fbpx
Kementan Bantah Lockdown Usai 17 Pegawai Terinfeksi Covid-19

Kementan Bantah Lockdown Usai 17 Pegawai Terinfeksi Covid-19


Jakarta, CNN Indonesia —

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri meluruskan informasi bahwa Gedung C Kantor Kementan melakukan lockdown akibat penularan virus corona (Covid-19). Dia bilang penutupan sementara Gedung C dilakukan untuk melaksanakan disinfeksi total ke semua ruangan.

Proses disinfeksi diperkirakan hanya berlangsung beberapa hari. Selagi proses disinfeksi berjalan, semua pegawai tetap bekerja dari rumah. 

“Kita perlu waktu untuk tindakan pencegahan dan antisipasi penularan lanjutan. Yang terdeteksi pun saat ini sudah ditangani dan isolasi mandiri,” jelas Kuntoro dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (25/8).


Kuntoro berkata sejak awal pandemi Covid-19, Kementan telah membentuk satgas Covid-19 Kementan yang melibatkan dokter dan tenaga medis. Satgas Covid-19 Kementan bertugas untuk melakukan tracing dan isolasi, agar penyebaran virus tidak meluas.

“Kami mengapresiasi gerak cepat tim satgas sehingga pegawai yang berpotensi terpapar virus Covid-19 bisa cepat terdeteksi,” ungkap Kuntoro.

Menurutnya, sudah menjadi prosedur tetap di lingkungan Kementan untuk melakukan rapid test secara berkala bagi pegawai yang masih bertugas di kantor maupun lapangan. Jika ditemukan hasil reaktif pada rapid test, maka satgas akan secepatnya melakukan uji swab lanjutan.

Kuntoro bilang langkah tim Satgas Covid-19 Kementan untuk mentracing dan memperketat deteksi diperlukan karena sebagian besar pegawai Kementan masih aktif turun ke lapangan.

“Kami tetap ke lapangan, melayani petani, peternak, dan masyarakat yang butuh dukungan Kementan meski saat ini masih pandemi. Yang pasti setiap ke lapangan kami dites secara rutin,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Kerja Sama dan Humas PKH Kementan, Aryani mengabarkan penutupan Gedung C selama tiga hari mulai Senin (24/8) hingga Rabu (26/8), setelah 17 pegawai Ditjen PKH dinyatakan positif terinfeksi virus corona usai tes PCR atau swab.

“Kami tutup sementara selama tiga hari ini. Kami sebelumnya sudah melakukan swab kepada semua pegawai dari dua minggu lalu. Hasil swab terkumpul kemudian beberapa dinyatakan positif maka pimpinan kami menyatakan kantor harus tutup sementara,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/8).

(wis)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *