fbpx

Mr. Trump Bikin IHSG Anteng di Atas 5.000 Choy!



Jakarta, CNBC Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama Kamis (8/10/20) ditutup di zona hijau 0,59% di level 5.033,74.

Sentimen positif pengerak IHSG datang dari pasar global yakni stimulus ‘mini’ yang diajukan oleh Presiden AS, Donald Trump meski rilis data penjualan ritel oleh Bank Indonesia kurang ciamik.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 146 miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp 3,7 triliun. Terpantau 252 saham berhasil terapresiasi, 155 saham turun, sisanya 157 stagnan.


Saham yang paling banyak dilego asing hari ini adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan jual bersih sebesar Rp 62 miliar dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 54 miliar.

Sementara itu saham yang paling banyak dikoleksi asing hari ini adalah PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dengan beli bersih sebesar Rp 18 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy sebesar Rp 26 miliar.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel yang dicerminkan dari Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Agustus 2020 tumbuh negatif 9,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Membaik dibandingkan Juli 2020 yang terkontraksi 12,3% YoY.

Pada September 2020, BI memperkirakan IPR masih mengalami kontraksi 7,3% YoY. Jika terwujud, maka penjualan ritel akan terkontraksi selama 10 bulan beruntun. Nyaris setahun.

Penjualan ritel adalah salah satu indikator awalan (leading indicator) yang bisa menerawang arah gerak ekonomi ke depan. Jika terus turun, maka bisa disimpulkan bahwa ekonomi sedang lesu, masyarakat ogah berbelanja.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) meroket pada perdagangan Rabu (7/9/2020), menyusul cuitan Presiden AS Donald Trump bahwa dia membuka peluang stimulus terpisah yang lebih kecil di luar yang telah mentok sekarang.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melesat 530,7 poin ( 1,9%) ke 28.303,46 menjadi reli harian terbesar sejak pertengahan Juli. Indeks S&P 500 naik 1,7% ke 3.419,45 sedangkan Nasdaq melonjak 1,9% ke 11.364,6.

Dalam cuitannya, Trump menyarankan Kongres untuk menyetujui stimulus bagi maskapai AS, dengan menggunakan uang dari sisa anggaran lebih (SAL) stimulus paket 1 sebelumnya. Saham United Airlines melesat 4%, sedangkan Delta Airlines melompat 3,5%.

Mantan taipan properti itu juga mendesak Kongres menyetujui stimulus senilai US$ 1.200 untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga AS. Pelaku pasar masih menduga-duga apakah ini berarti Trump membatalkan perintahnya kemarin atau hanya bagian dari manuver politik.

Untung saja, ada sentimen positif dari kemajuan obat Covid di AS, di mana perusahaan farmasi Eli Lily telah mangajukan izin edar untuk obar yang mereka kembangkan. Di Indonesia, pasar juga bakal memantau kemajuan vaksin dan obat anti-corona.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia sebanyak 4.538 orang pada Rabu (07/10/2020), sehingga total kasus baru virus corona di Indonesia mencapai 311.176 orang.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *