fbpx
Kementan Siap Kembangkan 30 Ribu Hektar Lahan di Humbahas

Kementan Siap Kembangkan 30 Ribu Hektar Lahan di Humbahas


Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Humbang Hasundutan (Humbahas) di Suamtera Utara dalam rangka meninjau kawasan lahan pengembangan lumbung pangan (fooed estate). Pengecekan kemajuan pengembangan Food Wstate Hortikultura ini dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar Kabupaten Humbahas menjadi percontohan pengembangan Food Estate berbasis holtikultura.

“Food estate ini adalah program yang diminta oleh Bapak Presiden untuk bisa dioptimalkan lahan-lahan yang berpotensi sehingga meningkatkan nilai komoditi pertanian yang tentu harga jualnya bisa lebih mahal,” ujar YSL yang didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajekshah dan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dalam peninjauan di Desa Ria-Ria, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara pada Jumat (11/09).

YSL menambahkan, pengembangan kawasan Food Estate Hortikultura sebagai salah satu program prioritas Kementerian Pertanian tahun ini. Komoditas yang dikembangkan antara lain adalah kentang sebagai bahan baku indusri, bawang merah, dan bawang putih.







Lebih lanjut ia mendorong pembangunan korporasi pertanian di lokasi pengembangan food estate, mulai hulur hingga hilir. YSL mengatakan akan menggarap 30 ribu hektar lahan sampai 3 tahun ke depan.

“Kita akan kembangkan lahan food estate dilokasi seluas 30 ribu hektar. Tapi untuk uji coba di 2020 ini ada kurang lebih 1000 hektar untuk kita coba. Tentunya keterlibatan petani setempat harus ada,” kata Syahrul sebelum melanjutkan tinjauan ke lokasi screen house perbenihan kentang di Desa Parsingguran II.

Wagub Sumut Musa Rajekshah menyatakan, lahan yang akan digarap itu merupakan lahan subur. Ke depannya, lahan siap dikelola secara terbuka untuk kepentingan masyarakat dan negara. Ia menambahkan bahwa Sumatera memiliki banyak varian tanaman holtikultura yang bisa ditanam di areal food estate.

“Kita sangat terima kasih dengan Pak Menteri Pertanian karena programnya di Humbang Hasundutan jadi final project untuk food Estate. Mudah-mudahan ini berhasil sukses dan bisa dikembangkan di daerah-daerah lain di Sumatera Utara. Kami dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat mendukung dan juga kami siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami dari Provinsi Sumatera Utara,” ungkap Musa.

Sementara Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menilai pengembangan kawasan food taste di kabupaten yang ia pimpin sebagai peluang besar bagi masyarakat, khususnya petani untuk meningkatkan perekonomian setempat.

Pengembangan food estate di lahan upland Humbang Hasundutan disebut memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan agroekosistem di daerah lain di antaranya, ketersediaan lahan sangat luas, curah hujan tinggi sebagai salah satu sumber penyedia air, agroklimat sesuai untuk budidaya hortikultura, potensi pengembangan agroekowisata, serta dapat disinergikan dengan upaya konservasi lingkungan.

(rea)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *