fbpx

Dirut BUMN Milenial Pilihan Erick Thohir untuk Jasamarga Bali



Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri BUMN Erick Thohir memamerkan sosok I Ketut Adiputra Karang, Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol. Dirut BUMN milenial pilihannya itu baru menginjak usia 31 tahun.

Erick menyebut Adi sebagai salah satu talenta muda BUMN yang seharusnya menjadi contoh anak-anak muda Indonesia lainnya.

Pasalnya, dia mengaku anak buahnya yang satu ini terus berusaha mengembangkan diri menjadi pribadi yang berakhlak, jujur, dan bertanggung jawab. Ini sejalan dengan moto BUMN di bawah kepemimpinan Erick.







[Gambas:Instagram]

“31 tahun, Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang, salah satu talenta muda BUMN. Menjadi salah satu direksi termuda BUMN tidak mudah dan butuh kerja keras,” ujar Erick lewat akun Instagramnya @erickthohir, dikutip Senin (23/11).

Lebih lanjut ia juga berpesan kepada jajarannya untuk tidak menyerah dan terus berinovasi demi mewujudkan Indonesia maju.

Erick bukan baru kali ini saja menyanjung staf muda BUMN. Sebelumnya, ia juga sempat memuji Achmad Didi Ardianto, kader BUMN muda yang didapuk menjadi Direktur Utama PT Garam (Persero) dari posisi sebelumnya di PT Freeport Indonesia sebagai direktur.

Usia Achmad yang terbilang muda disebut Erick tidak menjadi alasan untuk tak menjadikannya bos di perusahaan negara. Asal siap dan mampu, Erick mengaku tidak segan menarik talenta dari luar perusahaan.

“Kami nggak segan-segan menarik orang dari luar orang yang dirasa terbaik, contoh Dirut PT Garam tadinya di Freeport, usianya masih muda. Dikasih challenge (tantangan) dia mau, alhamdulillah,” imbuh Erick beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)






Source link

Garuda Tunggu Izin Otoritas RI Terbangkan Boeing 737 Max



Jakarta, CNN Indonesia —

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk masih menunggu izin dari pihak otoritas untuk kembali menerbangkan pesawat Boeing 737 Max. Pesawat tersebut telah kembali mendapatkan izin mengudara dari Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) pada Rabu (18/11) lalu.

“Untuk bisa mengoperasikan kembali (Boeing 737 Max) tentu saja kami butuh aturan-aturan, persetujuan dari otoritas RI,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam konferensi pers usai RUPSLB, Jumat (20/11).

Selain izin, ia menuturkan perseroan memiliki pertimbangan lain sebelum menerbangkan Boeing 737 Max. Ia menuturkan ada sejumlah persiapan yang harus dilakukan Garuda Indonesia, salah satunya melatih kembali para pilot.







“Persiapan dari pesawat tersebut termasuk, re-training (melatih kembali) dari para pilot karena ini ada jangka waktu cukup lama, dimana pilot kami harus melalui proses sertifikat training dan sertifikasi lagi,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan masih banyak pesawat Garuda Indonesia yang terpaksa tidak terbang (grounded) karena penurunan permintaan akibat pandemi covid-19. Oleh sebab itu, perseroan akan menyusun skala prioritas terbang untuk semua armada pesawatnya.

Ia mengungkapkan, Garuda Indonesia hanya memiliki satu armada jenis Boeing 737 Max tersebut.

“Perlu diketahui, kami masih memiliki beberapa pesawat yang grounded, belum terbang, karena memang demand belum ada sampai untuk bisa terbangkan semua pesawat yang ada,” tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Seperti diketahui, Boeing 737 Max dilarang terbang sejak Maret 2019, usai dua kecelakaan fatal yang menewaskan 346 orang. Salah satunya, kecelakaan maut yang dialami maskapai Lion Air JT610 pada Oktober 2018, serta Ethiopian Airlines 302 pada Maret 2019.

Setelah menjalani berbagai pemeriksaan dan penyesuaian teknologi, Boeing 737 Max kembali mendapatkan izin mengudara. Pesawat kembali diizinkan terbang setelah memperbaiki fitur keselamatan yang sebelumnya menjadi penyebab kecelakaan tragis itu. Dalam proses pemeriksaan selama hampir 2 tahun ini, Boeing merugi sebesar US$20 miliar.

(ulf/sfr)






Source link

Profil Prasetio, Mantan Bos Merpati yang Jadi Dirkeu Garuda Indonesia


TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Prasetio sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia. Penunjukan tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB yang digelar pada Jumat, 20 November 2020.

“Direktur Keuangan dan Manajemen risiko dari Pak Fuad digantikan oleh Pak Prasetio,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Jumat, 20 November 2020.

Prasetio menggantikan Fuad Rizal yang sebelumnya menduduki posisi itu. Berdasarkan rekam pengalamannya, Prasetio merupakan corporate advisor Garuda Indonesia.

Ia memiliki rekam jejak sebagai bankir sedari 1984. Pada tahun itu hingga 1999, Prasetio menduduki posisi vice president credit policy and administration group head di PT Bank Niaga Tbk.

Karier di perbankan ia lanjutkan di PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Prasetio menjabat di Danamon sejak 2002 hingga 2004.





Source link

Garuda Gelar RUPSLB Hari Ini, Analis Prediksi Saham Emiten Akan Terbang


TEMPO.CO, Jakarta – Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal meroket setelah perusahaan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). RUPSLB dihelat hari ini, Jumat, 20 November 2020.

“Saham Garuda bisa kembali terbang. Kemungkinan hari ini 20 persen,” kata Ibrahim saat dihubungi pada Jumat, 20 November.

Saham emiten berkode GIAA itu pada penutupan perdagangan Kamis, 19 November, melemah 0,51 persen ke level 390 per lembar saham. Dalam sepekan terakhir, laju saham Garuda melandai di kisaran 380-392.

Ibrahim mengatakan, setelah rapat pemegang saham, sentimen pasar terhadap emiten akan positif. Sebab, Garuda akan memperoleh kepastian pinjaman dari pemerintah senilai Rp 8,5 triliun pada hari ini.

Di samping itu, Garuda pun kemungkinan akan melakukan perombakan personel. Langkah ini, tutur Ibrahim, menunjukkan bahwa pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas Garuda serius membenahi manajemen perseroan yang sejak lama porak-poranda.





Source link

Pemerintah Bakal Bentuk Holding BUMN Jasa Sertifikasi



Jakarta, CNN Indonesia —

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal membentuk holding perusahaan pelat merah bidang jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.

Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan terdapat tiga BUMN yang bergerak dalam bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia. Sebagai induk holding, pemerintah menunjuk Biro Klasifikasi Indonesia.

“Kementerian BUMN sudah memutuskan akan dibentuk holding dari ketiga BUMN ini, Biro Klasifikasi Indonesia jadi induk, Sucofindo dan Surveyor akan bergabung untuk mengintegrasikan seluruh kemampuan BUMN dalam membangun bisnis testing, inspeksi, dan sertifikasi di Indonesia,” ujar Budi di sela seremoni penyerahan SaveGuard Label milik Surveyor Indonesia – Bureau Veritas seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/11).







Menurut Budi, sertifikasi untuk risiko keamanan dari sisi kesehatan di tengah pandemi sangat diperlukan dalam rangka menggerakkan kembali aktivitas bisnis.

Dengan skala bisnis sertifikasi yang lebih besar, Budi berharap dapat membuat holding BUMN sertifikasi semakin mampu untuk mengadopsi teknologi baru dan masuk ke bisnis baru yang membutuhkan sertifikasi dan testing.

“Bisnis ini melakukan uji terhadap segala macam standar yang memang diperlukan untuk semua jenis industri, bisa makanan, kesehatan, elektronika, industri processing dan lain sebagainya,” paparnya.

[Gambas:Video CNN]

Lebih lanjut, di tengah pandemi, Budi juga mengatakan dibutuhkan banyak ide-ide baru dalam bisnis, termasuk sertifikasi agar masyarakat merasa aman untuk melakukan kegiatan normal.

Oleh karenanya, ia mengapresiasi ide bisnis dari Surveyor Indonesia dengan memasukkan program sertifikasi SafeGuard Label. Dengan ide tersebut, perusahaan dapat membantu membangkitkan kepercayaan masyarakat atas rasa aman dalam beraktivitas sehingga mendorong pemulihan ekonomi.

(sfr)






Source link

Mantap! Erick Ungkap BUMN Sikat Perusahaan Argentina & Brasil



Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir blak-blakan mengenai rencana akuisisi perusahaan luar negeri. Hal ini disampaikan dalam acara Jakarta Food and Security Summit ke-5 Tahun 2020 yang berlangsung pada Kamis (19/11/2020).

Erick menegaskan bahwa pihaknya terbuka dengan sejumlah skema kerja sama di sektor di pangan. Terutama untuk komoditas seperti gula, ikan, dan sapi. Ia memberikan contoh, selama ini salah satu impor terbesar yang ada di BUMN yaitu garam, fosfat, dan daging.

“Nah tentu dengan market yang besar di BUMN sendiri, ya kita sangat terbuka kalau memang kita perlu akuisisi perusahaan daging di luar negeri bersama swasta,” urai Erick Thohir.

“Kita menjadikan Indonesia Incorporation. Kita tidak perlu mayoritas, mungkin 40%, 60% 2-3 pemain swasta. Kita akuisisi perusahaan di Brasil atau Argentina we are more than welcome,” bebernya.

Dengan berpartner, menurutnya distribusi barang akan lebih mudah. Ini menurutnya adalah contoh win-win solution yang dilakukan oleh Kementerian BUMN.

“Bagaimana tadi market yang impor daging 1,5 juta ton, kalau bisa kita ikutan. Dalam arti jangan terus diimpor, toh market kita besar. Nah ini salah satu partnership yang kita bisa lakukan untuk akuisisi di luar negeri,” bebernya.

Adapun kerja sama dengan perusahaan dalam negeri, menurutnya juga masih banyak peluang yang sedang digali. Ia sudah mendorong Direktur Utama PT RNI yang membawahi holding BUMN pangan untuk melakukan pemetaan.

“Itu mapping-nya nanti bisa dipresentasikan oleh Dirut RNI yang baru yang Insyaallah akan aktif di akhir November ini. Nanti saya minta Dirut yang baru ini bisa paparan dengan Kadin. Background Dirut baru bekas private sector, dulu di Hero. Kemudian beliau memberanikan diri bergabung ke negara, BUMD. Dan sekarang ke BUMN. Ya kita coba berikan kesempatan itu,” tandasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(dru)




Source link

Erick Thohir Ingin Hanya Ada Satu BUMN Sektor Perikanan


TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah mempelajari dua perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang perikanan, yaitu PT Perikanan Nusantara (Persero) dan Perum Perindo.

Menurut dia, sebaiknya nantinya hanya ada satu perusahaan saja yang bergerak di perikanan. “Ngapain kita ada dua perusahaan ikan, lebih baik satu saja,” ujar Erick dalam webinar, Kamis, 19 November 2020.

Ia pun ingin BUMN perikanan tersebut nantinya fokus pada sistem penyimpanan dan pemasaran. Sehingga, tidak bersaing dengan nelayan. “Kalau bisa kita fokus, enggak usah juga bersaing dengan nelayan, punya kapal dan apa lagi, enggak usah lah.”

Saat ini BUMN perikanan berada di bawah kluster pangan. Selain ikan, BUMN pangan akan berfokus kepada sejumlah komoditas, antara lain beras, jagung, gula, ayam, sapi, kambing, cabai, bawang merah, dan garam.

Adapun struktur klaster itu adalah PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menjadi induk holding perusahaan. Selanjutnya, PT Berdikari (Persero) akan menjadi anak perusahaan yang fokus kepada daging sapi dan ayam. Di perikanan, Erick tengah mengkaji PT Perikanan Nusantara (Persero) dan Perum Perindo.

Pertani (Persero) dan PT Sang Hyang Seri akan diminta fokus untuk meningkatkan teknologi pembibitan yang menjadi kunci industri pangan ke depannya. Sehingga Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dari segi bibit komoditas pangan. Dua perusahaan ini akan berfokus kepada komoditas beras dan jagung.





Source link

Dinobatkan Sebagai BUMN Terbaik, Pertamina Dorong Kualitas Pelayanan


JawaPos.com – Keterbukaan dan implementasi Environment, Social and Governance (ESG) yang selama ini dilakukan PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Hal ini terungkap usai Pertamina meraih empat penghargaan sebagai BUMN Terbaik dalam ESG Awards 2020.

ESG Awards 2020 merupakan penghargaan bagi perusahaan di Tanah Air yang dinilai memiliki keterbukaan dalam pengungkapan ESG. Penghargaan ESG ini berdasarkan keterbukaan Pertamina dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan tahun buku 2019, sesuai dengan acuan global yakni Global Reporting Initiatives (GRI) Standards.

ESG Awards pertama dari Majalah Investor dan Bumi Global Karbon Foundation ini bertujuan untuk memotivasi perusahaan agar makin peduli pada lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik. Pada kegiatan tersebut, Pertamina menjadi yang terbaik pada empat kategori, yakni Peringkat Keterbukaan ESG BUMN Terbaik, Peringkat Keterbukaan Sosial BUMN Terbaik, Peringkat Keterbukaan ESG BUMN Non Bank Terbaik, dan Peringkat Keterbukaan Social BUMN Non Bank Terbaik.

Pjs. VP Corporate Communication Pertamina, Heppy Wulansari mengatakan penghargaan ini akan menjadi pendorong Pertamina untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta peningkatan pengelolaan lingkungan, sosial, dan tata kelola secara terbuka, inovatif dan berkelanjutan. Selain menjalankan bisnisnya, komitmen atas ESG tersebut merupakan upaya strategis Perseroan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)

Heppy menambahkan, pengelolaan program CSR dan Bina lingkungan, yang merupakan bagian dari ESG, menjadi key performance indicator perusahaan. “Program CSR dan Bina Lingkungan yang kami lakukan di seluruh wilayah operasi, bermanfaat untuk menjaga keharmonisan antara perusahaan dan lingkungan sekitarnya, serta bagian dari misi Pertamina untuk mengelola energi yang berkelanjutan,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Rabu (18/11).

Heppy menambahkan, Pertamina menyampaikan apresiasi kepada Majalah Investor dan Bumi Global Karbon Foundation, yang telah memberi perhatian terhadap perusahaan Indonesia yang telah mengelola isu lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dengan baik.

Sementara itu, Pendiri Bumi Global Karbon Foundation (BGKF) Achmad Deni Daruri, selaku pemberi dan penyelenggara ESG Award 2020 mengatakan, ajang penghargaan ini mengacu pada penilaian pengungkapan tahun 2019.

ESG, kata Deni, merupakan isu penting yang perlu diperhatikan perusahaan demi keberlanjutan perusahaan ke depan dan keberlangsungan kehidupan di dunia. Kepedulian pada ESG merupakan ciri perusahaan modern. ESG Awards yang baru pertama kali diadakan ini, dimaksudkan untuk memotivasi perusahaan agar makin peduli pada lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Kita mengapresiasi perusahaan yang memiliki concern pada isu ESG, yang sudah merupakan isu global,” pungkas Deni.

Saksikan video menarik berikut ini:





Source link

Semua BUMN Cabang Hong Kong Bakal Kumpul di Satu Gedung



Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) merasa tertantang dengan keberadaan kantor cabang di luar negeri, untuk mewujudkan Indonesia Incorporated yang menjadi cita-cita Kementerian BUMN.

Direktur Treasury & International PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Henry Panjaitan mengatakan ada dua proyek yang diusung oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) terkait dengan keberadaan kantor cabang bank di luar negeri tersebut.

“Bank Mandiri untuk koordinator bank di London, dan Bank BNI untuk koordinator di Hong Kong,” ujarnya dalam NGOPI BUMN “BUMN Go Global, Indonesia Mendunia” secara virtual di Jakarta, Rabu (18/11/2020).


Menurutnya, saat ini Bank BNI Hong Kong sudah berada di satu gedung dengan Bank Mandiri. Tepatnya di Far East Finance Center, dan menduduki area yang terletak di GF seluas 1.800 m2. “Sementara bank Mandiri di lantai 7,” imbuhnya.

Sementara itu, Bank BRI juga berkantor tak jauh dari lokasi tersebut, tepatnya di Lippo Center bersama dengan perusahaan BUMN lain seperti Garuda dan anak usaha Pertamina, Tugu Insurance.

“Mau Signing sudah finalisasi draft MoU, idenya adalah semua BUMN Hong Kong Berkantor di gedung yang sama,” ujarnya.

Hal ini sesuai dengan apa yang menjadi tujuan Kementerian BUMN. Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto mengatakan Indonesia Incorporated adalah bagaimana menyatukan kekuatan BUMN di luar negeri agar menciptakan efisiensi operasional.

“Yang digambarkan masalah ini, Pertamina ada di beberapa negara. BNI, BRI, BUMN Karya juga ada di beberapa negara. Kenapa tak bisa satukan,” ujarnya.

Untuk itu dibuatlah MoU antara Kementerian BUMN dan kementerian Luar Negeri dalam mewujudkan hal ini. Dengan campur tangan Kemenlu, diharapkan hal-hal terkait ini bisa dilakukan.

“Dengan menyatukan beberapa kantor cabang. Kalau itu sudah, mana-mana yang jadi kesempatan, membuka peluang pasar. Kami coba kumpulkan BUMN di mana kekuatan mereka dan pasar mana, kami sedang jajaki. Kalau sudah matang, kita bisa memasuki go global yang diinginkan. Investasi di luar negeri akan naik, dan branding Indonesia akan terwujud,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)




Source link

Ditunjuk Erick Thohir Jadi Komisaris BUMN, Zuhairi Misrawi: Pengabdian Negara


TEMPO.CO, Jakarta – Zuhairi Misrawi resmi ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir menjadi komisaris independen BUMN PT Yodya Karya (Persero). Zuhairi tak lain adalah anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, saat Pemilihan Presiden 2019.

“Ini bagian untuk melayani dan memberikan pengabdian untuk negara,” kata Zuhairi saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 17 November 2020.

Ia mengatakan SK penunjukan sebagai komisaris disampaikan pada Senin sore, 16 November 2020. Ia belum menjelaskan siapa yang memberi tahu pertama kali soal posisi baru pada BUMN bidang jasa konsultan teknik dan manajemen tersebut.

Tapi, Zuhairi menyebut tugas yang diberikan Kementerian BUMN sama seperti komisaris pada umumnya. “Saya diharapkan mengemban amanah untuk mengawasi perusahaan.”

Dengan jabatan baru ini, Zuhairi pun berharap Yodya Karya bisa menjadi perusahaan yang semakin sehat dan menguntungkan. “Keuntungannya dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.

Dalam catatan Tempo, Zuhairi juga menjadi calon legislatif PDI Perjuangan untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta VII di tahun 2019. Sampai 5 Juli 2020, Zuhairi pun masih tercatat sebagai salah satu kader PDI Perjuangan.

FAJAR PEBRIANTO

Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Tim Kampanye Jokowi, Zuhairi Misrawi, Jadi Komisaris BUMN





Source link