca libur panjang pergerakan IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau,” ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 4.889 dan resistance 5.188. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu BBRI, AKRA, ASII, SMRA, GGRM, AALI, dan ROTI.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup rontok. Indeks Dow Jones merosot 0,59 persen ke level 26.501, S&P 500 terjun 1,21 persen ke level 3.269, dan Nasdaq Composite anjlok 2,45 persen menjadi 10.911.

(wel/agt)





Source link