fbpx
SoftBank Suntik Yummy Corp Rp175 Miliar

SoftBank Suntik Yummy Corp Rp175 Miliar


Jakarta, CNN Indonesia —

Yummy Corp, induk usaha Yummykitchen mendapatkan pendanaan series B sebesar US$12 juta atau setara dengan Rp175 miliar.

Suntikan dana ini berasal dari venture capital global yang dipimpin oleh SoftBank Ventures Asia Korea Selatan.

Jajaran investor baru ini akan bergabung dengan investor Yummy Corp sebelumnya, yakni Sinarmas Digital Ventures, East Ventures, Agaeti Ventures, Prasetia Dwidharma dan Selera Kapital by Sour Sally Group.







Pendanaan series B ini melanjutkan pendanaan series A sebesar US$7,75 juta pada Oktober 2019 lalu.

Perwakilan SoftBank Ventures Asia Harris Yang mengungkap saat ini, dengan dukungan pasar food delivery yang berkembang pesat, Yummy Corp menjadi salah satu pelaku cloud kitchen terbesar di Indonesia.

“Pendanaan ini diharapkan bisa meningkatkan bisnis di sektor yang sedang berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/9).

Sejalan dengan itu, CEO Yummy Corp Mario Suntanu mengungkap suntikan dana ini akan digunakan untuk membantu pebisnis F&B untuk mengembangkan bisnis melalui channel delivery.

“Kami akan membantu pemain industri F&B untuk mengembangkan bisnis melalui channel delivery sebagai solusi keterbatasan di tengah pandemi corona,” ujarnya.

Yummykitchen, unit bisnis Yummy Corp merupakan cloud kitchen di Indonesia yang menjadi operator penuh. Artinya, perusahaan tidak hanya menyewakan dapur bersama, namun juga mengerjakan operasional dari berbagai brand.

Yummykitchen meluncur pada pertengahan 2019 lalu. Saat ini, perusahaan ini telah memiliki 70 cloud kitchen atau dapur bersama di Jakarta, Bandung dan Medan.

Ada sekitar 50 brand food and beverage yang tergabung dengan Yummykitchen, yakni Ismaya Group, Padang Merdeka, Hong Tang hingga Dailybox

Yummykitchen mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 320 persen pada semester awal 2020.

[Gambas:Video CNN]

(age/bir)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *