fbpx

Globalisasi Ekonomi yang Terjadi dalam 10 Tahun Terakhir


Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar istilah globalisasi ekonomi? Perubahan besar-besaran pada sektor ekonomi? Atau sektor ekonomi negara yang go international? Ternyata pengertiannya tidak sesederhana itu. Untuk lebih lengkapnya, mari simak penjelasan berikut ini.

Istilah globalisasi seringkali terdengar sebagai penyebutan sesuatu yang berhubungan dengan kemajuan zaman. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) globalisasi adalah proses masuknya individu, kelompok, atau negara dalam ruang lingkup dunia. 

Artinya, globalisasi membentuk hubungan antar manusia atau bangsa di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, dan budaya. Hubungan ini terus berjalan baik sehingga mampu melintasi batas-batas suatu negara. Istilah globalisasi seringkali tertukar dengan istilah internasionalisasi, hal ini karena keduanya memiliki karakteristik yang mirip. 

Globalisasi yang terjadi di bidang ekonomi ini tentu berpengaruh pada perdagangan antara beberapa negara yang sifatnya bebas. Kesuksesan globalisasi ekonomi tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi. Teknologi mampu mengintegrasi tradisi perdagangan tradisional menjadi bentuk yang lebih sempurna, universal, serta mampu menghilangkan batas ruang dan waktu. 

Globalisasi ekonomi erat kaitannya dengan kebebasan di dunia perdagangan yang berusaha menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan internasional. Alasannya adalah globalisasi ini memang hanya memandang dunia sebagai suatu kesatuan.

Hambatan-hambatan tersebut biasanya berbentuk tarif ekspor atau impor yang terlalu tinggi sehingga membuat harga barang tidak kompetitif. Selain itu termasuk juga hambatan berupa politik dagang yang diberlakukan suatu negara untuk melindungi produksi dalam negeri. 

Jadi secara umum, arti globalisasi ekonomi adalah proses masuknya ilmu ekonomi ke ruang lingkup dunia tanpa adanya batasan antar negara atau wilayah. Ilmu ekonomi yang dimaksud adalah yang mencakup proses produksi, distribusi dan konsumsi.

 

Sejarah dan Perkembangan Globalisasi Ekonomi

Globalisasi ekonomi adalah salah satu bentuk inovasi yang tidak terbatas yang terjadi pada sektor perdagangan internasional. Meskipun awalnya perdagangan internasional sudah terjadi lebih dulu selama ribuan tahun. Namun dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan.

Saat ini, inovasi tidak hanya terbatas pada sektor teknologi canggih, lebih jauh lagi inovasi sudah menjadi fenomena global yang mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan. 

Dalam kurun waktu 25 tahun terakhir, globalisasi di bidang ekonomi telah mengalami pertumbuhan sangat pesat. Globalisasi telah membuat lalu lintas perdagangan barang dan jasa pada lintas negara menjadi lebih terbuka.

Hal ini terjadi karena biaya transportasi dan komunikasi menjadi lebih rendah. Penyebabnya adalah berkurangnya hambatan dalam berbagai aspek, seperti pergerakan barang, jasa, tenaga kerja, modal, dan ilmu pengetahuan.

Secara teoritis, globalisasi perdagangan akan meningkatkan jumlah perdagangan antar negara dengan meningkatnya spesialisasi dan efisiensi. Hal ini karena negara yang mempunyai keunggulan daya saing produknya akan terus meningkatkan produksi dan daya saingnya.

Di sisi lain, globalisasi juga telah berperan dalam mempengaruhi tingkat kesejahteraan dan kehidupan sosial-ekonomi pada banyak negara di dunia. Dalam berbagai literatur, terdapat dua pandangan berbeda mengenai dampak positif dan negatif globalisasi perdagangan terhadap tingkat kesejahteraan suatu negara. 

Peningkatan penggunaan kecepatan data dalam internet merupakan inti dari globalisasi dan ekonomi digital dalam menghubungkan seluruh moda dunia. Saat ini penggunaannya telah tumbuh 45 kali lebih besar sejak tahun 2005. 

Beberapa ahli memperkirakan bahwa fenomena ini akan meningkat sembilan kali dalam lima tahun ke depan. Kondisi ini tentu diiringi dengan meningkatnya jumlah pengguna arus informasi, penelusuran (searching), komunikasi, video, transaksi, dan lalu lintas intracompany.

Meski globalisasi ekonomi sudah meluas sejak munculnya perdagangan antar negara, pertumbuhannya naik drastis dalam kurun 20–30 tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah berkat kerangka kerja General Agreement on Tariffs and Trade dan Organisasi Perdagangan Dunia. Semua negara pun perlahan menghapus hambatan perdagangan dan membuka akun lancar dan akun modalnya. 

 

Strategi Indonesia Menghadapi Globalisasi Ekonomi

Beberapa perusahaan menganggap persaingan di era globalisasi adalah tantangan yang bisa dijadikan peluang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Indonesia memiliki potensi tinggi bersaing di era ini terutama dalam jumlah penduduk yang besar dengan sejumlah skill yang dimiliki. Terbukti dengan pengguna internet yang terus meningkat, termasuk sumber daya yang melimpah, sangat berpotensi untuk memenangkan persaingan.

Namun demikian masih ada beberapa potensi yang menjadi penghambat untuk bersaing di era ini. Salah satunya belum tersedia infrastruktur digital yang memadai. Dan masih adanya perbedaan pemanfaatan dan penguasaan teknologi di berbagai daerah termasuk kota dan desa. Serta adanya peraturan yang khusus mengatur ekonomi digital.

Berdasarkan analisa Faisal Basri berjudul Peta Perekonomian Indonesia Memasuki Era Digital yang dikutip dari tulisan Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Setidaknya ada top 7 skill yang harus dipersiapkan oleh SDM di Indonesia menyongsong persaingan globalisasi ekonomi:

Complex Problem Solving

Ketika sebuah negara mampu menghasilkan inovasi melalui pemanfaatan teknologi, bisa dikatakan bahwa telah mendukung globalisasi ekonomi. Teknologi juga dimanfaatkan untuk membuat prediksi di lingkungan yang kompleks dengan cara melakukan penelitian dan kajian dari pengetahuan tertentu. 

Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa dengan masuknya globalisasi, akan semakin banyak masalah yang akan dihadapi. Namun dengan adanya inovasi serta sistem operasi produk barang dan jasa yang kompleks, maka akan selalu ada solusi dari setiap permasalahan. 

 

Critical Thinking

Tingkat pendapatan global dapat berdampak nyata bagi kualitas hidup populasi masyarakat dunia. Hal ini karena teknologi menghasilkan harga murah dengan keuntungan jangka panjang dalam efisiensi dan produktivitas.

Dengan teknologi, biaya transportasi dan komunikasi akan menurun, logistik dan rantai pasokan global lebih efektif, dan biaya perdagangan akan berkurang. Semua ini akan membuka pasar baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut adalah contoh pemikiran kritis dari sebuah proses intelektualitas aktif dan terampil sebagai panduan untuk keyakinan dalam tindakan. Secara umum, ini didasarkan pada nilai intelektual universal.

 

Creativity

Teknologi mengakibatkan permintaan akan pekerja terampil meningkat sementara permintaan pekerja dengan pendidikan rendah menurun. Dalam hal ini, teknologi merupakan salah satu alasan utama mengapa pendapatan tidak mengalami kenaikan, bahkan menurun bagi sebagian besar penduduk di negara-negara berpenghasilan tinggi.

 

People Management

Manajemen SDM menegaskan pada konteks seseorang yang mampu mengarahkan pada hasil kuat dan berkelanjutan. Caranya adalah dengan meningkatkan keterlibatan sumber daya manusia yang bekerja untuk mereka. Sehingga hal ini berdampak langsung pada pekerja kelas bawah.

 

Coordinating with Other

Teknologi di era globalisasi sektor ekonomi begitu krusial, sehingga membutuhkan bantuan yang efektif untuk meningkatkan skala keuntungan ekonomi. Karena itu dibutuhkan keterampilan berkoordinasi yang baik. Cakupannya adalah kapasitas untuk mengatur, dan menghubungkannya dengan keseluruhan alur kerja mencakup penanganan krisis, rintangan atau interupsi yang tak terduga.

 

Emotional Intelligence

Digitalisasi memiliki kemampuan untuk memacu setiap informasi yang diterima oleh masyarakat. Sehingga setiap orang bisa mendapatkan berbagai informasi baik yang bersifat lokal dan internasional.

Di satu sisi hal ini bisa membuat manusia mendapatkan informasi yang diperlukan. Namun di sisi lain akan menjadi beban berlebih atas seluruh proses informasi yang diterima oleh setiap manusia atau masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan emosional yang mengidentifikasi dan mengelola tingkat emosional orang lain.

 

Judgement and Decision Making

Keputusan yang baik membutuhkan tujuan yang jelas, terukur, spesifik, realistis dan disepakati oleh beberapa pendukung. 

Tidak banyak perusahaan yang siap menghadapi kondisi ini. Hanya perusahaan yang didukung oleh infrastruktur yang memadai, sistem yang efektif, serta manajemen yang baik memungkinkan untuk bersain di era ini.

Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi desain dan sistem yang selama ini berjalan. Jangan pernah berhenti untuk adaptasi dengan berbagai perkembangan ekonomi global dan persaingan digital. 

Salah satu caranya yang paling sederhana adalah dengan memiliki catatan keuangan bisnis yang baik sebagai dasar bisnis yang kuat. Jurnal adalah software akuntansi yang akan membantu Anda dalam mencatat serta menganalisa keuangan bisnis.




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *