fbpx
50 Daerah Ajukan Utang Rp28 Triliun ke Pemerintah Pusat

50 Daerah Ajukan Utang Rp28 Triliun ke Pemerintah Pusat



Jakarta, CNN Indonesia —

Staf Ahli Menteri Keuangan (Menkeu) Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa mencatat ada 50 daerah yang mengajukan utang atau pinjaman ke pemerintah pusat dengan total mencapai Rp28 triliun selama pandemi covid-19.

Namun hingga saat ini, baru ada sekitar 5 daerah yang telah disetujui dan menandatangani perjanjian dengan total pinjaman sebesar Rp8,5 triliun.

“Daerah yang sudah mengusulkan hampir 50-an daerah dengan total usulan Rp28 triliun tapi yang sudah menandatangani ada 5 daerah Rp8,5 triliun,” ujarnya dalam webinar yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada, Minggu (11/10).







Kunta menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai pelaksana program pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk pinjaman daerah.

Pinjaman tersebut diberikan kepada daerah dengan bunga nol persen dan pemerintah daerah hanya perlu membayar biaya pengelolaan sebesar 0,185 per tahun dan biaya provisi sebesar 1 persen.

“Harapannya kami bisa melaksanakan sampai akhir tahun sekitar 10,5 triliun yang bisa di share ke daerah selanjutnya akan ditampung di tahun 2021,” jelasnya.

Di luar itu PT SMI juga menyalurkan pinjaman dukungan program PEN yang bersumber dari dana perusahaan sebesar Rp5 triliun.

Pinjaman ini diberikan kepada pemerintah daerah dengan suku bunga 5,4 persen. Pemerintah sendiri akan menjamin subsidi 3,5 persen yang berasal dari selisih cost of fund PT SMI sebesar 8,45 persen dengan suku bunga yang diberikan yakni 5,4 persen.

(hdr/ain)

[Gambas:Video CNN]





Source link

PSBB Ketat DKI Tak Ampuh, Kasus Covid-19 Tetap Tinggi

PSBB Ketat DKI Tak Ampuh, Kasus Covid-19 Tetap Tinggi



Jakarta, CNBC Indonesia – Angka penambahan kasus di DKI Jakarta tetap tinggi meski ada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, penambahan kasus di DKI Jakarta pada Sabtu (10/10/20) sebanyak 1.259.

Selanjutnya, 1.282 orang dinyatakan sembuh dan 16 orang meninggal dunia di DKI Jakarta. Jika dibandingkan dengan daerah lain, selisih penambahan kasusnya juga sangat lebar.

Urutan kedua penambahan kasus terbanyak yang diduduki Jawa Tengah, angka tambahannya 410 orang. Berikutnya, kasus di Jawa Timur bertambah 310, Jawa Barat 268, dan Sumatera Barat 245.


Secara kumulatif, per hari ini angka kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 85.574. Dari jumlah itu, 70.392 orang dinyatakan sembuh dan 1.871 orang meninggal dunia.

Provinsi DKI Jakarta sendiri masih memberlakukan PSBB yang diperketat hingga 11 Oktober 2020. PSBB awalnya hanya diberlakukan selama dua pekan sejak 14-27 September.

Saat itu, sampai dengan 14 September kasus yang terpapar covid-19 sebanyak 12.161 orang. Dalam periode itu, meski diperketat lonjakan kasus masih terjadi, hingga 27 September 2020 jumlah kasus yang terpapar menjadi 13.265 orang.

Melihat lonjakan kasus penularan tersebut, yang kemudian memutuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperpanjang penerapan PSBB yang kembali diperketat.

Khawatir kasus harian covid-19 akan meningkat jika PSBB dilonggarkan, PSBB pun diperketat, berlaku mulai 28 September hingga 11 Oktober 2020.

Berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020, aktivitas di kantor dibatasi maksimal hanya 25%. Sementara itu, jika ada salah satu karyawan yang diketahui terpapar covid-19, maka kegiatan perkantoran harus dihentikan selama tiga hari. Restoran-restoran pun dilarang untuk makan di tempat dan hanya boleh dibawa pulang atau take away.

Dengan rentang antara 28 – 30 September, berangsur jumlah pasien positif menurun. Pada 28 September jumlah kasus positif berjumlah 12.732 orang, kemudian turun lagi menjadi 12.726 orang pada 29 September. Dan terus turun menjadi 12.317 pada 30 September 2020.

Namun per 1-9 Oktober 2020, jumlah kasus penularan covid-19 kembali naik. Puncak tertingginya terjadi pada 4 Oktober 2020, yang kembali mencatatkan penularan covid pada angka 13.000an atau tepatnya 13.134.

Pun, sampai dengan 9 Oktober, jumlah kasus penularan covid-19 yang aktif di Jakarta saat ini telah mencapai 13.301 orang, dengan total sembuh sebanyak 69.203 orang, dan 1.860 orang yang meninggal.

Pemprov DKI Jakarta sendiri terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.581 spesimen per 9 Oktober 2020.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 97.680. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 63.281,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip CNBC Indonesia Sabtu (10/10/20).

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)




Source link

Harga Obat Corona Dipangkas 50 Persen, Jadi Rp1,5 Juta

Harga Obat Corona Dipangkas 50 Persen, Jadi Rp1,5 Juta



Jakarta, CNN Indonesia —

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) akan memangkas harga Covifor atau yang lebih dikenal dengan Remdesivir di Indonesia menjadi Rp1,5 juta per vial dari harga semula Rp3 juta per vial.

Covifor sendiri merupakan salah satu obat yang telah disetujui oleh BPOM untuk terapi pengobatan pasien positif covid-19. Obat ini tidak dijual bebas dan hanya digunakan di rumah sakit dengan rekomendasi dan pengawasan dokter.

Emergency Use Authorization (EUA) produk Covifor (Remdesivir) adalah untuk pengobatan pasien penyakit covid-19, terutama untuk orang dewasa atau remaja berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg yang dirawat di rumah sakit.







Presiden Direktur Kalbe Vidjongtius menyebut salah satu pertimbangan  pihaknya dan PT Amarox Global Pharma (Amarox) selaku importir Covifor menurunkan harga adalah karena kebutuhan obat yang semakin meningkat

“Setelah diskusi bersama antara Kalbe, Hetero India dan Amarox, kami sepakat untuk memberikan harga jual khusus Covifor,” katanya seperti dikutip dari rilis resmi, Sabtu (3/10).

Untuk diketahui, Covifor yang dipasarkan Kalbe merupakan produksi Hetero, salah satu farmasi di India dan diimpor oleh PT Amarox Global Pharma (Amarox)

Selain itu, ia menambahkan pihaknya juga mendapat masukan soal harga dari pemerintah, tenaga kesehatan, dan pasien.

“Penyesuaian harga disebabkan dengan mempertimbangkan beberapa kondisi saat ini seperti perkembangan kasus covid-19 di Indonesia, kebutuhan terhadap pengobatan covid-19 menggunakan obat Covifor yang besar,” tambahnya.

Di kesempatan sama, Country Manager PT Amarox Global Pharma Sandeep Sur menyebut bahwa pihaknya ingin mengurangi beban biaya masyarakat dan pemerintah. Ini diwujudkan dengan pemberlakukan harga baru.

“Hetero menyadari dampak pandemic covid-19 yang luas, terutama terkait beban biaya bagi pemerintah dan pasien, maka Hetero memberikan lebih banyak dukungan dan memberikan harga khusus untuk Indonesia,” ucapnya.

Saat ini Indonesia sendiri masih bergulat melawan pandemi corona, dengan jumlah kasus positif nyaris mencapai 300 ribu per Sabtu (3/10) dan jumlah meninggal dunia mencapai 11.055 jiwa dan sembuh 225 ribu orang.

(wel/vws)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Aktivitas Manufaktur RI Menurun di Tengah PSBB Jilid II

Aktivitas Manufaktur RI Menurun di Tengah PSBB Jilid II



Jakarta, CNN Indonesia —

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan aktivitas manufaktur turun  pada September 2020 di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta jilid II. Hal itu terlihat dari Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia yang terkoreksi dari 50,8 di Agustus 2020 menjadi 47,2 di September 2020.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengungkapkan PMI manufaktur Indonesia secara rata-rata pada kuartal III berada di level 48,3. Angkanya naik dari posisi kuartal II 2020 yang berada di level 31,73.

Hanya saja, Febrio mengakui realisasi itu masih cukup menantang. Pasalnya, aktivitas manufaktur bisa dibilang tumbuh positif jika PMI di atas 50.







Ia menjelaskan rilis PMI manufaktur Indonesia bulan lalu menunjukkan ada aktivitas penjualan dan produksi di tengah PSBB pertengahan September 2020. Namun, jumlah permintaan di pasar menurun.”Secara rata-rata, PMI pada kuartal 3 2020 yang sebesar 48,3 menggambarkan kondisi industri manufaktur yang masih menantang. Threshold netral PMI adalah di angka 50,” kata Febrio dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (1/10).

“Penurunan penjualan berkontribusi pada kenaikan kapasitas berlebih yang tercermin juga pada penurunan pekerjaan yang harus diselesaikan,” ujar Febrio.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, perusahaan juga mengurangi belanjanya demi efisiensi. Dengan demikian, penurunan permintaan di pasar bukan hanya dari sisi individu atau rumah tangga, tapi juga perusahaan.

Untuk itu, Febrio menyatakan pihaknya akan memperkuat penanganan pandemi covid-19 di dalam negeri. Penanganan ini dilakukan melalui langkah tes, lacak, isolasi (TLI) dan disiplin, gerakan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

“Penguatan TLI oleh pemerintah dan 3M oleh masyarakat sejauh ini merupakan best practice dalam mengendalikan covid-19 serta berbagai langkah perlindungan sosial,” pungkas dia.

Sebagai informasi, PMI adalah indikator yang dapat memprediksi ekonomi ke depan. Indikator itu menghitung tren aktivitas manufaktur di suatu negara.

(agt)





Source link

Tip Jaga Kantong Agar Tak Bolong karena Pesta Diskon saat WFH

Tip Jaga Kantong Agar Tak Bolong karena Pesta Diskon saat WFH


Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah Daerah DKI Jakarta memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai awal pekan kemarin. Itu dilakukan demi mengatasi penyebaran virus corona yang belakangan ini terus meningkat.

Dampak dari kebijakan itu, mayoritas perkantoran menerapkan kebijakan bekerja dari rumah alias work from home (WFH). Situasi itu dimanfaatkan marketplace dan online shop untuk menawarkan diskon besar-besaran supaya dagangan mereka laku.

Diskon tak hanya diberikan saat tanggal cantik. Tapi, hampir setiap hari tawaran diskon terus bermunculan.







Kalau dilihat, tawaran itu bisa menjadi godaan tersendiri bagi pekerja yang tengah WFH. Nah, kalau tak pintar-pintar memilih kemauan dan kebutuhan, bisa-bisa dompet terkuras karena tawaran itu.

Lantas, apa yang harus dilakukan supaya tak khilaf melahap seluruh diskon yang ditawarkan di online shop dan marketplace?

1. Transfer Dana Menganggur ke Rekening Khusus

Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Asad mengatakan masyarakat bisa menempatkan dana menganggur ke rekening khusus. Jadi, harus dibedakan antara rekening operasional atau belanja sehari-hari dan untuk menabung supaya tak kalap dengan tawaran itu.

“Jadi pindahkan dana untuk menabung, dana yang tidak dipakai ke rekening yang berbeda,” ucap Tejasari kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/9).

Selain dana menganggur, masyarakat juga bisa menempatkan uang yang seharusnya digunakan untuk membayar utang ke rekening khusus. Dengan demikian, dana itu tetap aman sampai tanggal jatuh tempo.

“Semua dana untuk bayar cicilan dan dana darurat pindahkan ke rekening khusus, yang aman,” kata Tejasari.

2. Belanja Sesuai Budget

Masyarakat sebaiknya mengalokasikan dana khusus untuk berbelanja. Dana untuk belanja itu dimasukkan dalam rekening yang berbeda dengan uang untuk kebutuhan lainnya.

“Untuk transfer bayar belanjaan gunakan satu rekening saja,” kata Tejasari.

Ia bilang masyarakat sebaiknya menyeleksi betul barang-barang yang hendak dibeli. Ini diperlukan agar pengeluaran untuk berbelanja tak melebihi dana yang sudah dialokasikan.

“Belanja sesuai dengan budget yang ada di rekening khusus belanja itu,” ujar Tejasari.

Tejasari mengingatkan masyarakat jangan menambah alokasi rekening untuk belanja dengan mengambil dana dari pos lain. Jika itu terjadi, maka pengelolaan keuangan akan kacau.

“Kalau uang habis jangan ditambah lagi dari pos lain. Ini semua dibuat agar terkontrol. Kalau di rekening belanja habis tidak apa-apa karena kan memang sudah sesuai budget,” jelas Tejasari.

3. Tambah Alokasi Dana Darurat

Untuk menghindari godaan diskon, Tejasari menyarankan masyarakat agar menambah alokasi dana darurat. Idealnya, tiap masyarakat yang belum berkeluarga memiliki dana darurat 3x dari pengeluaran per bulannya.

“Amannya yang muda-muda itu 3x dari pengeluaran bulanan. Itu aman,” ujar Tejasari.

[Gambas:Video CNN]

Sementara, untuk satu keluarga idealnya memiliki dana darurat sebesar 6x dari pengeluaran per bulan. Jika pengeluaran per bulan Rp5 juta, maka mereka harus punya dana darurat sebesar Rp30 juta.

Bahkan, semakin besar dana darurat akan tambah bagus. Terlebih, situasi saat ini semakin tak pasti.

Masyarakat harus siap-siap dengan segala kemungkinan terburuk di tengah pandemi virus corona, seperti, pemutusan hubungan kerja (PHK), pemotongan gaji, hingga dirumahkan tanpa gaji.

“Semakin besar dana darurat semakin bagus. Untuk keluarga kalau bisa 12x dari pengeluaran,” jelas Tejasari.

4. Jangan Aktifkan Mobile Banking

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho menyarankan masyarakat membuka beberapa rekening sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, dana untuk belanja sehari-hari bisa ditempatkan di rekening sendiri.

Kemudian, tentukan satu rekening yang bisa melakukan transaksi lewat mobile banking. Jangan semua terkoneksi dengan mobile banking.

“Misalnya ada dua rekening. Hanya satu yang diaktifin mobile banking nya. Yang satu rekening lagi tidak perlu diaktifin mobile banking nya,” kata Andi.

Masalahnya, semakin mudah sistem pembayaran, maka masyarakat akan mudah tergoda untuk mengeluarkan uang. Di sisi lain, kalau akses pembayaran sulit, seseorang akan malas untuk melakukan transaksi.

“Ini susah kalau tidak disiplin karena ada di rumah. Semua ada. Jadi persulit dengan hanya satu rekening yang aktif mobile banking nya,” jelas Andi.

5. Investasi

Demi mengamankan dana, Andi bilang masyarakat bisa menempatkan dana menganggur atau tak terpakai di instrumen investasi. Bukan cuma untuk mengamankan dana, tapi juga meraup keuntungan.

Beberapa investasi yang bisa dipilih saat ini, kata Andi, antara lain reksa dana pendapatan tetap dan emas. Dengan modal Rp100 ribu saja, masyarakat bisa mulai berinvestasi di dua instrumen tersebut.

“Untuk emas kan bisa nabung emas itu murah dan terjangkau, reksa dana juga bisa mulai dengan harga murah,” kata Andi.

Ia menyarankan agar masyarakat menghindari saham terlebih dahulu. Pasalnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergejolak di tengah ketidakpastian yang tinggi akibat pandemi.

“Kondisi sekarang ini IHSG anjlok. Jadi kalau mau investasi pikirkan juga potensi keuntungan, sehingga kalau mau dicairkan sewaktu-waktu ada keuntungan,” jelas Andi.

Ia menambahkan jika ada dana lebih minimal Rp10 juta, masyarakat bisa menempatkannya di deposito. Meski bunganya rendah jika dibandingkan dengan investasi lain, tapi instrumen itu aman untuk mengamankan dana dalam jangka panjang.

(agt)





Source link

Efek Corona, 60 Persen Usaha Tutup Permanen

Efek Corona, 60 Persen Usaha Tutup Permanen


Jakarta, CNN Indonesia —

Sebanyak 60 persen bisnis di Amerika Serikat (AS) terpaksa tutup dan terancam tidak bisa buka kembali karena pandemi virus corona. Salah satu yang paling terdampak adalah bisnis restoran.

Data terbaru situs direktori Yelp mengungkap sebagian restoran yang memberikan status ‘tutup sementara’ telah berubah menjadi ‘tutup permanen’.

Dikutip dari CNNBusiness, sebanyak 163,7 ribu bisnis di Yelp telah tutup sejak 1 Maret. Jumlah tersebut meningkat 23 persen pada 10 Juli.







Berdasarkan data 31 Agustus, dari jumlah yang tutup sementara, sebanyak 98 ribu usaha menyatakan akan tutup selamanya. Dari semua bisnis yang tutup, sebanyak 32,1 ribu adalah restoran dan 19,6 ribu atau 61 persen di antaranya telah tutup permanen.

Yelp mengungkap beberapa restoran memang bernasib lebih mujur seperti pizza, food truck, toko roti dan kedai kopi. Restoran tersebut dinilai lebih mujur jika dibandingkan restoran Meksiko, restoran brunch, sandwich atau dessert bar.

National Restaurant Association mengatakan bahwa 100 ribu restoran telah tutup baik secara permanen atau jangka panjang pada pekan ini.

Penutupan restoran tersebut berdampak pada kehilangan US$240 miliar dalam penjualan tahun ini. Sejumlah faktor memang menyulitkan restoran beroperasi di tengah pandemi.

Asosiasi menilai konsumen menghabiskan lebih sedikit untuk makan di luar. Beberapa orang mungkin merasa tidak aman makan di restoran saat ini.

Menurut sebuah studi baru-baru ini dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, orang dewasa yang dites positif covid-19 kira-kira dua kali lebih memungkinkan memiliki riwayat makan di restoran dalam 14 hari sebelum jatuh sakit daripada mereka yang dites negatif.

Sementara itu, pemilik restoran harus berinvestasi pada barang-barang baru seperti alat pelindung diri untuk staf, tempat duduk di luar ruangan, pemisah plexiglass untuk ruang dalam ruangan, dan teknologi baru untuk pembayaran tanpa kontak.

Dan lebih sedikit pelanggan yang diizinkan masuk ke restoran itu sendiri. Wilayah yang memungkinkan ruang makan dalam ruangan telah menempatkan batasan pada kapasitas tempat duduk sehingga pelanggan dan staf dapat mematuhi aturan jarak sosial.

Selain tempat makan, ritel juga kesulitan. Sekitar 30.400 pusat perbelanjaan dan ritel di Yelp telah tutup sejak 1 Maret.

Sebanyak 58 persen atau sekitar 17,5 ribu di antaranya tutup permanen. Los Angeles, New York, Chicago, dan Miami menjadi kota dengan bisnis yang tutup secara permanen terbesar.

[Gambas:Video CNN]

(age/agt)





Source link

Pemerintah Akan Tambah Penempatan Dana di Bank

Pemerintah Akan Tambah Penempatan Dana di Bank


Jakarta, CNN Indonesia —

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah mengkaji untuk menambah penempatan dana di bank. Saat ini, total penempatan dana pemerintah sebesar Rp41,5 triliun.

Detailnya, total dana yang dititipkan pemerintah di bank Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) sebesar Rp30 triliun dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp11,5 triliun.

“Kami harapkan akan ada tambahan lagi dana ini ke bank, sehingga bisa digunakan untuk menyalurkan kredit kepada UMKM di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers virtual melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (16/9).







Meski tidak menyebutkan secara langsung, namun berdasarkan bahan paparan Budi dituliskan jika pagu penempatan dana pemerintah di bank sebesar Rp79 triliun. Dengan demikian, baru 52,3 persen atau Rp41,14 triliun anggaran penempatan dana di bank yang terealisasi.

Budi melanjutkan dari jumlah penempatan Rp41,15 triliun, bank Himbara dan BPD telah menyalurkan dalam bentuk kredit sebesar Rp120 triliun per 27 Agustus lalu. Targetnya, bank bisa menyalurkan kredit dari dana tersebut hingga tiga kali lipat yakni Rp219 triliun.

“Dari Rp41 triliun dana yang ditempatkan di bank, sudah disalurkan kredit Rp120 triliun. Memang target pemerintah dari Rp1 triliun yang ditaruh diminta Rp3 triliun penyaluran kreditnya,” ucapnya.

Untuk Himbara, pemerintah sudah menempatkan dana sebesar Rp10 triliun di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Rp10 triliun di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Selanjutnya, sebesar Rp5 triliun di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Rp5 triliun di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

[Gambas:Video CNN]

Selanjutnya, alokasi kepada BPD meliputi BPD Jawa Barat sebesar Rp2,5 triliun, BPD Jawa Tengah Rp2 triliun, BPD Jawa Timur Rp2 triliun, dan BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo Rp1 triliun. Selain keempat bank tersebut, pemerintah juga akan menempatkan dana di BPD DKI Jakarta senilai Rp2 triliun.

Lalu, pemerintah juga tengah mengkaji dan mengevaluasi dua BPD lainnya, yakni BPD Bali dan BPD Yogyakarta dengan alokasi dana masing-masing Rp1 triliun.

(ulf/agt)





Source link

Faisal Basri Kritik Aturan Awal Pandemi: Bukan Tangani Corona

Faisal Basri Kritik Aturan Awal Pandemi: Bukan Tangani Corona


Jakarta, CNN Indonesia —

Faisal Basri, ekonom senior Indef, mengkritik aturan hukum yang muncul di awal pandemi yang dinilai tidak solutif dalam penanganan penyakit covid-19 atau virus corona.

Salah satunya, ia menyebutkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang disahkan menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona dan/atau dalam rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional.

Menurut Faisal, payung hukum tersebut lebih condong mengamankan keuangan dan perbankan ketimbang masalah kesehatan.







“Perppu 1/2020 ini bukan tentang menangani covid-19 secara extraordinary (luar biasa). Melainkan, untuk mengantisipasi masalah covid-19 merembet ke sektor keuangan dan perbankan,” ujarnya dalam seminar nasional evaluasi 6 bulan, mengutip Antara, Sabtu (12/9) malam.

Padahal, seharusnya, pemerintah mengeluarkan regulasi yang dapat menangani covid-19 secara luar biasa. Misalnya, sambung dia, perppu agar alat pelindung diri (APD) bisa diproduksi oleh industri otomotif yang saat ini produksinya sedang anjlok.

“Macam-macam (perppu) yang semacam itu,” tegas Faisal.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, ia kembali mengkritisi struktur pejabat yang mengisi organisasi Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dinilai condong pada penanganan perekonomian.

“Kita lihat ketuanya Menko Perekonomian. Kemudian, wakil ketua ada Menteri Keuangan. Lalu, ketua pelaksananya ada Menteri BUMN,” tutur dia.

Persoalan lain, Gugus Tugas Covid-19 yang sebelumnya bertanggung jawab langsung kepada Presiden, sekarang bertanggung jawab kepada Menteri BUMN.

(bir)





Source link

BLT Rp600 Ribu untuk 3 Juta Pekerja Mulai Cair Hari Ini

BLT Rp600 Ribu untuk 3 Juta Pekerja Mulai Cair Hari Ini


Jakarta, CNN Indonesia —

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bantuan langsung tunai (BLT) Rp600 ribu untuk 3 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta mulai cair Jumat (4/9).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan pencairan dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan check list data 3 juta pekerja calon penerima BLT tersebut.

“Alhamdulillah hari ini dari Kami di Kemnaker telah selesai melakukan check list data calon penerima subsidi tahap II. Saat ini pihak Kemnaker telah memproses ke KPPN. Kemudian ke bank penyalur dan segera dilakukan transfer kepada penerima bantuan,” kata Ida dalam pernyataan yang dikeluarkannya, Jumat (4/9).


Pemerintah menggelontorkan pekerja bagi Rp600 ribu bagi 15,7 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta demi membantu mereka menghadapi tekanan ekonomi akibat virus corona.

Bantuan juga diberikan demi mendorong ekonomi yang pada kuartal II 2020 kemarin minus 5,32 persen.

Bantuan digelontorkan dalam beberapa gelombang. Untuk gelombang I, pencairannya sudah mulai dilakukan sejak pekan lalu kepada 2,5 juta pekerja.

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan per hari ini, realisasi penyaluran bantuan sudah berhasil dilakukan ke 2,3 juta pekerja.

Ida menargetkan BLT dapat disalurkan kepada penerima secara keseluruhan target pada pertengahan September 2020. Oleh karena itu, dia meminta kerja sama baik BPJamsostek, perusahaan, mau pun pekerja untuk melaporkan data pekerja yang berhak menerima bantuan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(aud/agt)





Source link