fbpx
Rupiah Masih Loyo Lawan Dolar AS Awal Pekan Ini

Rupiah Masih Loyo Lawan Dolar AS Awal Pekan Ini



Suara.com – Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah jelang awal pekan ini berpotensi melemah terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, data tenaga kerja AS yang hasilnya cukup bagus bisa mendorong penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya. Rupiah berpotensi tertekan terhadap dolar AS di hari Senin.

Selain itu, lanjut Ariston, memanasnya kembali hubungan AS dan China setelah AS berencana mem-blacklist perdagangan dengan perusahaan semi konduktor terbesar Tiongkok, SMIC. Isu ini bisa memberikan tekanan ke aset berisiko termasuk rupiah.

Sementara itu, beberapa data ekonomi global dari China dan Jerman akan menjadi perhatian pasar karena pasar masih mencari petunjuk soal indikasi pemulihan ekonomi global di tengah kondisi pandemi, yaitu data Neraca Perdagangan China bulan Agustus dan data produksi industri Jerman bulan Juli.

Bila kedua angka ini lebih bagus dari proyeksi, penurunan aset berisiko mungkin bisa tertahan.

“Potensi rupiah terhadap dolar AS hari ini di kisaran Rp 14.650 – Rp 14.850,” ujar Ariston dalam riset hariannya, Senin (7/9/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat pekan Kemarin (4/9/2020) berada di level Rp 14.750 per dolar. Level itu menguat dibanding pergerakan Kamis sebelumnya di level Rp 14.777 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.742 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang di level Rp 14.818 per dolar AS.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *