fbpx

6 Hari Melesat Nyaris 8%, IHSG Masih Punya Tenaga Menguat?


Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli menjadi 6 hari beruntun setelah menguat 0,86% pada perdagangan Rabu kemarin. Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 1,40 triliun di pasar reguler dengan nilai transaksi mencapai Rp 16,3 triliun.

Total penguatan IHSG dalam 6 hari perdagangan kini mencapai 7,86%.

Penguatan IHSG masih ditopang oleh kabar vaksin corona dari Pfizer. Bursa kebanggaan Tanah Air ini bahkan mampu tetap menguat meski data dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan penjualan ritel di bulan September masih mengalami kontraksi 8,7% year-on-year (YoY). Meski membaik dari bulan sebelumnya kontraksi 9,2% YoY, tetapi penjualan ritel Indonesia sudah mengalami kontraksi dalam 10 bulan beruntun.


“Perbaikan penjualan eceran terjadi pada sebagian besar kelompok komoditas yang dipantau seperti Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tercatat tumbuh positif dalam dua bulan terakhir, serta perbaikan pada sub Kelompok Sandang dan Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor,” tulis keterangan Bank Indonesia (BI) yang dirilis Rabu (11/11/2020).

Akan tetapi, BI memperkirakan penjualan ritel kembali mengendur pada Oktober 2020 dengan pertumbuhan -10% YoY.

Sementara pada hari ini, Kamis (12/11/2020), peluang IHSG melanjutkan reli masih terbuka cukup lebar melihat bursa saham Amerika Serikat (AS) yang mayoritas menguat, dan beberapa bursa utama Asia yang sudah dibuka pagi ini.

Secara teknikal, IHSG berhasil melewati level 5.458 yang merupakan Fibonnaci Retracement 61,8%.

Fibonnaci tersebut ditarik dari level tertinggi September 2019 di 6.414 ke level terlemah tahun ini 3.911 pada grafik harian.

Dengan penembusan ke atas level tersebut, momentum penguatan IHSG menjadi bertambah.

Awal penguatan tajam IHSG dimulai Kamis (5/11/2020) saat muncul White Marubozu dalam grafik candle stick harian.


jkseGrafik: IHSG Harian
Foto: Refinitiv

Saat itu IHSG membuka perdagangan di level 5.161,39, yang sekaligus menjadi level terendah harian, dan mengakhiri perdagagan di level 5.260,326, sekaligus menjadi level tertinggi harian.

Level open sama dengan low, dan close sama dengan high itu yang disebut sebagai White Marubozu.

White Marubozu merupakan sinyal nilai suatu aset akan kembali menguat. Terbukti setelahnya IHSG terus menguat.

Bursa kebanggaan Tanah Air ini bergerak di atas rerata pergerakan 50 hari (moving average/MA 50), 100 hari (MA 100), dan 200 hari (MA 200).

Namun indikator stochastic pada grafik harian dan 1 jam sudah berada di wilayah jenuh beli (overbought).


jkseGrafik: IHSG 1 Jam
Foto: Refinitiv

Stochastic merupakan leading indicator, atau indikator yang mengawali pergerakan harga. Ketika Stochastic mencapai wilayah overbought (di atas 80) atau oversold (di bawah 20), maka suatu harga suatu instrumen berpeluang berbalik arah.

Artinya, ada risiko IHSG akan terkoreksi. Support terdekat berada di kisaran 5.500 hingga 5.490, jika dilewati IHSG berisiko terkoreksi ke 5.458 (Fib. Retracement 61,8%). IHSG berisiko turun lebih dalam jika level tersebut juga dilewati.

Sementara selama mampu bertahan di atas 5.500, IHSG berpeluang menguat ke area 5.540. Target penguatan selanjutnya di 5.580.

TIM RISET CNBC INDONESIA 

[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)




Source link

Segera diakuisisi, analis menilai harga saham Bank Harda terlalu tinggi


ILUSTRASI. Gedung kantor; logo; Bank Harda Internasional tbk bbhi

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pengusaha Tanah Air Chairul Tanjung (CT) lewat perusahaan miliknya PT Mega Corpora mengakuisisi PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI). Pemegang saham Bank Harda yaitu PT Hakimputra Perkasa menjual 3,06 miliar saham atau 73,71% saham yang ditempatkan dan disetor penuh ke Mega Corpora.

Jika mengacu harga penutupan perdagangan BBHI Senin (2/11) seharga Rp 165 per saham, nilai akuisisi sekitar Rp 509 miliar. Tapi, bisa jadi harga akuisisi di bawah itu, jika penentuan harga saham terdiskon, dengan berbagai pertimbangan negosiasi kedua belah pihak. 

Sebab, per Selasa (3/11) harga saham Bank Harda telah terbang menyentuh level auto reject atas (ARA) pasca keluarnya kabar tersebut hingga naik ke level Rp 222 per saham. Menurut beberapa analis yang dihubungi Kontan.co.id, harga saham BBHI memang sudah terlampau tinggi. 

Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas menilai saat ini saham BBHI sudah sangat overbought atau sudah naik signifikan dan mencapai titik jenuh karena aktifitas pembelian yang cukup besar. Tentunya, dalam kondisi ini biasanya investor akan melakukan aksi profit taking terhadap saham tersebut. 

Baca Juga: Penuhi aturan modal minimal dalam POJK 12, dua bank ini segera lakukan konsolidasi

“Sekarang BBHI sudah sangat overbought, maka dari itu secara teknikal sudah tergolong tinggi harga sahamnya,” jelas Nafan kepada Kontan.co.id, Selasa (3/11). 

Dia juga menambahkan, bila melihat dari sisi price earning ratio (PER) saham BBHI sudah ada di level 37,08. Angka itu sudah sangat tinggi mengingat PER industri saat ini ada pada level 14,8. 

Kenaikan itu sangat dimungkinkan karena ada sentimen positif pasca rencana akuisisi oleh CT. “Jika hari ini telah menguat secara signifikan, bagi para traders tentu disarankan untuk profit taking,” terangnya. 

Kemudian, Kepala Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma memandang saat ini nilai buku per saham Bank Harda atau Book Value Per Share (BVPS) ada pada kisaran Rp 83. Dia menyebut, bila proses akuisisi memakai harga saham perusahaan tentu sudah sangat mahal. 

“Jadi kalau pakai harga kemarin pun sebenarnya sudah tidak murah. Apalagi harga hari ini,” kta Suria. 

Maka dari itu, bisa saja kalau CT bakal membeli Bank Harda dengan harga yang lebih murah alias diskon. Sebab menurut Suria, bila harganya terlalu mahal maka bisa saja pembeli dalam hal ini CT menjadi tidak berminat. 

Hanya saja, perihal harga pembelian dalam proses akuisisi tentunya sangat bergantung pada kesepakatan kedua belah pihak. “Semua kembali lagi ke value yang dianggap fair dan seberapa urgent dana baru ini dibutuhkan,” pungkasnya. 

Apalagi bukan hanya modal inti Rp 1 triliun di tahun ini yang harus jadi perhatian bank. Melainkan minimal modal sebesar Rp 3 triliun pada tahun 2022, artinya nilai harga beli dalam kesepakatan akan mengacu pada prospek pemenuhan ketentuan tersebut. 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.





Source link

Konsolidasi Aset, Kalbe Farma Mulai Siapkan IPO Anak Usaha

Konsolidasi Aset, Kalbe Farma Mulai Siapkan IPO Anak Usaha



Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengumumkan penjualan 70% saham perseroan di PT Kalbe Morinaga Indonesia (KMI) kepada PT Sanghiang Perkasa. Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi sebab kemilikan mayoritas saham kedua perusahaan digenggam KLBF.

Mengacu pengumuman yang disampaikan manajemen KLBF di laman keterbukaan informasi, transaksi itu terjadi pada 29 September 2020 senilai Rp 265,09 miliar.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius mengatakan, transaksi ini merupakan langkah KLBF dalam mengelompokkan bisnis unit atau anak usaha ke divisi sejenis.


“Menlalui pengalihan saham ini diharapkan proses bisnis dapat lebih fokus dan dapat lebih meningkatkan pengembangan produk dan layanan,” kata Vidjongtius, dalam pengumumannya, dikutip Jumat (2/10/2020).

Sedangkan dari sisi internal, dengan diharapkan koordinasi mengenai supply chain, operasional pabrik, distribusi dan support lainnya bisa berjalan lancar.

Selain itu, KLBF juga melakukan transaksi penjualan 51% saham perseroan di PT Kalbe Milko Indonesia (KAMI) senilai Rp 44,88 miliar. Transaksi ini juga masih merupakan transaksi afiliasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Sanghiang Perkasa dikabarkan akan melaksanakan penawran umum persana saham (initial public offering/IPO). Bloomberg menyebut, Sanghiang akan membidik dana jumbo sebesar US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,35 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.700 per US$.

Direktur Keuangan Kalbe Farma, Bernadus Karmin Winata mengatakan, rencana pengembangan anak usaha PT Sanghiang Perkasa tak sebatas melalui initial public offering (IPO). Tapi juga bisa melalui pembentukan usaha patungan (joint venture), merger dan akuisisi, fasilitas pinjaman dari perbankan maupun kerja sama dengan partner strategis.

“Tidak harus spesifik IPO, berbagai macam cara tersedia, kita jajaki joint venture, merger akuisisi, kita juga jajaki apakah perlu dapatkan fasilitas pendanaan dari bank, strategic partner pihak lain. Kita lakukan secara baik prosesnya dan prudent,” kata Bernadus Karmin, Kamis (27/8/2020), dalam paparan publik secara virtual.

Dia mengatakan, dari semua penjajakan tersebut, opsi yang terbaik nantinya akan dipilih, yang pada ujungnya memberikan nilai tambah bagi KLBF.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)




Source link

Airlangga Sebut IHSG Drop karena Anies Berlakukan PSBB Total

Airlangga Sebut IHSG Drop karena Anies Berlakukan PSBB Total


Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto angkat bicara merespons kejatuhan pasar saham domestik pada hari ini. Kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), lebih dari 5%, disebabkan oleh kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, yang akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin (14/9/2020). 

“Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks (IHSG) masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5000,” ungkap Airlangga dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9/2020).

IHSG pada perdagangan sesi pertama Kamis (10/9/20) terpaksa terkapar di zona merah setelah ambles 4,88% ke level 4.898,11 setelah sebelumnya perdagangan sempat dihentikan oleh bursa karena anjlok lebih dari 5%. 







Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 421 miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp 6,5 triliun.

Airlangga mengingatkan, dalam mengambil kebijakan hendaknya jangan sampai mengganggu kepercayaan masyarakat. “Kita harus melihat gas dan rem ini. Kalau digas atau rem mendadak itu tentu harus kita jaga confident public. Karena ekonomi tidak hanya fundamental, tapi juga sentimen, terutama untuk sektor capital market,” jelasnya.

Anjloknya kinerja indeks ini berbarengan mulai diperketatnya lagi penerapan PSBB di Provinsi DKI Jakarta. PSBB Jakarta diperketat karena makin tingginya angka infeksi virus corona.

Pada pukul 10.36 WIB, Bursa Efek Indonesia bahkan sempat menghentikan perdagangan saham karena IHSG drop 5% lebih. Perdagangan saham kembali dibuka pada 11.06 WIB.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)




Source link